Awali Tahun 2026, Bupati Fadia Arafiq Gelar Doa Bersama dan Instruksikan Peningkatan Pelayanan Publik

- Jurnalis

Sabtu, 3 Januari 2026 - 10:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

i

Oplus_16908288

KAJEN, realitapublik.id — Mengawali tahun anggaran 2026, Pemerintah Kabupaten Pekalongan memilih momentum refleksi yang menyentuh sisi spiritual. Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, menggelar acara doa bersama sebagai wujud rasa syukur sekaligus langkah awal untuk memperkuat komitmen pelayanan kepada masyarakat.

 

Kegiatan yang berlangsung khidmat pada Jumat (2/1/2026) ini dihadiri oleh jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan tokoh agama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan.

 

Bupati Fadia Arafiq menegaskan bahwa momentum pergantian tahun merupakan saat yang paling tepat bagi aparatur pemerintah untuk melakukan introspeksi diri dan evaluasi mendalam terhadap kinerja satu tahun terakhir.

Baca Juga :  Sertijab Kapolsek Tulang Bawang Tengah, Kapolres Tubaba Tekankan Komitmen Presisi

 

“Di akhir tahun ini, kita sengaja tidak menggelar kegiatan yang bersifat hura-hura atau seremonial berlebihan. Kami memilih bersujud dan berdoa bersama sebagai bentuk syukur kepada Allah Swt. karena sepanjang 2025, Kabupaten Pekalongan dapat kita lalui dengan kondusif,” ujar Bupati Fadia.

 

Baca Juga :  Sinergi Tanpa Batas, Pemkot Batu Anugerahkan Lencana Hakaryo Guno Mamayu Bawono pada AKBP Aris Purwanto

Memasuki tahun 2026, Bupati menekankan bahwa kebersamaan adalah kunci kelancaran pembangunan daerah. Ia menginstruksikan seluruh jajaran OPD untuk memberikan performa terbaik dalam melayani kebutuhan dasar masyarakat.

 

“Harus ada peningkatan positif di tahun 2026. Saya mengajak seluruh jajaran berkomitmen penuh dalam meningkatkan kualitas pelayanan. Masyarakat harus merasakan kehadiran pemerintah dengan lebih nyata,” tegasnya.

 

Senada dengan Bupati, Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan, M. Yulian Akbar, menyampaikan bahwa doa bersama ini dipilih karena mengandung nilai keteladanan bagi masyarakat.

Baca Juga :  Geger! Buruh Cabut Singkong Temukan Mayat Bayi Laki-Laki di Abung Timur

 

“Kegiatan sederhana namun penuh makna ini menunjukkan bahwa pemerintah hadir dengan kepedulian dan kesederhanaan. Kami ingin mengedepankan nilai kebersamaan sebagai pondasi menjalankan pembangunan yang inklusif,” tutur Akbar.

 

Pemerintah Kabupaten Pekalongan optimis bahwa dengan diawali doa dan niat yang tulus, tahun 2026 akan membawa kesejahteraan yang lebih merata serta harapan baru yang lebih cerah bagi seluruh warga di “Kota Santri”.

Penulis : Fery Eka S

Berita Terkait

Menghadapi Musim Hujan: Mengelola Trauma Banjir Lewat Kesiapsiagaan Mental dan Fisik
Kodam XVIII/Kasuari Berduka, Prajurit Brigif 26/GP Pratu Andi Syarif Bugis Meninggal Dunia
Dugaan Pungli Berkedok Komite, MTsN Kota Pasuruan Bakal Dilaporkan MASAKO ke Kanwil Kemenag Jatim
Papan Rekening Komite MTsN Pasuruan Ditutupi, Sinyal Kelola Dana Tak Sehat?
Dituding Ada Pungli Komite, Papan Rekening di Resepsionis MTsN Kota Pasuruan Mendadak Diamankan Saat Wartawan Datang
Dampak Karhutla Sumsel: Udara PALI dan Palembang Masih Berbahaya
Cederai Moralitas Pendidikan, AMCD Kecam Keras Kasus Asusila di MTsN Kota Pasuruan
Bupati Situbondo Masuk 22 Tokoh Muda Nahdliyin Inspiratif 2026 Versi FJN
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:11 WIB

Menghadapi Musim Hujan: Mengelola Trauma Banjir Lewat Kesiapsiagaan Mental dan Fisik

Minggu, 25 Oktober 2026 - 15:18 WIB

Kodam XVIII/Kasuari Berduka, Prajurit Brigif 26/GP Pratu Andi Syarif Bugis Meninggal Dunia

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:30 WIB

Dugaan Pungli Berkedok Komite, MTsN Kota Pasuruan Bakal Dilaporkan MASAKO ke Kanwil Kemenag Jatim

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:42 WIB

Dituding Ada Pungli Komite, Papan Rekening di Resepsionis MTsN Kota Pasuruan Mendadak Diamankan Saat Wartawan Datang

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 20:35 WIB

Dampak Karhutla Sumsel: Udara PALI dan Palembang Masih Berbahaya

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Cederai Moralitas Pendidikan, AMCD Kecam Keras Kasus Asusila di MTsN Kota Pasuruan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 13:41 WIB

Bupati Situbondo Masuk 22 Tokoh Muda Nahdliyin Inspiratif 2026 Versi FJN

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 11:13 WIB

Label Infus Muat Nama Pasien Lain, Keluarga Soroti Prosedur Keselamatan di RSUD Kraton

Berita Terbaru