Pekerja Proyek RSUD Tongas Kab. Probolinggo Tidak Mengedepankan Keselamatan Pekerja

- Jurnalis

Rabu, 30 Oktober 2024 - 18:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Probolinggo, RealitaPublik – Pekerjaan Proyek RSUD Tongas Kabupaten Probolinggo, disinyalir dikerjakan tanpa mengedepankan keselamatan pekerja.

Hal itu terlihat di lokasi pekerjaan proyek dengan nilai 2 miliar tersebut, para pekerja tidak memakai peralatan lengkap keselamatan pekerja (K3).

Mirisnya, proyek tersebut adalah di lingkup RSUD, namun pekerja di lokasi yang menggarap gedung dua (2) lantai itu tidak hanya memakan skalfodding dengan penyangga bambu, tanpa tali pengikat pengaman.

Baca Juga :  Pilkati Karta Tanjung Selamat Terancam Ricuh, Forkopimda Tubaba Disorot Tak Kunjung Hadir

Fahmi, yang mengaku perwakilan kontraktor pelaksana lapangan saat dikinfirmasi media RealitaPublik terkait dengan kurangnya safeety para pekerja, mengatakan bahwa pihaknya tidak tahu soal itu.

“Saya tidak tahu soal itu pak, saya hanya bagian penyedia barang atau logistik,” kata Fahmi, Rabu (30/10/24).

Baca Juga :  Kabar Duka: Dunia Pers Pasuruan Kehilangan Jurnalis Senior, Mas Emen

Selain itu, papan informasi proyek juga tak tampak di lokasi pekerjaan, sehingga alokasi anggaran proyek tersebut tidak transparan.

“Kemaren ada papan informasinya, tapi kayanya robek,” ungkap Fahmi.

Dari pantauan di lapangan, memang terlihat sebuah papan informasi proyek yang sudah terbengkalai dengan keadaan ribek, “Iya nanti saya pesankan lagi mas,” ujarnya.

Baca Juga :  Gunung Anak Krakatau Erupsi 3 Kali, Radius Aman 5 Km Diberlakukan

Berkaitan dengan fasilitas keselamatan pekerja, Fahmi menyarankan untuk konfirmasi ke pihak yang diduga oknum Wartawan, “Coba sampean hubungi nomer ini aja mas,” pungkas Fahmi, sembari menunjukan nomer What’s App oknum Lsm.

Hingga berita ini diunggah, belum ada keterangan hasil konfirmasi dari pihak kontraktor pelaksana maupun pihak Direktur RSUD Tongas Kabupaten Probolinggo. (Tim)

Penulis : Team

Berita Terkait

Skandal Video Asusila di MTsN Kota Pasuruan Berujung Pengeroyokan, Pelaku Dikeluarkan dan Larangan Bawa HP
PERNYATAAN SIKAP KOMNAS PERLINDUNGAN ANAK Atas Kasus Anak Down Syndrome Meninggal Dunia Diduga Akibat Bullying di Surabaya
Skandal KUR Fiktif BRI Kepanjen Tembus Rp 2,7 Miliar: Kejari Malang Tetapkan 6 Tersangka, Libatkan Mantri Hingga Perangkat Desa
Diterpa Isu Terima Uang Proyek PJU Desa Selomukti, Ustadz Hamidi Bantah Tegas dan Siap Lapor Polisi
Rekapitulasi Pilkati Serentak TUBABA 2026, Berikut Daftar Kepalo Tiyuh Terpilih 
Konflik Anggota DPRD Malang dan Pak Dur Berakhir Damai, Kasus Tetap Lanjut Berproses
Selundupkan 5 Kg Ganja Lewat Ekspedisi, Petani Asal Pujon Ditangkap Polres Batu
Pilkati Serentak Tubaba 2026, Kapolres dan Forkopimda Tinjau Kesiapan Pengamanan TPS
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 01:27 WIB

Skandal Video Asusila di MTsN Kota Pasuruan Berujung Pengeroyokan, Pelaku Dikeluarkan dan Larangan Bawa HP

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:44 WIB

PERNYATAAN SIKAP KOMNAS PERLINDUNGAN ANAK Atas Kasus Anak Down Syndrome Meninggal Dunia Diduga Akibat Bullying di Surabaya

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:50 WIB

Skandal KUR Fiktif BRI Kepanjen Tembus Rp 2,7 Miliar: Kejari Malang Tetapkan 6 Tersangka, Libatkan Mantri Hingga Perangkat Desa

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:59 WIB

Diterpa Isu Terima Uang Proyek PJU Desa Selomukti, Ustadz Hamidi Bantah Tegas dan Siap Lapor Polisi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:21 WIB

Rekapitulasi Pilkati Serentak TUBABA 2026, Berikut Daftar Kepalo Tiyuh Terpilih 

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:50 WIB

Konflik Anggota DPRD Malang dan Pak Dur Berakhir Damai, Kasus Tetap Lanjut Berproses

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:08 WIB

Selundupkan 5 Kg Ganja Lewat Ekspedisi, Petani Asal Pujon Ditangkap Polres Batu

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:12 WIB

Pilkati Serentak Tubaba 2026, Kapolres dan Forkopimda Tinjau Kesiapan Pengamanan TPS

Berita Terbaru