Kasus Pengeroyokan Wartawan di Pasuruan, Diduga Karena Pemberitaan

- Jurnalis

Minggu, 20 Juli 2025 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi saat kejadian pengeroyokan di luar area tarik tambang

i

Ilustrasi saat kejadian pengeroyokan di luar area tarik tambang "Sedarum Cup" sekira pukul 23:30 WIB

PASURUAN realitapublik.id – Seorang wartawan bernama D menjadi korban pengeroyokan saat meliput acara “Sedarum Cup” di Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan. Insiden kekerasan ini terjadi secara tiba-tiba dan melibatkan belasan orang, menyebabkan DL mengalami beberapa luka di tubuhnya terutama bagian kepala dan dada hingga mengalami pendarahan luka robek di bagian bibir.

 

Seperti diberitakan realitapublik.id sebelumnya, saksi mata yang merupakan rekan korban D, menyatakan bahwa kejadian pengeroyokan bermula saat D diminta DT menunggu di lokasi acara sembari meninggalkan D. Minggu (20/7/25)

Kemudian datang M menghampiri D dan langsung bertanya, “Sampeyan D ya Cak?”, D menjawab “iya”, dan tanpa peringatan lebih lanjut, M langsung memukul wajah D. Pukulan ini memicu pengeroyokan yang melibatkan dua orang lainnya, KH dan DT, serta sekitar 15 orang lainnya yang diduga rekan-rekan pelaku.

Baca Juga :  DPMD Situbondo Catat 6 Desa Resmi Tak Gelar Pilkades PAW 2026, Salah Satunya Desa Blimbing

 

Saksi mencoba melerai, namun dihalangi oleh M yang menyebut bahwa tindakan itu berkaitan dengan pemberitaan yang sebelumnya yang dituduhkan ditulis oleh D. Diduga, kekesalan terhadap pemberitaan menjadi pemicu aksi main hakim sendiri tersebut.

 

“Saya tidak tahu persoalan apa, tiba-tiba ditanya nama, langsung dipukul dan dikeroyok ramai-ramai,” ujar saksi menirukan perkataan D.

Baca Juga :  Golkar Tubaba Salurkan Bantuan Peduli Kasih untuk Suyati, Warga Mulya Kencana

 

Saksi menambahkan, tidak hanya dipukul, D juga mendapatkan ancaman pembunuhan secara verbal dari para pelaku. Saksi menyebut, M dan KH sempat melontarkan kalimat bernada ancaman keras:

 

“Kalau mau teruskan, teruskan! Tak tunggu kamu, tak cari, tak bunuh kamu!,” ujar saksi menirukan omongan M dan KH pada saat itu. Minggu (20/7/25

 

Pengeroyokan pun meluas hingga ke pinggir jalan raya. Diperkirakan sekitar 15 hingga 20 orang turut mengejar dan menyerang D. Dalam kondisi panik, korban berusaha menyelamatkan diri dari amukan massa. Meski berhasil menghindari sebagian besar pelaku, tiga orang yakni M, KH, dan DT terus mengejar hingga akhirnya korban berhasil diselamatkan oleh rekannya yang datang dan langsung membonceng D menjauh dari lokasi.

Baca Juga :  Infrastruktur Rusak Parah hingga Viral, Warga Desak APH Audit Retribusi Pasar Daya Murni

 

Sementara itu, saksi lain turut membantu dengan mengamankan sepeda motor korban yang tertinggal di lokasi.

 

Polisi telah menerima laporan atas insiden pengeroyokan terhadap wartawan tersebut dan saat ini tengah melakukan penyelidikan intensif. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi seputar pelaku atau kejadian tersebut untuk segera melapor guna mempercepat proses penegakan hukum.

Penulis : Tim

Editor : Red

Berita Terkait

Maklumat PBNU: Tahun Baru Islam 1448 Hijriah Dimulai pada Rabu 17 Juni 2026
Ribuan Warga Sebani Tumpah Ruah Semarakkan Pawai Obor Sambut 1 Muharram 1448 H
Tingkatkan Kesadaran Hukum Warga, Polres Tubaba Gelar Penyuluhan di Gading Kencana
Menantang Hukum di Balik Secangkir Kopi: Investigasi Warung Nakal Penjual Tramadol di Ciomas Bogor
Semarak HUT Ke-80, Pemkab Lampung Utara Gelar Parade Mighul dan Pawai Budaya
KBLI 2025 Berlaku Mulai 18 Juni 2026, DPMPTSP Jateng Imbau Pelaku Usaha Segera Sesuaikan Dokumen Perizinan
Wali Kota Pekalongan Raih Disway Top Regional Leader Awards 2026, Unggul dalam Pengelolaan Kesehatan Publik
Regenerasi Kepengurusan PK Tumijajar, Golkar Tubaba Siap Hadapi Pemilu Mendatang
Berita ini 137 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 21:08 WIB

Maklumat PBNU: Tahun Baru Islam 1448 Hijriah Dimulai pada Rabu 17 Juni 2026

Senin, 15 Juni 2026 - 20:38 WIB

Ribuan Warga Sebani Tumpah Ruah Semarakkan Pawai Obor Sambut 1 Muharram 1448 H

Senin, 15 Juni 2026 - 19:12 WIB

Tingkatkan Kesadaran Hukum Warga, Polres Tubaba Gelar Penyuluhan di Gading Kencana

Senin, 15 Juni 2026 - 17:56 WIB

Menantang Hukum di Balik Secangkir Kopi: Investigasi Warung Nakal Penjual Tramadol di Ciomas Bogor

Senin, 15 Juni 2026 - 09:09 WIB

KBLI 2025 Berlaku Mulai 18 Juni 2026, DPMPTSP Jateng Imbau Pelaku Usaha Segera Sesuaikan Dokumen Perizinan

Senin, 15 Juni 2026 - 08:36 WIB

Wali Kota Pekalongan Raih Disway Top Regional Leader Awards 2026, Unggul dalam Pengelolaan Kesehatan Publik

Minggu, 14 Juni 2026 - 16:00 WIB

Regenerasi Kepengurusan PK Tumijajar, Golkar Tubaba Siap Hadapi Pemilu Mendatang

Minggu, 14 Juni 2026 - 15:50 WIB

Pimpin Apel Sensus Ekonomi 2026, Bupati Mas Rio: Bohong dalam Sensus dan Riset Itu Dosa Besar!

Berita Terbaru