Polres Kebumen Ungkap 76,02 Gram Sabu, Terbanyak dalam Beberapa Dekade

- Jurnalis

Jumat, 27 Juni 2025 - 07:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kebumen, realitapublik.id – Satresnarkoba Polres Kebumen berhasil mengungkap peredaran narkotika jenis sabu dengan total barang bukti seberat 76,02 gram. Jumlah tersebut menjadi pengungkapan barang bukti sabu terbanyak yang pernah ditangani Polres Kebumen dalam beberapa dekade terakhir.

 

Kapolres Kebumen AKBP Eka Baasith Syamsuri melalui Wakapolres Kompol Faris Budiman dalam konferensi pers menyampaikan, dua tersangka laki-laki berhasil diamankan dalam kasus ini. Masing-masing berinisial TK (46), warga Desa/Kecamatan Sumpyuh, Kabupaten Banyumas, dan ARB (32), warga Desa Pesantren, Kecamatan Tambak, Banyumas.

 

Wakapolres menjelaskan, pengungkapan kasus ini bermula dari informasi masyarakat yang diterima Satresnarkoba pada Senin, 9 Juni 2025 sekira pukul 16.50 WIB. Informasi tersebut menyebutkan adanya dugaan peredaran narkotika di wilayah Desa Rowokele, Kecamatan Rowokele, Kabupaten Kebumen.

Baca Juga :  Kreator dan Jurnalis Keluhkan Jaringan Internet Hilang Saat Aksi di Depan Gedung DPR RI

 

Petugas segera menuju ke lokasi dan berhasil mengamankan tersangka TK. Dari tangan TK, petugas menyita 12 paket sabu yang disimpan dalam bekas bungkus rokok, uang tunai sebesar Rp 2,3 juta, 4 pipet kaca, kartu ATM, satu unit handphone Android, serta satu unit sepeda motor matic.

 

Dari hasil pemeriksaan awal, TK mengaku memperoleh barang haram tersebut dari tersangka ARB yang diketahui mendapatkannya dari Jakarta. Polisi pun bergerak cepat dan berhasil menangkap ARB beberapa jam kemudian.

Baca Juga :  Tekab 308 Polres Lampung Utara Genap 11 Tahun, Ratusan Kasus Berhasil Ditangani

 

Dari tangan ARB, turut diamankan barang bukti berupa satu plastik klip bening bekas sabu, satu pipet kaca, satu alat bantu isap (bong), satu korek api gas, dan satu handphone Android.

 

“Kedua tersangka ini merupakan pengedar aktif yang memiliki jaringan kuat di wilayah Kebumen dan Banyumas. Penangkapan ini menjadi langkah penting dalam memutus rantai peredaran narkotika di dua kabupaten tersebut,” tegas Kompol Faris Budiman.

 

Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) Undang-undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP, subsider Pasal 112 ayat (2) Undang-undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Baca Juga :  GP Ansor Malang Soal Penganiayaan Anggota DPRD: Demokrasi Bukan Bikin Onar, Polisi Jangan Lembek Usut Pelaku!

 

Tersangka terancam pidana penjara paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun, atau hukuman penjara seumur hidup, serta denda maksimal sebesar Rp10 miliar.

 

Polres Kebumen terus mengimbau kepada masyarakat untuk aktif melaporkan jika mengetahui adanya penyalahgunaan narkotika. Peran aktif warga dinilai sangat penting dalam upaya pemberantasan peredaran gelap narkoba di wilayah hukum Polres Kebumen.

Penulis : Wahyu

Editor : Red

Berita Terkait

Polisi Kantongi Identitas Pelaku Pengeroyokan Pedagang Sosis di SKNC 2026
Gunung Merapi Muntahkan 17 Kali Lava Pijar hingga Sejauh 2 Km, Status Masih Siaga
Sebut Ada Modus ‘Layangan Putus’, Kuasa Hukum VK Desak Polisi Usut Tuntas Kasus Gadai Mobil di Pekalongan
Sebelum Akad Nikah, Catin di Jatibanteng Situbondo Kini Jalani Inovasi ‘SELAMETAN
Polres Tulang Bawang Barat Ungkap Kasus Pencurian Gas LPG di Pagar Dewa
Diseret Isu Pita Cukai Palsu, Ketua Komisi XI DPR RI Misbakhun Tegas Bantah Tuduhan Tempo
GP Ansor Malang Soal Penganiayaan Anggota DPRD: Demokrasi Bukan Bikin Onar, Polisi Jangan Lembek Usut Pelaku!
Penjual Sosis Korban Pengeroyokan di SKNC Resmi Lapor Polisi
Berita ini 123 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 08:52 WIB

Polisi Kantongi Identitas Pelaku Pengeroyokan Pedagang Sosis di SKNC 2026

Selasa, 15 September 2026 - 00:25 WIB

Gunung Merapi Muntahkan 17 Kali Lava Pijar hingga Sejauh 2 Km, Status Masih Siaga

Senin, 14 September 2026 - 18:14 WIB

Sebut Ada Modus ‘Layangan Putus’, Kuasa Hukum VK Desak Polisi Usut Tuntas Kasus Gadai Mobil di Pekalongan

Senin, 14 September 2026 - 17:42 WIB

Sebelum Akad Nikah, Catin di Jatibanteng Situbondo Kini Jalani Inovasi ‘SELAMETAN

Minggu, 13 September 2026 - 17:47 WIB

Polres Tulang Bawang Barat Ungkap Kasus Pencurian Gas LPG di Pagar Dewa

Minggu, 13 September 2026 - 13:06 WIB

Diseret Isu Pita Cukai Palsu, Ketua Komisi XI DPR RI Misbakhun Tegas Bantah Tuduhan Tempo

Sabtu, 12 September 2026 - 23:09 WIB

GP Ansor Malang Soal Penganiayaan Anggota DPRD: Demokrasi Bukan Bikin Onar, Polisi Jangan Lembek Usut Pelaku!

Sabtu, 12 September 2026 - 10:19 WIB

Penjual Sosis Korban Pengeroyokan di SKNC Resmi Lapor Polisi

Berita Terbaru

Oplus_16908288

Peristiwa

Warga Bojong Amankan Sekelompok Remaja dan Enam Celurit

Selasa, 15 Sep 2026 - 00:52 WIB