Dari Pesantren ke Panggung Inspirasi, Alawiyah Mahrus Suarakan Kesehatan Mental Perempuan

- Jurnalis

Sabtu, 26 Juli 2025 - 17:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasuruan realitapublik.id — Alawiyah Mahrus, mahasiswi Psikologi asal Pasuruan, berhasil meraih gelar Runner-Up 2 juara3 Miss Hijab Jawa Timur 2025. Ia menggunakan platform ini untuk menyuarakan isu kesehatan mental perempuan dan remaja. Alawiyah aktif menginisiasi komunitas Waras Muda yang fokus pada edukasi dan advokasi kesehatan mental di kalangan generasi muda. Jumat (25/7/25)

 

Mahasiswi jurusan Psikologi ini latar belakangnya sebagai santri dan pendidik membuatnya memiliki pandangan tajam dan empati mendalam terhadap tantangan sosial yang dihadapi perempuan.

Baca Juga :  Plt. Bupati Pekalongan H. Sukirman Siap Perkuat Perlindungan Lahan Sawah Melalui Perda RTRW

 

Dibesarkan di lingkungan pesantren, Alawiyah tumbuh dengan nilai-nilai keikhlasan, kedisiplinan, dan kecintaan terhadap ilmu. Nilai-nilai itulah yang menjadi fondasi kuat dalam langkah-langkahnya hingga kini—termasuk dalam memilih fokus pada dunia psikologi dan advokasi kesehatan jiwa.

 

Menurut Alawiyah, hijab bukan hanya soal pakaian, tapi identitas dan komitmen untuk tetap kuat dan berdaya di tengah tantangan zaman. Ia membawa misi bahwa perempuan berhijab mampu tampil di garis depan sebagai agen perubahan.

Baca Juga :  Aksi Pencurian di Jalur Pipa Pertamina Terbongkar, Terduga Pelaku Diamankan Polisi

 

“Hijab bukan hanya soal pakaian, tapi identitas dan komitmen. Ia menjadi simbol perjuangan seorang perempuan untuk tetap kuat, bermakna, dan berdaya di tengah tantangan zaman,” ujar Alawiyah dalam wawancara usai malam grand final Miss Hijab Jatim 2024.

 

Di setiap langkahnya, Alawiyah membawa misi bahwa perempuan berhijab bukanlah sosok yang terkungkung, tetapi justru mampu tampil di garis depan sebagai agen perubahan. Lewat platform Miss Hijab, ia ingin menyampaikan pesan bahwa potensi, intelektualitas, dan aksi sosial bisa berjalan seiring dengan nilai-nilai keislaman.

Baca Juga :  Geger! Lansia Ditemukan Meninggal di Perkebunan Sawit Lampung Utara

 

“Banyak perempuan yang menyimpan luka batin dan terjebak dalam kesunyian. Kita perlu hadir, bukan menghakimi, tapi mendengarkan dan membersamai,” ucapnya.

 

Alawiyah berharap suaranya semakin terdengar luas, bahwa dunia membutuhkan lebih banyak perempuan yang peduli, tangguh, dan berani memperjuangkan kebaikan bersama.

Penulis : *Indri

Editor : Chu

Berita Terkait

Sengketa Surat Keterangan Waris di Sijambe Menggelinding ke Ranah Hukum
Dosen FEB Raih Juara III pada Ajang Melodost Dies Natalis ke-67 UPN Veteran Jawa Timur
Monitoring dan evaluasi di Desa Karang Sakti, Camat Apresiasi Kinerja Kepala Desa.
Aliansi Poros Tengah Demo Cabdin Pendidikan Pasuruan, Desak Transparansi SPMB dan Audit Dana BOS
Aksi di Tugu Adipura: Bunyi Centong Bersahutan Sambil Teriak ‘Jangan Stop MBG’
Bobol Rumah Kosong Pakai Linggis, Dua Pemuda di Talang Ubi Diringkus Polisi
Kurang dari 10 Jam, Polsek Abung Selatan Ringkus Lansia Pelaku Pembacokan Brutal
Sinergi Dua Kementerian: Integrasikan LP2B ke Dokumen RTRW dan RDTR Melalui Surat Edaran Bersama
Berita ini 98 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 00:19 WIB

Sengketa Surat Keterangan Waris di Sijambe Menggelinding ke Ranah Hukum

Senin, 22 Juni 2026 - 20:29 WIB

Dosen FEB Raih Juara III pada Ajang Melodost Dies Natalis ke-67 UPN Veteran Jawa Timur

Senin, 22 Juni 2026 - 19:55 WIB

Monitoring dan evaluasi di Desa Karang Sakti, Camat Apresiasi Kinerja Kepala Desa.

Senin, 22 Juni 2026 - 19:19 WIB

Aliansi Poros Tengah Demo Cabdin Pendidikan Pasuruan, Desak Transparansi SPMB dan Audit Dana BOS

Senin, 22 Juni 2026 - 15:43 WIB

Bobol Rumah Kosong Pakai Linggis, Dua Pemuda di Talang Ubi Diringkus Polisi

Senin, 22 Juni 2026 - 15:18 WIB

Kurang dari 10 Jam, Polsek Abung Selatan Ringkus Lansia Pelaku Pembacokan Brutal

Senin, 22 Juni 2026 - 12:22 WIB

Sinergi Dua Kementerian: Integrasikan LP2B ke Dokumen RTRW dan RDTR Melalui Surat Edaran Bersama

Senin, 22 Juni 2026 - 11:19 WIB

Camat Bungatan, Yogie: Korupsi Ibarat Api yang Harus Dipadamkan Sejak Dini

Berita Terbaru