SITUBONDO, realitapublik.id – Suwardi (68), penggembala sapi asal Desa Sumberwaru yang dilaporkan hilang sejak awal April, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di kawasan Taman Nasional (TN) Baluran, Kamis (16/4/2026) sore.
Jenazah korban ditemukan pertama kali sekitar pukul 15.00 WIB oleh dua pencari madu, Harianto (45) dan Yuli (40), di Blok Curahbedi. Lokasi penemuan berjarak sekitar 6 kilometer dari posisi terakhir korban diketahui (LKP). Saksi awalnya mencium bau menyengat sebelum menemukan tas hitam dan tulang dalam sepatu yang diduga milik korban. Kemudian saksi mendokumentasikan temuan tersebut lalu mengirimkannya kepada keluarga korban
Keluarga korban mengonfirmasi identitas jenazah berdasarkan barang-barang di lokasi kejadian. Suwardi sebelumnya dilaporkan hilang sejak Sabtu, 4 April 2026, saat berpamitan mencari madu di hutan TN Baluran.
“Pihak keluarga telah menerima kejadian ini sebagai musibah dan menolak untuk dilakukan otopsi,” tulis Puriyono dalam laporan resmi Pusdalalops-PB BPBD Situbobdo.
Usai dievakuasi oleh tim gabungan dari BPBD, Tagana, Polsek Banyuputih, dan petugas TN Baluran, jenazah langsung dibawa ke RS Asembagus sebelum diserahkan ke pihak keluarga.(*)
Penulis : Kim







