PASURUAN, realitapublik.id— Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Merdeka (Unmer) Pasuruan semester 6 mengikuti kegiatan diskusi bertajuk “Hukum Bicara Lewat Opini: Cara Mahasiswa Mengawal Isu Keadilan di Media” pada Selasa, 26 Mei 2026. Kegiatan ini menjadi ruang pembelajaran sekaligus penguatan peran mahasiswa sebagai suara kritis dalam mengawal isu keadilan di tengah masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut hadir dua narasumber, yakni Muhammad Bustomi, S.Kom., dan Wiwin Ariesta, SH., MH. Keduanya membahas pentingnya keberanian mahasiswa dalam menyampaikan pendapat secara cerdas, objektif, dan tetap berada dalam koridor hukum.
Diskusi berlangsung aktif karena para peserta diajak memahami bagaimana opini publik dapat menjadi alat kontrol sosial terhadap berbagai persoalan hukum dan keadilan. Mahasiswa juga diberikan pemahaman mengenai batas-batas kritik yang aman secara hukum agar penyampaian pendapat tidak menimbulkan persoalan hukum baru.
Wiwin Ariesta, SH., MH., menegaskan bahwa mahasiswa memiliki posisi penting sebagai agen perubahan yang harus mampu berpikir kritis namun tetap menjunjung etika. Menurutnya, opini yang disampaikan di media harus dilandasi data, argumentasi hukum, serta tanggung jawab moral.
Sementara itu, Muhammad Bustomi, S.Kom., menjelaskan bahwa perkembangan media digital membuat mahasiswa memiliki ruang yang luas untuk menyuarakan gagasan dan kritik sosial. Namun, ia mengingatkan agar penggunaan media dilakukan secara bijak dan tidak terjebak dalam penyebaran informasi yang provokatif maupun tidak terverifikasi.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu membangun nalar hukum yang kritis dan objektif, berani menyuarakan kebenaran demi keadilan, serta memahami strategi advokasi isu melalui opini di ruang publik. Tidak hanya itu, peserta juga diajak untuk memahami pentingnya menyampaikan kritik secara etis, bertanggung jawab, dan berdasarkan landasan hukum yang kuat.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk komitmen mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Merdeka Pasuruan dalam menciptakan generasi akademisi yang aktif, berintegritas, dan peka terhadap persoalan keadilan di tengah masyarakat.(*)
Penulis : Ferara
Editor : Red






