SITUBONDO, realitapublik.id – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Situbondo terus bergerak aktif memperkuat pemahaman regulasi dan pengawasan pemilu, meskipun saat ini sedang berada di luar tahapan resmi pemilihan.
Kali ini, melalui program bertajuk ‘Bawaslu Menyapa’, Bawaslu Kabupaten Situbondo mengadakan Konsolidasi Demokrasi dengan tema “Hak Pilih dan Pemilih Pemula” di SMAS Islam Banyuglugur, Kecamatan Banyuglugur, Kabupaten Situbondo pada Jumat (30/10/2026).
Lembaga pengawas pemilu ini mengutus dua anggotanya untuk turun langsung ke lapangan, yakni Zekkiuddin (Koordinator Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa) serta Dini Meilia Meiranda (Koordinator Divisi Pencegahan, Parmas, dan Humas).
Zekkiuddin mengatakan langkah ini diambil sebagai tindak lanjut nyata atas Instruksi Bawaslu RI Nomor 2 Tahun 2026 mengenai Tugas Konsolidasi Demokrasi.
“Kegiatan kami yang merupakan bagian dari program ‘Bawaslu Menyapa’ ini diikuti oleh seluruh siswa kelas XI dan XII SMAS Islam Banyuglugur,” tuturnya.
Zekkiuddin menekankan pentingnya kesadaran berpolitik sejak dini, khususnya bagi generasi muda yang baru memasuki usia memilih. Ia mengingatkan bahwa suara yang diberikan di Tempat Pemungutan Suara (TPS) memiliki dampak yang sangat masif bagi masa depan bangsa.
“Pemilu adalah sarana kedaulatan rakyat, sebagaimana didefinisikan dalam Undang-Undang Dasar kita. Memilih dalam pemilu adalah implementasi dari hak kedaulatan kita sebagai warga negara,” ujar Zekkiuddin.

Lebih lanjut, Zekkiuddin menjelaskan bahwa keputusan yang diambil oleh para pemilih di bilik suara akan menentukan arah kebijakan negara dan pemerintahan selama lima tahun penuh. Oleh karena itu, menggunakan hak pilih secara cerdas dan bertanggung jawab menjadi sebuah keharusan.
“Pilihan kita akan menentukan arah kebijakan negara dan pemerintahan kita selama lima tahun melalui orang yang kita pilih. Nasib warga negara lima tahun ke depan akan sangat dipengaruhi oleh pilihan kita di TPS yang prosesnya hanya memakan waktu sekian menit itu,” tegasnya.
Melalui konsolidasi ini, lanjut Zekkiuddin, Bawaslu Situbondo berharap para pemilih pemula di SMAS Islam Banyuglugur tidak hanya menggunakan hak pilihnya dengan bijak. “Tetapi juga ikut berpartisipasi aktif dalam mengawasi jalannya demokrasi di lingkungan mereka,” tukasnya.
Kegiatan edukasi ini berjalan dengan pengawasan ketat agar tetap sesuai dengan koridor peraturan perundang-undangan yang berlaku.
“Alhamdulillah mulai awal hingga akhir, kegiatan ini berlangsung tertib, lancar, dan peserta antusias menyimak dan aktif saat sesi dialog,” tutupnya.
Penulis : Hakim/Hakim






