BOGOR, realitapublik.id – Pemerintah Desa Ciapus, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor, bersiap memindahkan operasional kantor desa ke lokasi baru di Perumahan Ciomas Permai RW 14 setelah menyerap anggaran bantuan keuangan daerah hingga ratusan juta rupiah. Langkah relokasi ini diambil sebagai bagian dari penataan infrastruktur dan peningkatan pelayanan publik agar warga merasa lebih nyaman dengan fasilitas yang lebih luas dan representatif.
Kepala Desa Ciapus, Pendi bin Asim, S.E., menjelaskan bahwa rencana pemindahan kantor desa yang semula berada di Kampung Cibinong RW 02 ini didanai melalui program Bantuan Keuangan Khusus Akselerasi Pembangunan Perdesaan Kabupaten Bogor. Pada tahap pertama, Pemdes Ciapus menerima total alokasi anggaran mencapai 900 juta rupiah lebih.
Pendi memaparkan bahwa pencairan dana tahap pertama ini diserap sebesar 60 persen untuk berbagai program prioritas daerah. Sementara itu, sisa anggaran sebesar 40 persen nantinya akan difokuskan sepenuhnya untuk merampungkan fasilitas di lokasi kantor desa yang baru.

Selain relokasi kantor desa, anggaran ratusan juta tersebut juga digunakan untuk mendanai sejumlah program pembangunan wilayah lainnya. Salah satunya adalah pembangunan Kampung Dayeuh Pajajaran di Kampung Ciherang Cutak, RW 05, yang menelan anggaran sebesar Rp250.000.000 dengan sistem pengerjaan swakelola selama 26 hari.
Program lain yang turut berjalan bersilangan dari sumber dana yang sama meliputi program Sasar Desa (Satu Sarjana Satu Desa), digitalisasi pelayanan, jaminan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan, serta pembangunan jembatan di wilayah RW 02 yang saat ini sedang dalam proses finalisasi izin pinjam pakai lahan warga.
Menutup keterangannya, Pendi menyampaikan apresiasi mendalam kepada Pemerintah Kabupaten Bogor yang telah meningkatkan kuota bantuan keuangan daerah. Pihaknya berharap fasilitasi sarana fisik yang jauh lebih luas di lokasi baru ini dapat berimbas langsung pada kepuasan serta kesejahteraan warga Desa Ciapus secara menyeluruh. (*)
Penulis : Lucyana
Editor : Redaksi






