Pertama di Indonesia! Jateng Bersiap Terapkan Kurikulum Koperasi Masuk Sekolah untuk Tanamkan Ekonomi Kerakyatan

- Jurnalis

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

i

Oplus_16908288

Semarang, realitapublik.id – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) melakukan terobosan progresif di bidang pendidikan dan ekonomi. Guna menanamkan pemahaman ekonomi kerakyatan sejak dini, Pemprov Jateng tengah bersiap memasukkan pendidikan perkoperasian ke dalam kurikulum sekolah mulai dari jenjang SD, SMP, hingga SMA.

 

Program yang diklaim sebagai yang pertama di Indonesia ini ditargetkan mulai diterapkan pada tahun ajaran 2026/2027. Melalui kurikulum ini, para pelajar diharapkan dapat menginternalisasi semangat gotong royong dan asas ekonomi kekeluargaan sejak berada di bangku sekolah.

 

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menyatakan bahwa rancangan insersi kurikulum perkoperasian tersebut saat ini telah rampung disusun dan siap diimplementasikan. Menurutnya, langkah ini merupakan strategi krusial untuk memperkuat pemahaman generasi muda tentang koperasi sebagai fondasi utama ekonomi kerakyatan.

 

“Sekarang provinsi sudah menyiapkan kurikulumnya, dan saya ingin ini segera dilaksanakan mulai dari tingkat pendidikan dasar,” ujar Ahmad Luthfi saat menerima laporan dari Kepala Dinas Koperasi dan UKM Jawa Tengah di ruang kerjanya, Rabu (20/5/2026).

Baca Juga :  Kabar Gembira! Jawa Tengah dan 2 Provinsi Lain Gelar Pemutihan Pajak Kendaraan 2026, Cek Rincian Diskonnya

 

Luthfi menambahkan, program pendidikan koperasi di sekolah ini juga sangat sejalan dengan program nasional yang digagas oleh Presiden terkait pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Melalui edukasi sejak dini, pemerintah berharap masyarakat di masa depan semakin mandiri, memahami konsep kesejahteraan bersama, dan menghidupkan kembali roh gotong royong.

 

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Jawa Tengah, Eddy Sulistiyo Bramianto, menjelaskan bahwa rancangan kurikulum tersebut telah disampaikan kepada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) dan kini tengah memasuki tahap finalisasi.

 

Dalam waktu dekat, pihak Dinas Koperasi dan UKM dijadwalkan bertemu dengan Kepala Badan Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah Kemendikdasmen untuk membahas teknis pelaksanaannya di lapangan.

 

“Target kami, tahun ajaran baru besok sudah bisa diterapkan. Pak Gubernur juga menyatakan kesiapannya untuk meluncurkan program ini pada awal Juni nanti. Besok saya akan bertemu Kepala Badan Kebijakan Kemendikdasmen agar kerja sama ini berjalan berkelanjutan,” kata Bramianto.

Baca Juga :  Seorang Pria di Bukit Kemuning Ditemukan Tewas di Kamar, Polisi Gelar Olah TKP 

 

Lebih lanjut, Bramianto memaparkan bahwa materi perkoperasian akan diberikan secara bertahap sesuai dengan tingkat perkembangan psikologis dan jenjang pendidikan siswa:

 

Tingkat SD: Siswa akan dikenalkan pada konsep dasar koperasi dan nilai-nilai gotong royong.

Tingkat SMP: Materi akan mulai mendalami struktur organisasi koperasi, serta tugas dan fungsi pengelolaannya.

Tingkat SMA: Siswa akan diajarkan kewirausahaan (entrepreneurship) berbasis koperasi dan praktik langsung ekonomi kerakyatan.

 

“Jadi, tujuan utama kurikulum ini adalah agar anak-anak kita mengenal sistem ekonomi kerakyatan, belajar bekerja sama, dan muaranya adalah kesejahteraan bersama,” imbuh Bramianto.

 

Demi mematangkan program ini, Pemprov Jateng sebelumnya telah menggelar Focus Group Discussion (FGD) Finalisasi Insersi Kurikulum Pendidikan Perkoperasian di Balai Pelatihan Koperasi dan UKM Jawa Tengah, Kota Semarang, pada 5–7 Mei 2026 lalu.

Baca Juga :  Kolaborasi dengan BAZNAS, Bupati Tubaba Salurkan Bantuan Sosial untuk 1.099 Warga

 

FGD tersebut melibatkan lintas sektor yang luas, mulai dari Kanwil Kemenag Jawa Tengah, Dinas Pendidikan Provinsi Jateng, Dinas Pendidikan Kota Semarang, tim ahli, hingga para praktisi gerakan koperasi. Pelibatan banyak pihak ini sengaja dilakukan agar materi yang disusun benar-benar relevan dengan kebutuhan zaman dan kondisi riil di lapangan.

 

“Rancangan ini sebenarnya sudah kami rintis sejak Oktober 2025, jadi prosesnya sudah berjalan sekitar enam bulan. Pada FGD tanggal 5–7 Mei kemarin, kami mengumpulkan perwakilan guru untuk membedah materi yang kami siapkan, dan respons mereka sangat luar biasa,” pungkas Bramianto.

 

Langkah nyata dan terobosan dari Pemprov Jateng ini patut mendapatkan apresiasi serta dukungan penuh dari semua elemen masyarakat. Jika diimplementasikan secara konsisten, kurikulum ini diyakini akan membawa dampak positif yang masif bagi pembentukan karakter dan kemandirian finansial generasi muda Indonesia di masa depan.

Penulis : Fery Eka spt

Berita Terkait

Gelombang Pasang Terjang Pesisir Situbondo, Dapur Rumah Milik Lansia Rusak
Dugaan Penyelewengan Material, Warga Purun Timur Duduk Bareng PT Sriwijaya Perkasa Abadi
Hasil Musdes: Empat Desa di Situbondo Sepakat Tak Melaksanakan Pilkades PAW
Gencar Berantas Narkoba, Satresnarkoba Polres Pasuruan Gulung Empat Pengedar Sabu
SNT Masuk Tahap Verifikasi, Tim Kemendikdasmen dan BPMP Lampung Sidak ke Tulang Bawang Udik
Kapolres Tulang Bawang Barat Terima Audiensi Bawaslu, Perkuat Kolaborasi Jaga Stabilitas Demokrasi Daerah
Ungkap Peredaran Narkoba, 3 Pelaku Diamankan Polsek Sungkai Jaya 
Ranperkada PALI Diharmonisasi untuk Perkuat Kepastian Hukum Daerah
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 21:38 WIB

Gelombang Pasang Terjang Pesisir Situbondo, Dapur Rumah Milik Lansia Rusak

Jumat, 22 Mei 2026 - 20:11 WIB

Dugaan Penyelewengan Material, Warga Purun Timur Duduk Bareng PT Sriwijaya Perkasa Abadi

Jumat, 22 Mei 2026 - 16:07 WIB

Hasil Musdes: Empat Desa di Situbondo Sepakat Tak Melaksanakan Pilkades PAW

Jumat, 22 Mei 2026 - 11:48 WIB

Gencar Berantas Narkoba, Satresnarkoba Polres Pasuruan Gulung Empat Pengedar Sabu

Jumat, 22 Mei 2026 - 00:11 WIB

SNT Masuk Tahap Verifikasi, Tim Kemendikdasmen dan BPMP Lampung Sidak ke Tulang Bawang Udik

Jumat, 22 Mei 2026 - 00:05 WIB

Kapolres Tulang Bawang Barat Terima Audiensi Bawaslu, Perkuat Kolaborasi Jaga Stabilitas Demokrasi Daerah

Jumat, 22 Mei 2026 - 00:01 WIB

Ungkap Peredaran Narkoba, 3 Pelaku Diamankan Polsek Sungkai Jaya 

Kamis, 21 Mei 2026 - 21:02 WIB

Ranperkada PALI Diharmonisasi untuk Perkuat Kepastian Hukum Daerah

Berita Terbaru