Polres Pasuruan Siapkan 7 Pos dan Ratusan Personel untuk Amankan Operasi Ketupat Semeru 2026

- Jurnalis

Sabtu, 14 Maret 2026 - 20:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

i

Oplus_16908288

PASURUAN realitapublik.id – Polres Pasuruan menyatakan kesiapan penuh dalam menghadapi arus mudik dan balik Lebaran melalui pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026.

 

Dalam operasi pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1447 H tersebut, ratusan personel gabungan diterjunkan serta sejumlah pos pengamanan dan pelayanan disiagakan di titik strategis wilayah Kabupaten Pasuruan.

 

Operasi Ketupat Semeru 2026 sendiri akan berlangsung selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026, dengan tujuan menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta kelancaran arus lalu lintas selama momentum Lebaran.

 

Kapolres Pasuruan AKBP Harto Agung Cahyono mengatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan berbagai langkah strategis, termasuk penggelaran pos pengamanan, pos pelayanan dan pos terpadu untuk mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat saat mudik maupun arus balik.

Baca Juga :  Keterangan Kepsek vs Mandor Kontradiktif di Tengah Proyek Revitalisasi TK DWP 1 Mlandingan Rp557 Juta

 

“Polres Pasuruan bersama TNI dan instansi terkait siap melaksanakan Operasi Ketupat Semeru 2026 guna memastikan masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan aman dan nyaman,” kata AKBP Harto Agung Cahyono.

 

Dalam pelaksanaan operasi tersebut, Polres Pasuruan mendirikan 7 pos pengamanan dan pelayanan, yang terdiri dari 4 Pos Pengamanan (Pos Pam), 2 Pos Pelayanan (Pos Yan) dan 1 Pos Terpadu. Pos-pos tersebut ditempatkan di sejumlah titik strategis yang memiliki mobilitas tinggi.

 

Empat Pos Pengamanan berada di Alun-Alun Bangil, Arteri Gempol, Cimory Prigen, dan Tosari yang menjadi jalur menuju kawasan wisata Gunung Bromo. Sementara dua Pos Pelayanan didirikan di Rest Area KM 66 A dan KM 66 B Tol Pandaan–Malang, sedangkan Pos Terpadu berada di Taman Dayu Pandaan yang menjadi pusat kendali operasi lapangan.

Baca Juga :  Peserta Simbang Kulon Night Carnival Meninggal Usai Tampil Kenakan Kostum Monster

 

Untuk mendukung pengamanan tersebut, Polres Pasuruan menyiapkan 220 personel Polri yang terlibat langsung dalam operasi. Dari jumlah tersebut, 110 personel ditempatkan pada Pos Pam, Pos Yan, dan Pos Terpadu, sementara 110 personel lainnya bertugas di posko dan satuan tugas operasi.

 

Selain itu, operasi ini juga melibatkan 242 personel dari berbagai instansi terkait yang akan ditempatkan di pos-pos operasi, serta 153 personel yang disiagakan di mako sebagai cadangan.

 

Unsur yang terlibat di antaranya berasal dari TNI, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Jasa Marga, Senkom Mitra Polri, Banser, Pramuka, hingga organisasi komunikasi masyarakat.

 

Kapolres menambahkan bahwa pengamanan tidak hanya difokuskan pada jalur mudik, tetapi juga pada lokasi dengan potensi keramaian seperti pusat perbelanjaan, kawasan wisata, rumah ibadah, terminal, serta titik rawan kemacetan dan kecelakaan lalu lintas.

Baca Juga :  Enceng Gondok Meluas di Sungai Kali Loji, Warga Krapyak dan Panjang Wetan Desak Pemkot Pekalongan Turun Tangan

 

“Melalui sinergi dengan TNI dan seluruh stakeholder, kami berharap situasi kamtibmas tetap kondusif serta arus mudik dan balik di wilayah Kabupaten Pasuruan dapat berjalan aman, lancar dan terkendali,” ujar AKBP Harto Agung Cahyono.

 

Selain pengamanan jalur, Polres Pasuruan juga menyiapkan langkah antisipasi terhadap potensi gangguan kamtibmas, bencana alam, hingga lonjakan kendaraan di jalur wisata dan jalan tol yang menjadi lintasan utama pemudik di wilayah tersebut.

 

Dengan berbagai kesiapan tersebut, Polres Pasuruan optimistis Operasi Ketupat Semeru 2026 dapat memberikan rasa aman bagi masyarakat yang melaksanakan perjalanan mudik maupun merayakan Idul Fitri di wilayah Kabupaten Pasuruan. (*)

Berita Terkait

Kemeriahan HUT ke-44 Tiyuh Tunas Jaya: Pemerintah Tiyuh Gelar Lomba Olahraga, Senam, hingga Seni Kuda Lumping
Sidang Gugatan Sengketa Tanah Waris Rejoso di PN Bangil Ditunda akibat Tergugat Mangkir dan Berkas Belum Lengkap
Keterangan Kepsek vs Mandor Kontradiktif di Tengah Proyek Revitalisasi TK DWP 1 Mlandingan Rp557 Juta
Korban Diduga Keracunan Makan Bergizi Gratis di Batang Melonjak Jadi 276 Orang
Rakyat Menderita, Pemkot Buta Realita: Mahasiswa Segel Gedung DPRD Kota Pasuruan
IWO Lampung Raih Penghargaan Anugerah Unila Be Strong 2026
SITIREJO CUP V 2026: 48 Tim Voli Terbaik se-Jawa Timur Siap Guncang Lapangan Buwek Wagir
Masa Jabatan Berakhir Juni 2027, DPMD Situbondo Minta Pemdes Siapkan Pengisian Anggota BPD Baru
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 09:48 WIB

Kemeriahan HUT ke-44 Tiyuh Tunas Jaya: Pemerintah Tiyuh Gelar Lomba Olahraga, Senam, hingga Seni Kuda Lumping

Kamis, 24 September 2026 - 18:08 WIB

Sidang Gugatan Sengketa Tanah Waris Rejoso di PN Bangil Ditunda akibat Tergugat Mangkir dan Berkas Belum Lengkap

Kamis, 24 September 2026 - 10:53 WIB

Keterangan Kepsek vs Mandor Kontradiktif di Tengah Proyek Revitalisasi TK DWP 1 Mlandingan Rp557 Juta

Kamis, 24 September 2026 - 08:30 WIB

Korban Diduga Keracunan Makan Bergizi Gratis di Batang Melonjak Jadi 276 Orang

Rabu, 23 September 2026 - 22:07 WIB

Rakyat Menderita, Pemkot Buta Realita: Mahasiswa Segel Gedung DPRD Kota Pasuruan

Rabu, 23 September 2026 - 12:44 WIB

IWO Lampung Raih Penghargaan Anugerah Unila Be Strong 2026

Rabu, 23 September 2026 - 12:34 WIB

SITIREJO CUP V 2026: 48 Tim Voli Terbaik se-Jawa Timur Siap Guncang Lapangan Buwek Wagir

Selasa, 22 September 2026 - 15:12 WIB

Masa Jabatan Berakhir Juni 2027, DPMD Situbondo Minta Pemdes Siapkan Pengisian Anggota BPD Baru

Berita Terbaru

Oplus_16908288

Pendidikan

Tampar Siswa Gara-Gara Baju Lurik, Kepala SMPN 18 Malang Dicopot

Jumat, 25 Sep 2026 - 15:27 WIB