Keluarga Cemas, Rasam Tak Kunjung Pulang, Ternyata Meninggal di Sawah

- Jurnalis

Kamis, 19 September 2024 - 11:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Personel Polsek Adimulyo bersama Tim INAFIS Polres Kebumen saat di TKP,  daerah persawahan Desa Sidomukti, Kecamatan Adimulyo.

i

Personel Polsek Adimulyo bersama Tim INAFIS Polres Kebumen saat di TKP,  daerah persawahan Desa Sidomukti, Kecamatan Adimulyo.

Kebumen, realitapublik.id – Keluarga merupakan tempat kita berkumpul, bercengkrama, merasakan kasih sayang, berbagi segala hal dan lainnya. Namun ketika salah satu orang dari keluarga yang kita sayangi keluar dari rumah tapi tak kunjung pulang, tentunya keluarga tersebut akan merasakan kecemasan.

 

Kondisi perasaan tersebut dialami oleh keluarga dari seorang kakek yang bernama Rasam Tamiarjo (75), warga Desa Sidomukti, Kecamatan Adimulyo, Kabupaten Kebumen.

 

Informasi terhimpun, peristiwa bermula sekira pukul 10.00 WIB, pada hari Rabu (18/9), sang kakek (Rasam) pergi dari rumah.

Baca Juga :  Keruk Tebing untuk Kebun Sawit, Penimbunan Lubang Irigasi Desa Sidomukti Dipertanyakan

 

Menurut keterangan keluarga, sang kakek biasanya keluar dari rumah itu untuk melihat sawah.

 

Sang kakek yang biasanya sebelum hari petang sudah pulang ke rumah, namun pada hari itu sang kakek belum pulang dan tak terlihat masuk ke rumah.

 

Keadaan tersebut membuat keluarga dari Rasam Tamiarjo merasa cemas.

 

Kemudian pihak keluarga mencari sang kakek ke sejumlah sudut sawah dengan harapan bisa segera menemukan kekek tersebut.

Baca Juga :  DPD II Golkar Tubaba Serahkan Surat Tugas LO dan Tim Teknis ke KPU dan Bawaslu

 

Dalam pencarian tersebut, pihak keluarga menemukan hasil. Sang kakek ditemukan di persawahan Desa Sidomukti dalam kondisi sudah meninggal dengan posisi tengkurap sekira pukul 21.00 WIB.

 

Kapolres Kebumen AKBP Recky melalui Plt Kasihumas Polres Aiptu Nanang Faulatun mengatakan, dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) yang dilakukan Polsek Adimulyo diduga kuat meninggal bukan karena tindak pidana. Keterangan tersebut diperkuat dari hasil pemeriksaan medis oleh Puskesmas Adimulyo.

Baca Juga :  Polsek Lambu Kibang Terima Penyerahan Satu Senpi Ilegal dari Masyarakat

 

“Korban diduga kuat meninggal karena sakit. Jadi bukan karena penganiayaan. Dan berdasarkan hasil pemeriksaan medis, kurang lebih korban telah meninggal 7 jam, saat keluarga menemukan,” jelas Aiptu Nanang, Kamis 19 September 2024.

 

Selanjutnya jenazah dievakuasi dan dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan.

 

“Pihak keluarga telah menerima jika korban meninggal karena sakit, sehingga bisa segera dimakamkan,” pungkas Aiptu Nanang.(*)

Penulis : Wahyudin

Editor : Abdul Hakim

Berita Terkait

Jaga Mutu Pembangunan, Pemkab Batang Aktifkan Kembali Program UHC pada Akhir 2026
Adian Napitupulu Tegaskan Tolak Kekerasan Terkait Konflik Agraria di Desa Sukajaya
FAJI Probolinggo Sikat Dua Emas di Sungai Brantas, Atlet Muda Bikin Gebrakan di Kejurprov 2026
Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau: Hujan Abu Tipis Jangkau Depok dan Bogor, Mitos Lokal Kembali Menyita Perhatian
Pakasa Malang Raya Hadiri Mangayubagya Jumeneng Dalem SISKS Pakubuwono XIV, Teguhkan Komitmen Nguri-uri Kabudayan Jawa
Dinkes Tulang Bawang Barat Gelar Skrining TBC Terintegrasi di Tiyuh Marga Asri
Manfaatkan Pintu Belakang Tak Dikunci, Maling Motor dan Uang Rp3,2 Juta di PALI Diringkus Polisi
BPKAD PALI Batasi Pencairan Dana Proyek Rp1 Miliar per Bulan, Kontraktor Mengeluh dan Ancam Lapor DPRD
Berita ini 49 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 13:35 WIB

Jaga Mutu Pembangunan, Pemkab Batang Aktifkan Kembali Program UHC pada Akhir 2026

Minggu, 6 September 2026 - 17:13 WIB

Adian Napitupulu Tegaskan Tolak Kekerasan Terkait Konflik Agraria di Desa Sukajaya

Minggu, 6 September 2026 - 16:59 WIB

FAJI Probolinggo Sikat Dua Emas di Sungai Brantas, Atlet Muda Bikin Gebrakan di Kejurprov 2026

Minggu, 6 September 2026 - 14:07 WIB

Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau: Hujan Abu Tipis Jangkau Depok dan Bogor, Mitos Lokal Kembali Menyita Perhatian

Minggu, 6 September 2026 - 02:52 WIB

Pakasa Malang Raya Hadiri Mangayubagya Jumeneng Dalem SISKS Pakubuwono XIV, Teguhkan Komitmen Nguri-uri Kabudayan Jawa

Sabtu, 5 September 2026 - 09:12 WIB

Dinkes Tulang Bawang Barat Gelar Skrining TBC Terintegrasi di Tiyuh Marga Asri

Sabtu, 5 September 2026 - 08:56 WIB

Manfaatkan Pintu Belakang Tak Dikunci, Maling Motor dan Uang Rp3,2 Juta di PALI Diringkus Polisi

Sabtu, 5 September 2026 - 08:42 WIB

BPKAD PALI Batasi Pencairan Dana Proyek Rp1 Miliar per Bulan, Kontraktor Mengeluh dan Ancam Lapor DPRD

Berita Terbaru