Pra Kongres XXII, GMNI Sumut Gelar Kaderisasi Tingkat Menengah

- Jurnalis

Sabtu, 15 Maret 2025 - 19:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto bersama, pengurus GMNI Sumut, panitia, tamu undangan dan peserta Kaderisasi Tingkat Menengah, di Balai Diklat Pertanian (BDP) Pemerintah Provinsi Sumatera Utara - Kota Medan. (Foto: Jepril Harefa/realitapublik.id)

i

Foto bersama, pengurus GMNI Sumut, panitia, tamu undangan dan peserta Kaderisasi Tingkat Menengah, di Balai Diklat Pertanian (BDP) Pemerintah Provinsi Sumatera Utara - Kota Medan. (Foto: Jepril Harefa/realitapublik.id)

Sumut, ralitapublik.Id – Menjelang Kongres XXII, DPD GMNI Sumatera Utara (Sumut) mengadakan kegiatan Kaderisasi Tingkat Menengah KTM) dengan Tema “Membentuk Kader Berlandaskan ideologi Marhaenisme Melawan Penjajahan Gaya Baru”.

Kegiatan KTM pra kongres ini berlangsung selama 5 hari, mulai 14-18 Maret 2025, bertempat di Balai Diklat Pertanian (BDP) Pemerintah Provinsi Sumatera Utara – Kota Medan.

Acara dibuka langsung oleh Ketua DPP GMNI Bidang Pendidikan dan Kebudayaan, Syam Firdaus Jafba, dan dihadiri pihak Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, para Alumni, perwakilan DPC Se-Sumatera Utara serta para narasumber yang kapabel.

Baca Juga :  Dinilai Normatif dan Tidak Menghargai, Aliansi Poros Tengah Bubarkan Audiensi PPDB di Kacabdin Pasuruan

Ketua DPP GMNI Bidang Pendidikan dan Kebudayaan, Syam Firdaus Jafba, dalam arahannya mengatakan bahwa kaderisasi adalah jantung organisasi, dan KTM adalah wadah pembelajaran agar kader-kader GMNI itu bisa lebih peka terhadap tantangan zaman yang saat ini terus berubah-ubah.

“Kaderisasi harus terus dilakukan dengan semangat dan yang dilandasi oleh nilai-nilai Ideologi Marhaenisme,” ujarnya, Jumat, 14 Maret 2025.

Sementara itu, Ketua DPD GMNI Sumut, Paulus PG, menyampaikan bahwa Kaderisasi GMNI dilakukan untuk memperkuat kader-kader GMNI yang Militan Progresif dan Revolusioner dalam menjalankan serta mengimplementasikan nilai-nilai Ideologi Marhaenisme di dalam ruang pergerakan sehingga menciptakan Sosialisme Indonesia yang sejati.

Baca Juga :  Digitalisasi Tak Bisa Dihindari, Wali Kota Aaf: Pemanfaatan Positif Harus Diimbangi Pengawasan Anak

“KTM ini adalah ajang pengembangan diri agar lebih jreng dan uhui dalam menjawab tantangan zaman serta mengimplementasikan Terimantap GMNI sesuai dengan Visi Misi Ketua umum DPP GMNI dan juga menggembleng jiwa nasionalisme para kader GMNI,” kata Paulus PG penuh semangat.

Baca Juga :  Aliansi Poros Tengah Demo Cabdin Pendidikan Pasuruan, Desak Transparansi SPMB dan Audit Dana BOS

Sebelumnya, dalam laporannya Sekretaris Panitia, Garson Siregar, ia menyampaikan, bahwa jumlah peserta KTM kali ini sebanyak 35 orang.

Dari puluhan peserta tersebut selain dari wilayah DPD GMNI Sumut, beberapa di antaranya berasal dari Aceh dan Bengkulu.

Untuk diketahui, kaderisasi merupakan sarana untuk membentuk kader melanjutkan nilai-nilai luhur organisasi GMNI. Sedangkan KTM, adalah proses kaderisasi tingkat kedua maupun proses indoktrinasi akhir yang diperuntukan bagi seluruh kader GMNI yang telah dinyatakan lulus proses Kaderisasi Tingkat Dasar (KTD).(*)

Penulis : Jepril Harefa

Editor : Abdul Hakim

Sumber Berita : realitapublik.id

Berita Terkait

Dosen FEB Raih Juara III pada Ajang Melodost Dies Natalis ke-67 UPN Veteran Jawa Timur
Aliansi Poros Tengah Demo Cabdin Pendidikan Pasuruan, Desak Transparansi SPMB dan Audit Dana BOS
Dinilai Normatif dan Tidak Menghargai, Aliansi Poros Tengah Bubarkan Audiensi PPDB di Kacabdin Pasuruan
Digitalisasi Tak Bisa Dihindari, Wali Kota Aaf: Pemanfaatan Positif Harus Diimbangi Pengawasan Anak
Jamin Keberlanjutan Pendidikan, Kemenag Pekalongan Siapkan 5 Ponpes untuk Santriwati Padang Ati
Perpisahan Siswa Kelas IX SMPN 1 Margakencana Tubaba Diwarnai Pentas Seni
Diperiksa 12 Jam, Pengasuh Padepokan Padang Ati Pekalongan Resmi Jadi Tersangka
Masuk SD Tidak Harus 7 Tahun dan Tanpa Ijazah TK, Ini Aturan Terbaru SPMB 2026
Berita ini 60 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 20:29 WIB

Dosen FEB Raih Juara III pada Ajang Melodost Dies Natalis ke-67 UPN Veteran Jawa Timur

Senin, 22 Juni 2026 - 19:19 WIB

Aliansi Poros Tengah Demo Cabdin Pendidikan Pasuruan, Desak Transparansi SPMB dan Audit Dana BOS

Senin, 15 Juni 2026 - 12:26 WIB

Dinilai Normatif dan Tidak Menghargai, Aliansi Poros Tengah Bubarkan Audiensi PPDB di Kacabdin Pasuruan

Rabu, 10 Juni 2026 - 06:08 WIB

Digitalisasi Tak Bisa Dihindari, Wali Kota Aaf: Pemanfaatan Positif Harus Diimbangi Pengawasan Anak

Senin, 1 Juni 2026 - 09:02 WIB

Jamin Keberlanjutan Pendidikan, Kemenag Pekalongan Siapkan 5 Ponpes untuk Santriwati Padang Ati

Sabtu, 30 Mei 2026 - 16:31 WIB

Perpisahan Siswa Kelas IX SMPN 1 Margakencana Tubaba Diwarnai Pentas Seni

Kamis, 28 Mei 2026 - 10:19 WIB

Diperiksa 12 Jam, Pengasuh Padepokan Padang Ati Pekalongan Resmi Jadi Tersangka

Selasa, 26 Mei 2026 - 21:25 WIB

Masuk SD Tidak Harus 7 Tahun dan Tanpa Ijazah TK, Ini Aturan Terbaru SPMB 2026

Berita Terbaru