Intan Rehana Tabuh Genderang Perang Melawan Narkoba di Menggala Mas: “Benteng Utama Ada di Keluarga”

- Jurnalis

Selasa, 17 Februari 2026 - 19:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

i

Oplus_16908288

TULANG BAWANG BARAT, Realitapublik.id — Ancaman narkotika yang kian masif hingga ke pelosok desa memicu langkah tegas dari legislatif Lampung. Anggota DPRD Provinsi Lampung, Intan Rehana, turun langsung menemui masyarakat Tiyuh Menggala Mas, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Selasa sore (17/02/2026).

 

Kunjungan ini bertujuan untuk mensosialisasikan Perda Provinsi Lampung Nomor 1 Tahun 2019 tentang Fasilitasi Pencegahan Penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif Lainnya, sebagai langkah preventif menyelamatkan generasi muda Tubaba.

 

Dihadapan puluhan warga dan perangkat tiyuh, Intan menegaskan bahwa Perda tersebut merupakan payung hukum kuat yang harus diimplementasikan secara nyata hingga ke akar rumput. Ia memperingatkan bahwa narkoba bukan hanya merusak kesehatan fisik, tapi juga sendi sosial dan ekonomi desa.

Baca Juga :  Gantung Kepastian Hukum Sejak 2016, Sidang Perdana Praperadilan Lahan Kelurahan Bukir Lanjut 3 November

 

“Hari ini kita sosialisasi pencegahan. Saya minta masyarakat benar-benar menjauhi narkoba karena tidak ada untungnya, hanya menghancurkan masa depan! Perang ini tidak bisa hanya dibebankan kepada aparat, benteng utamanya adalah keluarga dan lingkungan kita sendiri,” tegas politisi perempuan tersebut.

Baca Juga :  Serap Anggaran Ratusan Juta, Pemdes Ciapus Bersiap Pindahkan Kantor Desa Baru

 

Sosialisasi ini membuka ruang bagi warga untuk menyampaikan keresahan mereka. Sejumlah warga secara terbuka mengeluhkan adanya indikasi penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekitar mereka. Hal ini menunjukkan bahwa kesadaran masyarakat untuk melakukan deteksi dini mulai meningkat.

 

Merespons hal tersebut, Ketua Generasi Peduli Anti Narkoba (GPAN) Tubaba, Ibrahim CR, yang turut hadir sebagai narasumber, mendorong adanya dukungan lebih nyata dari pemerintah provinsi.

 

“Pemberantasan peredaran gelap narkoba butuh sinergi. Kami berharap pemerintah juga bisa memberikan dukungan dana hibah kepada ormas yang fokus di bidang anti narkoba agar gerakan ini benar-benar berjalan secara masif dan berkelanjutan,” ungkap Ibrahim.

Baca Juga :  Dosen UPN Veteran Jatim: Seleksi Atlet POPDA Harus Objektif dan Bisa Ditelusuri

 

Kegiatan ini ditutup dengan komitmen bersama antara tokoh masyarakat, perangkat tiyuh, dan anggota legislatif untuk menjadikan Tiyuh Menggala Mas sebagai wilayah tangguh narkoba. Dengan keterlibatan aktif semua pihak, diharapkan desa-desa di Tubaba tidak lagi menjadi “target empuk” bagi para bandar dan pengedar.

Penulis : Rody Sandra

Berita Terkait

Papan Rekening Komite MTsN Pasuruan Ditutupi, Sinyal Kelola Dana Tak Sehat?
Dituding Ada Pungli Komite, Papan Rekening di Resepsionis MTsN Kota Pasuruan Mendadak Diamankan Saat Wartawan Datang
Dampak Karhutla Sumsel: Udara PALI dan Palembang Masih Berbahaya
Cederai Moralitas Pendidikan, AMCD Kecam Keras Kasus Asusila di MTsN Kota Pasuruan
Bupati Situbondo Masuk 22 Tokoh Muda Nahdliyin Inspiratif 2026 Versi FJN
Label Infus Muat Nama Pasien Lain, Keluarga Soroti Prosedur Keselamatan di RSUD Kraton
Skandal Video Asusila di MTsN Kota Pasuruan Berujung Pengeroyokan, Pelaku Dikeluarkan dan Larangan Bawa HP
PERNYATAAN SIKAP KOMNAS PERLINDUNGAN ANAK Atas Kasus Anak Down Syndrome Meninggal Dunia Diduga Akibat Bullying di Surabaya
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:40 WIB

Papan Rekening Komite MTsN Pasuruan Ditutupi, Sinyal Kelola Dana Tak Sehat?

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:42 WIB

Dituding Ada Pungli Komite, Papan Rekening di Resepsionis MTsN Kota Pasuruan Mendadak Diamankan Saat Wartawan Datang

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 20:35 WIB

Dampak Karhutla Sumsel: Udara PALI dan Palembang Masih Berbahaya

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Cederai Moralitas Pendidikan, AMCD Kecam Keras Kasus Asusila di MTsN Kota Pasuruan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 13:41 WIB

Bupati Situbondo Masuk 22 Tokoh Muda Nahdliyin Inspiratif 2026 Versi FJN

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 01:27 WIB

Skandal Video Asusila di MTsN Kota Pasuruan Berujung Pengeroyokan, Pelaku Dikeluarkan dan Larangan Bawa HP

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:44 WIB

PERNYATAAN SIKAP KOMNAS PERLINDUNGAN ANAK Atas Kasus Anak Down Syndrome Meninggal Dunia Diduga Akibat Bullying di Surabaya

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:50 WIB

Skandal KUR Fiktif BRI Kepanjen Tembus Rp 2,7 Miliar: Kejari Malang Tetapkan 6 Tersangka, Libatkan Mantri Hingga Perangkat Desa

Berita Terbaru