Gelombang Pasang Terjang Pesisir Situbondo, Dapur Rumah Milik Lansia Rusak

- Jurnalis

Jumat, 22 Mei 2026 - 21:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Pusdalops BPBD Situbondo dan Tagana Dinsos Situbondo saat di lokasi terdampak ombak besar di Dusun Pesisir, Desa Landangan, Kecamatan Kapongan. 

SITUBONDO, realitapublik.id — Cuaca ekstrem memicu gelombang pasang dan abrasi di kawasan pesisir Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, Kamis (21/5/2026) siang. Fenomena alam ini mengakibatkan satu unit rumah warga rusak parah dihantam ombak.

Bencana tersebut tepatnya melanda Dusun Pesisir, RT 002 RW 005, Desa Landangan, Kecamatan Kapongan.

Baca Juga :  Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau: Hujan Abu Tipis Jangkau Depok dan Bogor, Mitos Lokal Kembali Menyita Perhatian

 

Terhimpun informasi, bahwa ombak besar mulai menerjang pembatas pantai sekira pukul 10.00 WIB. Kuatnya benturan air laut menjebol bagian dapur rumah milik Sawi (70), warga setempat yang tinggal bersama dua anggota keluarganya.

Peristiwa ini oleh warga dilaporkan kepada pihak pemerintah desa setempat diteruskan kepada instansi terkait, termasuk Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Situbondo.

Baca Juga :  Kunjungi Tiyuh Gunung Katun Tanjungan, Anggota DPRD Lampung Putra Jaya Umar Tinjau Proyek Pembangunan Jembatan

Setelah menerima laporan, anggota Pusdalops bersama Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Situbondo langsung bergerak ke lokasi. Tim gabungan yang terdiri dari pihak Kecamatan Kapongan, Koramil, Polsek, Pemerintah Desa Landangan, serta relawan segera melakukan peninjauan situasi, koordinasi penanganan, dan asesmen cepat dampak kerugian.

BPBD Kabupaten Situbondo memastikan tidak ada korban luka maupun jiwa dalam peristiwa ini.

Baca Juga :  RSUD Grati Gelar Skrining Kanker Payudara Gratis, Manfaatkan Teknologi 3D ABUS

“Tidak ada korban luka dan jiwa dalam musibah tersebut,” kata Koordinator Pusdalops BPBD Kabupaten Situbondo, Puriyono, Jumat (22/5/2026).

BPBD Situbondo mengimbau masyarakat yang tinggal di sepanjang garis pantai untuk meningkatkan kewaspadaan mengingat potensi angin kencang masih membayangi wilayah Situbondo. Selain ancaman gelombang pasang, warga juga diminta waspada terhadap potensi bencana kebakaran. (*)

Penulis : Abdul Hakim

Berita Terkait

Rifa’i (IIK) Raih Nomor Urut 1, Simbol satu: Menang Satu dulu Baru Dua 
Baru Diresmikan, Jembatan Buk Wedi Pasuruan Ditemukan Retak: Mutu Proyek Miliaran Rupiah Disorot
Rusman Terpilih Jadi Admin WAG Padang Howo, Anggota Sambut Sukacita dan Siapkan Acara Syukuran di Valensia
Gunung Merapi Muntahkan 17 Kali Lava Pijar hingga Sejauh 2 Km, Status Masih Siaga
Sebut Ada Modus ‘Layangan Putus’, Kuasa Hukum VK Desak Polisi Usut Tuntas Kasus Gadai Mobil di Pekalongan
Sebelum Akad Nikah, Catin di Jatibanteng Situbondo Kini Jalani Inovasi ‘SELAMETAN
Diseret Isu Pita Cukai Palsu, Ketua Komisi XI DPR RI Misbakhun Tegas Bantah Tuduhan Tempo
GP Ansor Malang Soal Penganiayaan Anggota DPRD: Demokrasi Bukan Bikin Onar, Polisi Jangan Lembek Usut Pelaku!
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 18:05 WIB

Rifa’i (IIK) Raih Nomor Urut 1, Simbol satu: Menang Satu dulu Baru Dua 

Rabu, 16 September 2026 - 15:33 WIB

Baru Diresmikan, Jembatan Buk Wedi Pasuruan Ditemukan Retak: Mutu Proyek Miliaran Rupiah Disorot

Rabu, 16 September 2026 - 13:37 WIB

Rusman Terpilih Jadi Admin WAG Padang Howo, Anggota Sambut Sukacita dan Siapkan Acara Syukuran di Valensia

Selasa, 15 September 2026 - 00:25 WIB

Gunung Merapi Muntahkan 17 Kali Lava Pijar hingga Sejauh 2 Km, Status Masih Siaga

Senin, 14 September 2026 - 18:14 WIB

Sebut Ada Modus ‘Layangan Putus’, Kuasa Hukum VK Desak Polisi Usut Tuntas Kasus Gadai Mobil di Pekalongan

Senin, 14 September 2026 - 17:42 WIB

Sebelum Akad Nikah, Catin di Jatibanteng Situbondo Kini Jalani Inovasi ‘SELAMETAN

Minggu, 13 September 2026 - 13:06 WIB

Diseret Isu Pita Cukai Palsu, Ketua Komisi XI DPR RI Misbakhun Tegas Bantah Tuduhan Tempo

Sabtu, 12 September 2026 - 23:09 WIB

GP Ansor Malang Soal Penganiayaan Anggota DPRD: Demokrasi Bukan Bikin Onar, Polisi Jangan Lembek Usut Pelaku!

Berita Terbaru