Diduga Bikin Onar, Sejumlah Anggota Gangster Babak Belur Dimassa Warga

- Jurnalis

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

i

Oplus_16908288

PEKALONGAN, realitapublik.id — Aksi kejahatan jalanan dan geng motor kembali memicu kemarahan warga di Kabupaten Pekalongan. Sejumlah pemuda yang diduga anggota gangster mengalami luka parah hingga babak belur akibat dihakimi massa di Desa Ambokembang, Kecamatan Kedungwuni, pada Kamis (8/10/2026) malam.

 

Berdasarkan keterangan saksi, peristiwa bermula ketika rombongan tiga sepeda motor melaju berboncengan dari arah Kota Pekalongan menuju Kedungwuni. Kelompok pemuda tersebut diduga kuat membawa senjata tajam jenis celurit berukuran panjang.

Sesampainya di sebelah selatan RSI Pekajangan, tepatnya di depan PosPay, salah satu sepeda motor rombongan kehilangan kendali. Kendaraan tersebut menabrak gerobak sate dan tiang listrik di pinggir jalan. Kemarahan warga yang resah terhadap aktivitas geng motor pun tak terhindarkan.

Baca Juga :  Diduga Tabrak Aturan, Aktivitas Tambang CV Mutiara Timur di Lemahbang Disoal Warga

 

Aparat kepolisian yang menerima laporan langsung menuju tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengamankan lokasi serta mengevakuasi para pemuda ke rumah sakit. Dua orang dilarikan ke RSI Pekajangan dan dua orang lainnya dibawa ke RSUD Kajen. Berdasarkan penanganan medis RSI Pekajangan, satu orang dinyatakan meninggal dunia, sedangkan satu orang lainnya dalam kondisi kritis.

Baca Juga :  Dugaan Penggelapan Motor di Purwosari Jalan di Tempat, Korban Kecewa Kinerja Polsek

 

Kasubsi Penmas Polres Pekalongan, Iptu Suwarti, S.H., membenarkan adanya peristiwa pengamanan sekelompok pemuda oleh warga masyarakat tersebut.

 

“Benar, Polres Pekalongan menindaklanjuti adanya informasi sekelompok pemuda yang diamankan oleh warga masyarakat di Desa Ambokembang, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan,” ujar Iptu Suwarti.

 

Dari lokasi kejadian, polisi menyita barang bukti berupa satu unit sepeda motor, tiga unit ponsel, serta satu gagang parang sepanjang 30 cm. Saat ini petugas sedang melakukan penyelidikan dan pendalaman lebih lanjut terkait insiden tersebut.

 

“Diduga insiden terjadi karena warga resah dengan aktivitas gangster yang sangat meresahkan masyarakat, sehingga massa yang begitu banyak mengambil tindakan,” ungkap DS, salah seorang warga di lokasi kejadian.

Baca Juga :  Sidang Gugatan Sengketa Tanah Waris Rejoso di PN Bangil Ditunda akibat Tergugat Mangkir dan Berkas Belum Lengkap

 

Atas insiden ini, pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mengambil tindakan main hakim sendiri (vigilante). Warga diminta segera melaporkan ke pihak berwajib apabila melihat pergerakan atau aktivitas mencurigakan dari kelompok geng motor. Polisi juga mengingatkan para orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak agar tidak terjerumus dalam pergaulan berbahaya. (Fery Eka spt)

Berita Terkait

Aliansi Poros Tengah Soroti Raperda PDRD Kota Pasuruan: Pertanyakan Tarif dan Transparansi Formula
Polemik Kenaikan Pendapatan DPRD Kota Pasuruan Tuai Sorotan, Publik Pertanyakan Empati Elite Politik
Sidang Sengketa Tanah Kantor Kelurahan Bukir Kembali Ditunda
Sengketa Informasi Desa Samborejo Memasuki Tahap Pembuktian Alat Bukti
Diduga Tabrak Aturan, Aktivitas Tambang CV Mutiara Timur di Lemahbang Disoal Warga
Kasus ITE Oknum Wartawati di Pasuruan Naik Pembuktian, Penyidik Kantongi Petunjuk Ahli
Dugaan Penggelapan Motor di Purwosari Jalan di Tempat, Korban Kecewa Kinerja Polsek
Sempat Lepas dan Bikin Geger Warga, Kerbau Kurban Haul Mbah Nur Walangsanga Berhasil Ditemukan Selamat
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:22 WIB

Diduga Bikin Onar, Sejumlah Anggota Gangster Babak Belur Dimassa Warga

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:15 WIB

Aliansi Poros Tengah Soroti Raperda PDRD Kota Pasuruan: Pertanyakan Tarif dan Transparansi Formula

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:30 WIB

Polemik Kenaikan Pendapatan DPRD Kota Pasuruan Tuai Sorotan, Publik Pertanyakan Empati Elite Politik

Kamis, 8 Oktober 2026 - 11:44 WIB

Sidang Sengketa Tanah Kantor Kelurahan Bukir Kembali Ditunda

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:33 WIB

Sengketa Informasi Desa Samborejo Memasuki Tahap Pembuktian Alat Bukti

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:33 WIB

Diduga Tabrak Aturan, Aktivitas Tambang CV Mutiara Timur di Lemahbang Disoal Warga

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Kasus ITE Oknum Wartawati di Pasuruan Naik Pembuktian, Penyidik Kantongi Petunjuk Ahli

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:12 WIB

Dugaan Penggelapan Motor di Purwosari Jalan di Tempat, Korban Kecewa Kinerja Polsek

Berita Terbaru