Putri Daerah Pasuruan Terpilih sebagai Peserta Program Belajar Bersama Maestro 2025

- Jurnalis

Senin, 21 Juli 2025 - 02:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PASURUAN realitapublik.id — Putri daerah Pasuruan Lailatus Sa’diyah, yang sedang menempuh pendidikan di Universitas Negeri Surabaya (UNESA), kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan terpilih sebagai salah satu peserta program Belajar Bersama Maestro (BBM) 2025.

 

Ia terpilih sebagai salah satu dari 60 peserta terpilih dalam program Belajar Bersama Maestro yang diselenggarakan oleh Kementerian Kebudayaan.

 

Atas prestasi yang diperolehnya, ia menyampaikan rasa terima kasihnya dengan dukungan dari berbagai pihak.

 

“Saya sangat berterimakasih sekali kepada orang tua, dosen pembimbing dan pihak kampus yang selalu memberikan dukungan,” ucapnya. Minggu (20/7/25)

Baca Juga :  Digitalisasi Tak Bisa Dihindari, Wali Kota Aaf: Pemanfaatan Positif Harus Diimbangi Pengawasan Anak

 

Lailatus Sa’diyah akan mengikuti residensi bersama Maestro Sundari Soekotjo, seorang penyanyi keroncong ternama Indonesia, di bidang Seni Musik Keroncong. Kegiatan ini akan berlangsung di Jakarta mulai tanggal 21 Juli hingga 19 Agustus 2025.

 

Dengan mengikuti residensi ini, Lailatus Sa’diyah berharap dapat meningkatkan kemampuan dan pengetahuannya dalam bidang musik keroncong.

 

Baca Juga :  Dosen FEB Raih Juara III pada Ajang Melodost Dies Natalis ke-67 UPN Veteran Jawa Timur

Rasa sangat bersyukur dan bangga diungkapkan, sebab bisa menjadi perwakilan kampusnya dan membawa nama baik daerah asalnya, Pasuruan.

 

“Ini kesempatan luar biasa, saya sangat bersyukur bisa mewakili kampus dan membawa nama baik daerah asal saya Pasuruan,” ujar Lailatus.

 

Direktur Pemberdayaan Nilai Budaya dan Fasilitasi Kekayaan Intelektual, Yayuk Sri Budi Rahayu, S.Sos., M.Pd., dalam surat tugas resminya menyampaikan bahwa para peserta diharapkan menjalankan tugas ini dengan penuh tanggung jawab dan melaporkan hasil kegiatan sesuai jadwal yang ditentukan.

Baca Juga :  Aliansi Poros Tengah Demo Cabdin Pendidikan Pasuruan, Desak Transparansi SPMB dan Audit Dana BOS

 

Dimana, program “Belajar Bersama Maestro” menjadi salah satu wujud nyata komitmen pemerintah dalam melestarikan budaya bangsa melalui transfer ilmu dari maestro ke generasi muda.

 

Dengan keterlibatan Lailatus Sa’diyah, diharapkan Pasuruan semakin dikenal sebagai daerah yang memiliki potensi besar di bidang seni dan budaya dan pengalaman ini akan memperluas wawasan seninya dan mendorong generasi muda lainnya untuk mencintai dan melestarikan seni tradisional Indonesia.

Penulis : Indri

Editor : Chu

Berita Terkait

Dosen FEB Raih Juara III pada Ajang Melodost Dies Natalis ke-67 UPN Veteran Jawa Timur
Aliansi Poros Tengah Demo Cabdin Pendidikan Pasuruan, Desak Transparansi SPMB dan Audit Dana BOS
Dinilai Normatif dan Tidak Menghargai, Aliansi Poros Tengah Bubarkan Audiensi PPDB di Kacabdin Pasuruan
Digitalisasi Tak Bisa Dihindari, Wali Kota Aaf: Pemanfaatan Positif Harus Diimbangi Pengawasan Anak
Jamin Keberlanjutan Pendidikan, Kemenag Pekalongan Siapkan 5 Ponpes untuk Santriwati Padang Ati
Perpisahan Siswa Kelas IX SMPN 1 Margakencana Tubaba Diwarnai Pentas Seni
Diperiksa 12 Jam, Pengasuh Padepokan Padang Ati Pekalongan Resmi Jadi Tersangka
Masuk SD Tidak Harus 7 Tahun dan Tanpa Ijazah TK, Ini Aturan Terbaru SPMB 2026
Berita ini 77 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 20:29 WIB

Dosen FEB Raih Juara III pada Ajang Melodost Dies Natalis ke-67 UPN Veteran Jawa Timur

Senin, 22 Juni 2026 - 19:19 WIB

Aliansi Poros Tengah Demo Cabdin Pendidikan Pasuruan, Desak Transparansi SPMB dan Audit Dana BOS

Senin, 15 Juni 2026 - 12:26 WIB

Dinilai Normatif dan Tidak Menghargai, Aliansi Poros Tengah Bubarkan Audiensi PPDB di Kacabdin Pasuruan

Rabu, 10 Juni 2026 - 06:08 WIB

Digitalisasi Tak Bisa Dihindari, Wali Kota Aaf: Pemanfaatan Positif Harus Diimbangi Pengawasan Anak

Senin, 1 Juni 2026 - 09:02 WIB

Jamin Keberlanjutan Pendidikan, Kemenag Pekalongan Siapkan 5 Ponpes untuk Santriwati Padang Ati

Sabtu, 30 Mei 2026 - 16:31 WIB

Perpisahan Siswa Kelas IX SMPN 1 Margakencana Tubaba Diwarnai Pentas Seni

Kamis, 28 Mei 2026 - 10:19 WIB

Diperiksa 12 Jam, Pengasuh Padepokan Padang Ati Pekalongan Resmi Jadi Tersangka

Selasa, 26 Mei 2026 - 21:25 WIB

Masuk SD Tidak Harus 7 Tahun dan Tanpa Ijazah TK, Ini Aturan Terbaru SPMB 2026

Berita Terbaru