TULANG BAWANG BARAT, realitapublik.id — Momentum Pemilihan Kepala Tiyuh (Desa) Serentak tahun 2026 menjadi ajang pembuktian bagi generasi muda untuk membawa perubahan. Salah satunya adalah Sukamto, S.Pd.I., putra asli kelahiran Tiyuh Daya Sakti, Kecamatan Tumijajar, Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba). Pria kelahiran 3 Oktober 1980 ini secara resmi menyatakan kesiapannya untuk maju sebagai calon Kepalo Tiyuh Daya Sakti, Rabu (1/7/2026).
Didorong oleh niat tulus dan panggilan hati, lulusan Strata-1 (S1) Jurusan Pendidikan Agama Islam (PAI) STAI Ma’arif Metro ini berkomitmen penuh untuk mengabdikan diri demi kemajuan tanah kelahirannya. Ia mengusung visi besar untuk mewujudkan Tiyuh Daya Sakti yang berdaya, mandiri, dan sejahtera.
”Niat saya murni ibadah lillahitaala. Saya ingin membawa tiyuh ini menjadi lingkungan yang nyaman, tenteram, indah, dan penuh kebahagiaan bagi seluruh warga. Ini adalah panggilan jiwa sebagai generasi muda untuk membangun tanah kelahiran,” ujar Sukamto saat dikonfirmasi.
Sukamto menjelaskan bahwa keputusannya untuk maju juga didukung penuh oleh dorongan dari para tokoh tua dan sesepuh masyarakat di Tiyuh Daya Sakti. Menurut para sesepuh, tongkat estafet pembangunan tiyuh sudah saatnya diserahkan kepada figur muda yang inovatif agar perkembangannya bisa lebih progresif dan dinamis.
”Alhamdulillah, dari niat yang kuat di dalam hati, saya siap berjuang demi kesejahteraan masyarakat Daya Sakti. Berbekal latar belakang pendidikan dan pengalaman yang saya miliki, saya ingin mendedikasikan diri sepenuhnya untuk melayani masyarakat dan menjalin kerja sama yang baik dengan semua elemen tiyuh,” imbuhnya dengan penuh semangat.
Guna mewujudkan visi tersebut, Sukamto telah merumuskan sejumlah misi strategis berbasis aksi nyata yang menyasar sektor-sektor krusial, di antaranya:
Bisnis dan Ekonomi: Menggerakkan perekonomian desa melalui pemberdayaan potensi lokal dan UMKM.
Inovasi, Teknologi, dan Media: Mengadopsi sistem digital guna mendukung efisiensi pelayanan publik dan keterbukaan informasi.
Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM): Meningkatkan kapasitas dan kapabilitas aparatur serta warga tiyuh.
Pelayanan Prima dan Kerja Nyata: Menghadirkan pelayanan yang cepat, transparan, dan berorientasi pada kemajuan bersama.
”Mari kita bersama-sama mewujudkan Tiyuh Daya Sakti yang lebih baik lewat kerja sama, kerja nyata, dan pelayanan prima untuk kemajuan serta kesejahteraan kita bersama,” pungkasnya. (*)
Penulis : Rody Sandra







