PEKALONGAN, realitapublik.id — Gelaran Simbang Kulon Night Carnival (SKNC) yang berlangsung di Kecamatan Buaran, Kabupaten Pekalongan, pada Kamis malam (10/9/2026) menyisakan duka mendalam. Salah seorang peserta berinisial AF (±40), warga Simbang Kulon Gang 1, dikabarkan meninggal dunia pada Jumat (11/9/2026) sekitar pukul 04.00 WIB.
Sebelum berpulang, almarhum sempat tampil aktif memeriahkan barisan pawai. AF diketahui bergerak dan menari selama lebih dari lima jam penuh mengenakan kostum karnaval berkarakter monster yang berbobot berat serta cukup tertutup.
Beredar dugaan sementara bahwa korban mengalami sesak napas akibat kekurangan pasokan oksigen setelah menggunakan kostum ketat dalam durasi panjang di tengah kerumunan massa. Kendati demikian, penyebab pasti kematian korban masih menunggu pernyataan resmi dari pihak medis maupun kepolisian setempat.
Insiden ini memicu gelombang ucapan belasungkawa mendalam dari warga sekitar dan sesama peserta karnaval. Salah seorang peserta berinisial AS membenarkan adanya kabar duka tersebut.
“Bener ada kabar duka, salah satu peserta karnaval dikabarkan tutup usia. Penyebab pastinya saya tidak tahu, Mas,” ujar AS.
Peristiwa ini menjadi evaluasi penting bagi penyelenggaraan acara serupa di masa mendatang. Pihak panitia diharapkan lebih memperhatikan aspek keselamatan, seperti penyediaan tim medis siaga untuk antisipasi kondisi darurat seperti pingsan atau sesak napas, hingga penerapan rekayasa lalu lintas dan petunjuk jalan alternatif yang lebih tertata. (*)
Penulis : Fery Eka spt






