Tragis, Murid SMPN 3 Pasuruan Meninggal Tersengat Listrik Saat Kegiatan Clasmeeting 

- Jurnalis

Senin, 16 Juni 2025 - 13:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA PASURUAN realitapublik.id – Kejadian tragis dialami M. Farais Ardiansyah kelas 8 saat jam pelajaran tersengat listrik hingga meninggal dunia yang bersekolah di SMP Negeri 3 Jalan RA Kartini No.9, Bangilan, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan. Senin sekira pukul 08:30 WIB (16/6/25)

 

Nasib tragis yang menimpa M. Farais Ardiansyah, siswa SMP Negeri 3 Pasuruan, beralamatkan di Jalan Sunan Ampel Pekuncen, Bugul Kidul, Kota Pasuruan yang tersengat listrik hingga meninggal dunia saat kegiatan clasmeeting tentu sangat mengejutkan dan memilukan.

Baca Juga :  Kronologi dari Adu Mulut di Loket hingga Damai, Kisah Viral Pelayanan Disdukcapil Lampung Utara

 

Korban diduga tersengat listrik dari mikrofon yang digunakan saat kegiatan clasmeeting di sekolah, sehingga menyebabkan korban tidak sadarkan diri. Setelah itu, korban segera dilarikan ke Puskesmas Kandang Sapi untuk mendapatkan perawatan medis.

 

Namun, upaya penyelamatan tidak berhasil, dan korban dinyatakan meninggal dunia saat tiba di puskesmas. Dan korban di bawa pulang kerumahnya untuk dimakamkan.

Baca Juga :  Kebakaran di Perum PG Olean, Hanguskan Perabotan Rumah Akibat Puntung Rokok
Rumah kediaman korban di Sunan Ampel penuh dengan guru SMPN 3 Pasuruan dan dinas serta kerabat. (Foto: Chu)

Erna selaku Kasi Humas SMPN 3 Pasuruan saat ditemui wartawan tidak berani memberikan informasi selengkapnya, dan diarahkan ke Kepala Sekolah dan Kepala Dinas Pendidikan Kota Pasuruan.

 

“Saya tidak berani ngomong, tadi di wanti-wanti dengan menyarankan yang berhak berbicara adalah Kepala Sekolah dan Kepala Dinas Pendidikan,” ujarnya.

Baca Juga :  Kodam XVIII/Kasuari Berduka, Prajurit Brigif 26/GP Pratu Andi Syarif Bugis Meninggal Dunia

 

Klasifikasi penyebab pasti kejadian ini masih dalam penyelidikan, dan pihak berwajib serta sekolah mungkin sedang melakukan investigasi untuk mengetahui detail dan kronologi kejadian.

 

Hingga berita ini ditayangkan, pihak Kepala Sekolah dan Kepala Dinas Pendidikan masih belum bisa memberikan pernyataan resmi atau untuk memberikan konfirmasi tentang kejadian tersebut.

Penulis : Chu

Editor : Saichu

Berita Terkait

Jaga Nama Baik HSB Palembang, Ketum Tegaskan Satu Komando
H. Putra Jaya Umar, S.T. Hadiri Syukuran Ulang Tahun Putri Korlip Realitapublik.id Tubaba
Menghadapi Musim Hujan: Mengelola Trauma Banjir Lewat Kesiapsiagaan Mental dan Fisik
Kodam XVIII/Kasuari Berduka, Prajurit Brigif 26/GP Pratu Andi Syarif Bugis Meninggal Dunia
Dugaan Pungli Berkedok Komite, MTsN Kota Pasuruan Bakal Dilaporkan MASAKO ke Kanwil Kemenag Jatim
Papan Rekening Komite MTsN Pasuruan Ditutupi, Sinyal Kelola Dana Tak Sehat?
Dituding Ada Pungli Komite, Papan Rekening di Resepsionis MTsN Kota Pasuruan Mendadak Diamankan Saat Wartawan Datang
Dampak Karhutla Sumsel: Udara PALI dan Palembang Masih Berbahaya
Berita ini 1,065 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 11:53 WIB

Jaga Nama Baik HSB Palembang, Ketum Tegaskan Satu Komando

Selasa, 27 Oktober 2026 - 07:06 WIB

H. Putra Jaya Umar, S.T. Hadiri Syukuran Ulang Tahun Putri Korlip Realitapublik.id Tubaba

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:11 WIB

Menghadapi Musim Hujan: Mengelola Trauma Banjir Lewat Kesiapsiagaan Mental dan Fisik

Minggu, 25 Oktober 2026 - 15:18 WIB

Kodam XVIII/Kasuari Berduka, Prajurit Brigif 26/GP Pratu Andi Syarif Bugis Meninggal Dunia

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:30 WIB

Dugaan Pungli Berkedok Komite, MTsN Kota Pasuruan Bakal Dilaporkan MASAKO ke Kanwil Kemenag Jatim

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:40 WIB

Papan Rekening Komite MTsN Pasuruan Ditutupi, Sinyal Kelola Dana Tak Sehat?

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:42 WIB

Dituding Ada Pungli Komite, Papan Rekening di Resepsionis MTsN Kota Pasuruan Mendadak Diamankan Saat Wartawan Datang

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 20:35 WIB

Dampak Karhutla Sumsel: Udara PALI dan Palembang Masih Berbahaya

Berita Terbaru

Berita

Jaga Nama Baik HSB Palembang, Ketum Tegaskan Satu Komando

Selasa, 27 Okt 2026 - 11:53 WIB