Pemkab Purworejo bersama BSSN Akan Usulkan Mayjen dr Roebiono Kertopati Terima Gelar Pahlawan Nasional

- Jurnalis

Jumat, 26 Januari 2024 - 11:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PURWOREJO|RealitaPublik – Pemerintah Kabupaten Purworejo bersama Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) akan mengusulkan Mayjen dr Roebiono Kertopati untuk menerima gelar Pahlawan Nasional. Langkah tersebut diawali dengan silaturahmi dan focus group discussion (FGD) Usulan Pemberian Gelar Pahlawan Nasional bagi Mayjen TNI dr Roebiono Kertopati, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Purworejo, Kamis (25/1/2024).

Acara dihadiri Bupati Purworejo Hj Yuli Hastuti SH, Kepala Biro Hukum dan Komunikasi Publik BSSN sekaligus Ketua Tim Pengajuan Gelar Pahlawan Brigadir Tri Berty Beatus Willem Sumakud, penulis buku Mayjen dr Roebiono Kertopati Marthen Luther Djari, Wadanyon Mekanis 412 Kapten Inf Sofyan Adiyanto, Asisten Pemerintahan Kesra sekaligus Ketua TPPGD Drs Bambang Susilo, Kepala Dinkominfostasandi Yudhie Agung Prihatno SSTP MM dan Kepala Bakesbangpol Agus Widiyanto SIP MSi.

Baca Juga :  Penjual Sosis Korban Pengeroyokan di SKNC Resmi Lapor Polisi

Bupati Purworejo Hj Yuli Hastuti SH mengucapkan terimakasih dan mengapresiasi kerjasama Pemkab Purworejo dengan BSSN membahas pemberian gelar pahlawan nasional kepada Mayjen TNI dr Roebiono Kertopati. Menurutnya, beliau dikenal sebagai Bapak Persandian Indonesia yang memberikan arahan dan kebijakan cerdas untuk memastikan keamanan informasi negara.

”Pemkab Purworejo merasa berkepentingan untuk memperjuangkan sebagai Pahlawan Nasional, karena setelah ditelusuri ternyata memiliki garis silsilah dengan Bupati Pertama Purworejo RAA Tjokronegoro I,” ungkapnya.

Menurut Bupati, dengan dedikasi tinggi terhadap negara yang telah diberikan oleh Mayjend TNI dokter Roebiono Kertopati, sangatlah beralasan untuk mengusulkan pemberian gelar sebagai Pahlawan Nasional. Gelar ini bukan hanya sekadar penghargaan, tetapi juga sebagai bentuk pengakuan terhadap perannya yang monumental dalam memajukan persandian dan pertahanan negara.

Baca Juga :  Massa Aksi Demo Bertahan hingga Sore di Gedung DPR, Dinamika Lapangan Semakin Memanas

“Pemberian gelar Pahlawan Nasional kepada Mayjen TNI dokter Roebiono Kertopati akan menjadi inspirasi bagi generasi muda dalam mengabdikan diri pada negara. Penghargaan ini menjadi dorongan untuk terus berprestasi dan mengabdi sepenuh hati kepada tanah air,” ujarnya.

Bupati menambahkan bahwa Purworejo dikenal sebagai gudang tokoh bangsa seperti komponis WR Soepratman, Jenderal Oerip Soemohardjo, Jenderal Ahmad Yani, Mr Kasman Singodimedjo, Letjen Sarwo Edhie Wibowo dan sebagainya.

Brigadir Tri Berty Beatus Willem Sumakud dalam sambutannya menjelaskan, persandian saat ini menjadi komponen penting dalam mengamankan aktivitas kehidupan berbangsa dan bernegara, sekaligus awal program pemerintah yakni percepatan transformasi digital dan keterpaduan layanan digital nasional.

Baca Juga :  Dengar Suara Ledakan, Warga Kalisari Bahu-Membahu Selamatkan Nenek Markati dari Kepungan Api

“Mayjen dr Roebiono Kertopati berhasil membangun persandian Indonesia yang modern dan mandiri sekaligus membentuk SDM persandian yang memegang teguh etos sandi, membuat sistem dan peralatan sandi yang efektif dan dapat diandalkan untuk mengamankan komunikasi berita di masa perang dan damai, serta berhasil meningkatkan kapasitas kelembagaan persandian,” jelasnya.

Tri Berty mengajak seluruh masyarakat Purworejo, untuk mensosialisasikan perjuangan pemberian gelar pahlawan Mayjen TNI dr. Rebiono Kertopati sebagai Pahlawan Nasional. Ia yakin dengan adanya kerja sama, sinergi, dan kolaborasi dari masyarakat Purworejo, pengusulan ini dapat berjalan dengan lancar sesuai dengan yang diharapkan.(Fauzi)

Berita Terkait

Gunung Merapi Muntahkan 17 Kali Lava Pijar hingga Sejauh 2 Km, Status Masih Siaga
Sebut Ada Modus ‘Layangan Putus’, Kuasa Hukum VK Desak Polisi Usut Tuntas Kasus Gadai Mobil di Pekalongan
Sebelum Akad Nikah, Catin di Jatibanteng Situbondo Kini Jalani Inovasi ‘SELAMETAN
Diseret Isu Pita Cukai Palsu, Ketua Komisi XI DPR RI Misbakhun Tegas Bantah Tuduhan Tempo
GP Ansor Malang Soal Penganiayaan Anggota DPRD: Demokrasi Bukan Bikin Onar, Polisi Jangan Lembek Usut Pelaku!
Penjual Sosis Korban Pengeroyokan di SKNC Resmi Lapor Polisi
Peserta Simbang Kulon Night Carnival Meninggal Usai Tampil Kenakan Kostum Monster
Pedagang Buah Pasuruan Geruduk Ketua DPRD: Omzet Anjlok Pasca-Relokasi, Wali Kota Dituntut Turun Tangan
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 00:25 WIB

Gunung Merapi Muntahkan 17 Kali Lava Pijar hingga Sejauh 2 Km, Status Masih Siaga

Senin, 14 September 2026 - 18:14 WIB

Sebut Ada Modus ‘Layangan Putus’, Kuasa Hukum VK Desak Polisi Usut Tuntas Kasus Gadai Mobil di Pekalongan

Senin, 14 September 2026 - 17:42 WIB

Sebelum Akad Nikah, Catin di Jatibanteng Situbondo Kini Jalani Inovasi ‘SELAMETAN

Minggu, 13 September 2026 - 13:06 WIB

Diseret Isu Pita Cukai Palsu, Ketua Komisi XI DPR RI Misbakhun Tegas Bantah Tuduhan Tempo

Sabtu, 12 September 2026 - 23:09 WIB

GP Ansor Malang Soal Penganiayaan Anggota DPRD: Demokrasi Bukan Bikin Onar, Polisi Jangan Lembek Usut Pelaku!

Sabtu, 12 September 2026 - 10:19 WIB

Penjual Sosis Korban Pengeroyokan di SKNC Resmi Lapor Polisi

Jumat, 11 September 2026 - 22:39 WIB

Peserta Simbang Kulon Night Carnival Meninggal Usai Tampil Kenakan Kostum Monster

Jumat, 11 September 2026 - 21:23 WIB

Pedagang Buah Pasuruan Geruduk Ketua DPRD: Omzet Anjlok Pasca-Relokasi, Wali Kota Dituntut Turun Tangan

Berita Terbaru

Oplus_16908288

Peristiwa

Warga Bojong Amankan Sekelompok Remaja dan Enam Celurit

Selasa, 15 Sep 2026 - 00:52 WIB