TUBABA, realitapublik.id — Suasana pendaftaran Bakal Calon Kepalo Tiyuh (Desa) Pulung Kencana, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Lampung, mendadak berubah menjadi lautan manusia dan pesta budaya yang meriah pada Rabu (29/7/2026).
Petahana (incumbent) Hendarwan, S.H., M.H., resmi mendaftarkan diri kembali untuk periode 2026–2034 dengan cara yang unik dan merakyat. Alih-alih menggunakan mobil mewah, ia memilih menaiki alat transportasi tradisional edet (pembajak sawah) bersama sang istri, diiringi oleh ratusan warga serta gemuruh kesenian Reog Ponorogo dan Jaranan.
Pantauan di lokasi, sepanjang jalan menuju sekretariat pendaftaran, perhatian warga tersedot oleh iring-iringan budaya tersebut.
Di sela-sela kemeriahan acara, sejumlah warga yang menyaksikan iring-iringan menilai bahwa pilihan Hendarwan menaiki edet merupakan simbol nyata dari seorang pemimpin yang tidak berjarak. Menurut mereka, aksi tersebut membuktikan bahwa sang petahana selalu dekat dan memahami urat nadi kehidupan para petani serta rakyat kecil di Tiyuh Pulung Kencana.
“Pilihan Pak Hendarwan naik edet itu bagi kami adalah simbol bahwa dia pemimpin yang tidak berjarak. Beliau mau memperlihatkan kalau dirinya selalu dekat dengan urat nadi kehidupan petani dan rakyat kecil di sini,” ujar Wati salah seorang warga yang ikut menyaksikan momen pendaftaran tersebut.
Hendrawan yang didampingi istri dan Ketua Tim Keluarga, Suardi, S.E., M.M., serta salah satu tokoh penting di Tubaba, yakni Hi. Herman Artha, S.I.Kom., M.M. saat tiba di kantor sekretariat pendaftaran disambut baik oleh panitia Pilkati.
Setelah masuk ke dalam ruangan sekretariat, Hendrawan menyerahkan berkas pencalonan kepada ketua panitia Pilkati.
Hendarwan menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh warga yang telah meluangkan waktu untuk mengantarkannya hingga proses pendaftaran selesai.
“Terima kasih kepada seluruh masyarakat Pulung Kencana atas doa, dukungan, dan kepercayaannya. Amanah ini menjadi penyemangat bagi saya untuk terus mengabdi dan bekerja sepenuh hati demi kemajuan serta kesejahteraan seluruh masyarakat tiyuh Pulung Kencana,” ujar Hendarwan usai menyerahkan berkas.
Hendarwan juga menegaskan bahwa dukungan masyarakat merupakan amanah yang harus dijaga dengan kerja nyata, kejujuran, dan tanggung jawab. Menurutnya, keberhasilan membangun tiyuh pulung kencana hanya dapat dicapai melalui persatuan dan semangat gotong royong seluruh warga.
“Antusias ratusan warga yang mengiringi pendaftaran kami hari ini menjadi salah satu potret kuatnya kebersamaan masyarakat tiyuh Pulung Kencana dalam menyambut pesta demokrasi tingkat tiyuh. Kita berharap seluruh tahapan Pilkati berjalan aman, damai, melahirkan pemimpin yang mampu membawa kemajuan berbagaj pembangunan di tiyuh Pulung Kencana,” ucapnya.
Maju untuk periode 2026–2034, Hendarwan mengusung visi besar “Kerja Nyata Berlanjut, Tiyuh Semakin Maju”. Berbekal modal rekam jejak memimpin selama 8 tahun terakhir hingga 14 November 2026, ia merumuskan beberapa misi strategis untuk membawa Pulung Kencana menjadi tiyuh mandiri berbasis teknologi, diantaranya adalah:
1. Infrastruktur dan Digitalisasi: Pemerataan pembangunan fisik dan pelayanan publik berbasis digital.
2. Ekonomi Kerakyatan: Penguatan sektor pertanian, UMKM, BUMDes, serta Koperasi Merah Putih.
3. Sosial dan SDM: Peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan, program sosial, dan pemberdayaan generasi muda.
4. Kamtibmas dan Budaya: Melestarikan budaya gotong royong serta menjaga keamanan lingkungan.

Sementara itu, Ketua Panitia Pilkati Pulung Kencana, Nazarudin, mengonfirmasi bahwa pendaftaran telah dibuka sejak 20 Juli dan akan ditutup pada 30 Juli besok.
“Hingga hari ini pukul 10.37 WIB, panitia baru menerima berkas pendaftaran dari Bapak Hendarwan. Setelah dilakukan verifikasi, seluruh berkas kami nyatakan lengkap,” kata Nazarudin.
Diketahui, sosok Hendarwan yang maju pada Pilkati Pulung Kencana tahun 2026, mendapat dukungan publik dan tokoh dari berbagai kalangan. Salah satunya, Herman Artha.
Salah satu tokoh pemekaran Tubaba ini menilai bahwa sosok Hendarwan sudah membuktikan pengabdiannya.
“Selama Hendrawan memimpin, Tiyuh Pulung Kencana kini semakin calak (cerdas/maju), maju, dan berkembang,” kata Hermawan, tokoh yang menjabat sebagai Ketua Federasi Adat Megou Pak Tubaba ini.
Dukungan publik di akar rumput juga menyeruak. Salah satunya diutarakan Sumiyati. Ia mengaku puas dengan kinerja petahana selama ini.
“Sejak dipimpin Pak Hendarwan, mengurus apa saja lebih mudah karena program inovasinya. Bahkan nama tiyuh kita sampai harum ke kancah internasional,” kata Sumiyati.(*)






