Foto: Proses evakuasi korban oleh tim gabungan.
SITUBONDO, realitapublik.id — Seorang pemulung bernama Hamsin Supardi (34) mengalami luka patah tulang paha setelah terpeleset dan jatuh ke tepi sungai di bawah Jembatan Kembar Utara PLN, Lingkungan Plaosa, Kelurahan Patokan, Kecamatan Situbondo, Jumat (29/5/2026). Korban sempat pingsan selama beberapa jam sebelum akhirnya berhasil dievakuasi oleh tim gabungan.
Terhimpun informasi, bahwa peristiwa bermula sekitar pukul 11.30 WIB saat warga Desa Semambung, Kecamatan Jatibanteng ini hendak memulung botol plastik di bawah jembatan. Korban diduga mengambil jalan pintas dengan menuruni plengsengan, namun nahas kakinya terpeleset hingga jatuh ke dasar dan pingsan.
Korban baru sadar sekitar pukul 15.00 WIB dan langsung berteriak meminta tolong. Teriakan tersebut didengar oleh seorang saksi yang kemudian melaporkannya kepada Ketua RT dan warga setempat. Pihak RT lalu meneruskan laporan ini kepada Babinsa pada pukul 15.15 WIB.
Mendapat laporan tersebut, personel piket Koramil 0823/01 Situbondo segera tiba di lokasi pada pukul 15.30 WIB untuk mengamankan tempat kejadian perkara (TKP) sekaligus berkoordinasi dengan Polsek Kota, BPBD, dan Tagana Kabupaten Situbondo.
Proses evakuasi berlangsung dramatis pada pukul 15.45 WIB. Tim gabungan dari Polsek Kota, Koramil Kota, BPBD, dan Tagana langsung turun ke bawah jembatan menggunakan tandu untuk mengangkat korban dari tepi sungai.
“Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Korban yang mengalami luka patah pada paha kaki saat ini sudah dievakuasi dan tengah menjalani perawatan medis secara intensif di RSUD dr. Abdoer Rahem Situbondo,” kata Puriyono, Koordinator Pusdalops BPBD Kabupaten Situbondo.(*)
Penulis : Abdul Hakim






