Hari Pertama Pencoklitan, Petugas Pantarlih Sasar Tokoh Masyarakat, Agama dan Pejabat Publik

- Jurnalis

Rabu, 26 Juni 2024 - 02:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GEBANG, RealitaPublik-Tokoh agama, masyarakat dan pejabat publik menjadi sasaran awal kegiatan pencocokan dan penelitian (coklit) oleh petugas pemutakhiran data pemilih (pantarlih) Kabupaten Purworejo hari pertama, Senin (24/6/2024).

Lima anggota KPU Purworejo turut turun langsung untuk melakukan monitoring. Di awal ini, petugas pantarlih dari tempat pemungutan suara (TPS) terdekat melakukan tugasnya didampingi anggota PPS, PPK, Panwacam dan PKD.

Baca Juga :  Cegah Kebakaran Way Kambas Meluas, Satgas Siapkan Operasi Modifikasi Cuaca

“Sebelum turun ke masyarakat, pagi tadi dilakukan apel, pelantikan petugas, dilanjutkan dengan Bintek,” kata Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih Partisipasi Masyarakat dan SDM (Sosdiklih Parmas dan SDM) KPU Purworejo Abdul Azis.

Abdul Azis menyebut jika petugas pantarlih tiap desa/kelurahan diminta untuk mencoklit 5 rumah atau kepala keluarga yang masuk kategori tokoh masyarakat, agama dan pejabat publik di wilayahnya.

Baca Juga :  Jangan Kaget Besok Pemadaman Listrik, PLN UP3 Situbondo Rilis Daftar Wilayah Terdampak

“Keikutsertaan kami di lapangan ini sebatas monitoring untuk memastikan pantarlih sudah melakukan tugasnya sesuai prosedur,” tambahnya seraya mengatakan dia membawahi Kecamatan Gebang, Kemiri dan Pituruh.

Khusus di wilayah Kecamatan Gebang, dirinya memonitoring pelaksanaan pencoklitan di kediaman pengasuh Ponpes An-Nawawi Berjan KH Achmad Chalwani, Pengasuh Ponpes Al Iman Bulus KH Hasan Agil Baabud (Wan Hasan) dan anggota DPRD Purworejo 2024-2029 terpilih Cipto Waluyo.

Baca Juga :  Konflik Anggota DPRD Malang dan Pak Dur Berakhir Damai, Kasus Tetap Lanjut Berproses

Di tempat lain Suwardiyo selaku Kadiv Rendatin menyampaikan hasil komun ikasi kami dengan Bupati dan Ketua DPRD menyampaikan, ketersediaan waktu beliau untuk di coklit pada hari ke 2 atau hari rabu tanggal 25 Juni 2024, sehingga kami agendakan coklit pada hari ke 2.(*)

Penulis : Poeroneto

Editor : Red

Berita Terkait

Intaian Polisi Berbuah Manis, Polres Tubaba Cegat Innova Bermuatan Ribuan Rokok Ilegal, Pemilik Toko Bangunan Diciduk
Merasa Dirugikan Pemberitaan Sepihak, Pemilik Tambang Sebalong Siapkan Langkah Hukum
Unjuk Rasa di Balai Kota Malang Diwarnai Ancaman Molotov, 12 Orang Ditetapkan Tersangka dan Positif Narkoba
Layanan PBG Dinilai Mangkrak, Aliansi Poros Tengah Kota Pasuruan Agendakan Aksi Unjuk Rasa
Bawaslu Situbondo: Pilihan di TPS Cuma Sekian Menit, Tapi Tentukan Nasib Bangsa 5 Tahun
Polres Bogor Tangkap Pelaku Tawuran yang Tewaskan Remaja 16 Tahun di Sukaraja
Sengketa Tanah KDMP Rejoso Lor Masuki Agenda Gugatan, Penggugat Soroti Ketidakhadiran Jaksa
Titipan Tahanan Kasus Korupsi Dana KONI Masuk Lapas Kelas IIB Pasuruan, Kejaksaan Pastikan Proses Hukum Berlanjut
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 09:22 WIB

Intaian Polisi Berbuah Manis, Polres Tubaba Cegat Innova Bermuatan Ribuan Rokok Ilegal, Pemilik Toko Bangunan Diciduk

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 08:23 WIB

Merasa Dirugikan Pemberitaan Sepihak, Pemilik Tambang Sebalong Siapkan Langkah Hukum

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:35 WIB

Unjuk Rasa di Balai Kota Malang Diwarnai Ancaman Molotov, 12 Orang Ditetapkan Tersangka dan Positif Narkoba

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:50 WIB

Layanan PBG Dinilai Mangkrak, Aliansi Poros Tengah Kota Pasuruan Agendakan Aksi Unjuk Rasa

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:15 WIB

Bawaslu Situbondo: Pilihan di TPS Cuma Sekian Menit, Tapi Tentukan Nasib Bangsa 5 Tahun

Jumat, 30 Oktober 2026 - 12:12 WIB

Polres Bogor Tangkap Pelaku Tawuran yang Tewaskan Remaja 16 Tahun di Sukaraja

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36 WIB

Sengketa Tanah KDMP Rejoso Lor Masuki Agenda Gugatan, Penggugat Soroti Ketidakhadiran Jaksa

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:59 WIB

Titipan Tahanan Kasus Korupsi Dana KONI Masuk Lapas Kelas IIB Pasuruan, Kejaksaan Pastikan Proses Hukum Berlanjut

Berita Terbaru