Warga di Saribumi Geram, Banjir dan Jalan Rusak Diduga Akibat Aktivitas Tambang Tanah Urug

- Jurnalis

Senin, 4 Agustus 2025 - 19:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lokasi tambang tanah urug di Dusun Saribumi, Pekon Wates Selatan, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, Lampung. (Foto: Maskur/realitapublik.id)

i

Lokasi tambang tanah urug di Dusun Saribumi, Pekon Wates Selatan, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, Lampung. (Foto: Maskur/realitapublik.id)

PRINGSEWU, realitapublik.id – Warga Dusun Saribumi, Pekon Wates Selatan, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, Lampung merasa geram. Semenjak tambang tanah urug di daerahnya beroperasi, kondisi di Dusun Saribumi selalu tergenang banjir setiap kali turun hujan dan jalan desa menjadi rusak.

 

“Dulu enggak pernah banjir. Sekarang setiap hujan deras, rumah kami pasti tergenang. Jalan pekon pun rusak parah karena dilewati truk-truk tambang,” kata STR salah satu warga setempat, Senin (4/8/2025).

 

Tambang tanah urug ini diketahui warga berada di kawasan perbukitan dekat permukiman yang diperkirakan sudah beroperasi lebih dari 10 tahun dan dikelola oleh dua orang bernama Herman dan Juari.

Baca Juga :  Kembali lagi Sat Narkoba polres Lampung Utara Ringkus Seorang Pria jadi Pengedar Narkoba

 

“Ada dua tambang di sana, itu diduga tambang ilegal,” kata STR.

 

Menurut keterangan STR, pihak tambang sempat membangun saluran air, tetapi itu dilakukan setelah warga melakukan protes keras. Sayangnya, saluran tersebut tak mampu menampung debit air hujan dari arah bukit sehingga tetap meluap ke permukiman warga.

 

“Enggak ngaruh. Tetap aja banjir tiap musim hujan,” ujarnya.

Baca Juga :  "Barang Ghaib" Senilai Rp6,39 M Dimusnahkan, Bea Cukai Pasuruan Hanya Berani Sasar Pengecer

 

Warga juga mengeluhkan kondisi jalan pekon yang rusak berat. Aspalnya kini tak berbentuk lagi akibat dilewati truk-truk bertonase berat setiap hari. Namun hingga kini, pengelola tambang tidak menunjukkan itikad untuk memperbaiki atau bertanggung jawab.

 

“Truk lewat setiap hari, muatan berat. Aspal udah hancur. Tambang jalan terus, tapi enggak ada kontribusi buat warga,” keluh STR.

 

Warga mengaku telah berulang kali menyampaikan keluhan ke perangkat pekon hingga kecamatan, namun belum ada tindakan nyata dari pemerintah maupun aparat penegak hukum.

Baca Juga :  Diterjang Angin Kencang, Sebuah Bangunan Dapur Milik Lansia di Situbondo Roboh

 

“Kami sudah lelah. Lapor berkali-kali, tapi enggak ada solusi. Sementara kami terus kebanjiran setiap tahun,” tambahnya.

 

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari Pemerintah Kabupaten Pringsewu, Dinas Lingkungan Hidup, maupun Satpol PP terkait aktivitas tambang di Dusun Saribumi.

 

Sementara itu, media ini masih berupaya menghubungi Herman dan Juari selaku pengelola tambang untuk dimintai konfirmasi.

Reporter: Maskur

Editor: Abdul Hakim 

Berita Terkait

Gubernur Ahmad Luthfi Temui Massa May Day di Semarang, Klaim Investasi Jateng Aman
Berharap Tak Ada “Kedzaliman”, Pedagang Pasar Sorogenen Gelar Istighosah
Gelar Reses bersama Masyarakat Grati, Misbakhun: Subsidi Jadi “Tameng” Rakyat Hadapi Kenaikan Harga Global
Pupuk Subsidi “Disekap” Aturan, Petani Bungatan Menjerit: “Kaule Tak Bisa Ngobengi Puthok”
Pemkab Tubaba dan Kodim 0412/LU Siap Wujudkan Pembangunan Markas Batalyon Teritorial TNI AD‎
Sikat Pelaku Curat Motor di Klinik Kaira, Polres Lampung Utara Amankan Warga Way Kanan dan Kunci Letter T
Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Jumat 1 Mei 2026: Waspada! Hujan Guyur Merata di Seluruh Wilayah
Dilalap Api, Sebuah Rumah Permanen di Desa Blimbing Situbondo Rusak Berat
Berita ini 86 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 21:54 WIB

Gubernur Ahmad Luthfi Temui Massa May Day di Semarang, Klaim Investasi Jateng Aman

Sabtu, 2 Mei 2026 - 21:20 WIB

Berharap Tak Ada “Kedzaliman”, Pedagang Pasar Sorogenen Gelar Istighosah

Jumat, 1 Mei 2026 - 20:14 WIB

Gelar Reses bersama Masyarakat Grati, Misbakhun: Subsidi Jadi “Tameng” Rakyat Hadapi Kenaikan Harga Global

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:14 WIB

Pupuk Subsidi “Disekap” Aturan, Petani Bungatan Menjerit: “Kaule Tak Bisa Ngobengi Puthok”

Jumat, 1 Mei 2026 - 11:35 WIB

Sikat Pelaku Curat Motor di Klinik Kaira, Polres Lampung Utara Amankan Warga Way Kanan dan Kunci Letter T

Jumat, 1 Mei 2026 - 10:00 WIB

Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Jumat 1 Mei 2026: Waspada! Hujan Guyur Merata di Seluruh Wilayah

Kamis, 30 April 2026 - 23:00 WIB

Dilalap Api, Sebuah Rumah Permanen di Desa Blimbing Situbondo Rusak Berat

Kamis, 30 April 2026 - 21:05 WIB

Pererat Sinergi, Tiga Pilar Organisasi Tubaba Gelar Audiensi Hangat dengan Kejari

Berita Terbaru