Hasil Tes DNA Negatif, Kuasa Hukum FZ Bantah Keras Tuduhan Hubungan Intim dengan AH

- Jurnalis

Rabu, 15 Juli 2026 - 06:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

i

Oplus_16908288

PEKALONGAN, realitapublik.id — Tim kuasa hukum FZ angkat bicara guna meluruskan pemberitaan viral yang beredar di masyarakat. Pihak hukum secara tegas membantah tuduhan yang menyebutkan bahwa kliennya melakukan hubungan intim atau persetubuhan dengan terduga pelaku, AH, dengan intensitas satu kali dalam seminggu.

 

Pernyataan resmi ini disampaikan oleh tim kuasa hukum FZ dari Kantor Hukum BAP Gumawang Wiradesa pada Selasa (14/07/2026). Selain memberikan klarifikasi, pihak kuasa hukum juga menyampaikan permohonan maaf yang mendalam atas kegaduhan yang sempat terjadi di tengah masyarakat akibat simpang siur informasi tersebut.

Baca Juga :  PERNYATAAN SIKAP KOMNAS PERLINDUNGAN ANAK Atas Kasus Anak Down Syndrome Meninggal Dunia Diduga Akibat Bullying di Surabaya

 

“Kami selaku kuasa hukum dari FZ membantah keras tuduhan tersebut. Berita yang mengaitkan FZ berhubungan badan dengan AH seminggu sekali itu sama sekali tidak benar. Fakta hukumnya adalah tidak pernah terjadi persetubuhan antara klien kami dan AH,” tegas perwakilan kuasa hukum FZ.

 

Untuk memperkuat bantahan tersebut, kuasa hukum membeberkan bukti ilmiah berupa hasil tes deoksiribonukleat (DNA) yang telah keluar pada pekan lalu. Hasil pengujian medis tersebut secara valid menunjukkan hasil negatif dan menyatakan tidak ada kecocokan atau tidak identik antara FZ dan AH.

Baca Juga :  Sarang Obat Keras dan Miras di Terminal Laladon Digerebek Gabungan, Ratusan Barang Bukti Disita

 

“Hasil tes DNA yang keluar minggu kemarin sudah sangat meyakinkan. Hasilnya negatif dan menunjukkan bahwa tidak ada identifikasi kecocokan antara FZ dan AH. Berdasarkan bukti kuat ini, kami berharap spekulasi liar di masyarakat segera berakhir,” lanjutnya.

 

Rencana Pencabutan BAP di Kepolisian

Mengenai kelanjutan perkara hukum, Kantor Hukum BAP menyatakan akan mengambil langkah-langkah persuasif demi memulihkan nama baik kliennya. Pihak kuasa hukum juga berencana melayangkan permohonan tambahan keterangan guna memperjelas posisi hukum FZ.

 

Lebih lanjut, tim kuasa hukum menegaskan tidak akan memperpanjang sengketa ini di ranah hukum. Mereka berencana untuk menarik diri dan mencabut Berita Acara Pemeriksaan (BAP) yang sebelumnya telah ditandatangani oleh FZ di hadapan penyidik kepolisian. Langkah ini diambil karena posisi FZ dalam perkara ini murni sebagai saksi biasa, bukan sebagai saksi korban.

Baca Juga :  Polsek Kotabumi Kota Ungkap Kasus Dugaan Pencurian dan Penadahan, Satu Pria Diamankan

 

“Klien kami hanya sebatas saksi, bukan saksi korban. Oleh karena itu, kami memilih untuk tidak memperpanjang masalah ini. Kami akan menarik diri dan berencana mencabut BAP yang sudah ditandatangani oleh FZ di kepolisian,” pungkas perwakilan Kantor Hukum BAP. (*)

Penulis : Wagiyono

Berita Terkait

Titipan Tahanan Kasus Korupsi Dana KONI Masuk Lapas Kelas IIB Pasuruan, Kejaksaan Pastikan Proses Hukum Berlanjut
Skandal Dana Hibah KONI Kota Pasuruan 2023–2025: Negara Rugi Ratusan Juta, Ketua Umum dan Bendahara Resmi Ditahan
Jatanras Polda Jatim Ringkus Suami Siri Bunuh Ibu dan Anak di Madiun, Jasad Korban Dibakar dan Dicacah dengan Mesin Pertanian
PERNYATAAN SIKAP KOMNAS PERLINDUNGAN ANAK Atas Kasus Anak Down Syndrome Meninggal Dunia Diduga Akibat Bullying di Surabaya
Polsek Kotabumi Kota Ungkap Kasus Dugaan Pencurian dan Penadahan, Satu Pria Diamankan
Diwarnai Drama Pengejaran, Aksi Pencurian Minyak Mentah Pertamina di PALI Berhasil Digagalkan
Kejari Kabupaten Pasuruan Musnahkan Barang Bukti 115 Perkara, Termasuk 5,3 Kg Sabu
Sarang Obat Keras dan Miras di Terminal Laladon Digerebek Gabungan, Ratusan Barang Bukti Disita
Berita ini 58 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:59 WIB

Titipan Tahanan Kasus Korupsi Dana KONI Masuk Lapas Kelas IIB Pasuruan, Kejaksaan Pastikan Proses Hukum Berlanjut

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:55 WIB

Skandal Dana Hibah KONI Kota Pasuruan 2023–2025: Negara Rugi Ratusan Juta, Ketua Umum dan Bendahara Resmi Ditahan

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:44 WIB

Jatanras Polda Jatim Ringkus Suami Siri Bunuh Ibu dan Anak di Madiun, Jasad Korban Dibakar dan Dicacah dengan Mesin Pertanian

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:44 WIB

PERNYATAAN SIKAP KOMNAS PERLINDUNGAN ANAK Atas Kasus Anak Down Syndrome Meninggal Dunia Diduga Akibat Bullying di Surabaya

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:51 WIB

Polsek Kotabumi Kota Ungkap Kasus Dugaan Pencurian dan Penadahan, Satu Pria Diamankan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 10:37 WIB

Diwarnai Drama Pengejaran, Aksi Pencurian Minyak Mentah Pertamina di PALI Berhasil Digagalkan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:12 WIB

Kejari Kabupaten Pasuruan Musnahkan Barang Bukti 115 Perkara, Termasuk 5,3 Kg Sabu

Kamis, 15 Oktober 2026 - 09:40 WIB

Sarang Obat Keras dan Miras di Terminal Laladon Digerebek Gabungan, Ratusan Barang Bukti Disita

Berita Terbaru