Mahfud Husairi Reses, Warga Sampaikan Keluhan Banjir hingga Pelayanan Puskesmas

- Jurnalis

Senin, 4 Agustus 2025 - 20:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA PASURUAN realitapublik.id – Anggota DPRD Kota Pasuruan dari Fraksi PDI Perjuangan, Mahfud Husairi, S.T., menggelar reses II tahun 2025 untuk menyerap aspirasi masyarakat. Acara yang didampingi anggota dewan Rere dan Wahyu Widodo dihadiri oleh sekitar 50 tim sukses dari Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan. Senin (4/8/25).

Dalam forum tersebut, Mahfud Husairi membuka kesempatan bagi para peserta untuk menyampaikan saran dan kritik. Berbagai masalah diutarakan oleh warga, mulai dari infrastruktur hingga pelayanan publik.

Seorang warga dari Kelurahan Karangketug menyoroti masalah banjir yang sering terjadi dan tak kunjung surut dalam 24 jam. Ia berharap DPRD Kota Pasuruan dapat menindaklanjuti keluhan tersebut dengan pengadaan rumah pompa.

Baca Juga :  Pilkades PAW Desa Selomukti: Setiap Calon Kades Diberi Waktu 20 Menit Paparkan Visi-Misi

Menanggapi hal ini, Mahfud menjelaskan bahwa penanganan sungai Welang merupakan kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. “Namun, ia memastikan bahwa masalah ini sudah menjadi perhatian dan akan terus dibahas oleh DPRD Kota Pasuruan,” ucapnya.

Isu lain yang muncul adalah seputar pendidikan. Warga mempertanyakan pencairan Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan kesulitan mendapatkan KIP Kuliah.

Mahfud menjawab bahwa penggunaan anggaran 20% untuk pendidikan sudah sesuai dengan undang-undang dan menjadi tanggung jawab pengawasan DPRD. Terkait KIP.

“Kita mengupayakan program ini untuk siswa SD dan SMP, sementara KIP Kuliah akan diakomodasi melalui agenda partai dengan harapan dapat diakses melalui Komisi X bagi mahasiswa baru,” terangnya.

Baca Juga :  BAZNAS Lampung Serahkan Sapi Kurban untuk Pesantren MHM Dayamurni, Atas Namakan Warga Kurang Mampu

Selain itu, seorang warga dari Kelurahan Krapyakrejo mengeluhkan pelayanan Puskesmas Karangketug yang dinilai lambat dan berbelit-belit. Ia membandingkannya dengan Puskesmas Kraton yang prosesnya jauh lebih cepat. Warga juga menyampaikan persoalan bedah rumah dan persyaratan masuk SDN Randusari yang dipersulit.

Menanggapi keluhan-keluhan tersebut, Mahfud Husairi berjanji akan menindaklanjuti masalah pelayanan puskesmas dengan berkoordinasi langsung ke kepala dinas terkait. Mengenai bedah rumah.

“Secara aturan, penerima tidak boleh mendapatkan bantuan kembali di tahun berikutnya. Untuk persyaratan sekolah, kita akan meminta dinas terkait untuk mengakomodasi kebutuhan warga,” ujarnya.

Pertanyaan-pertanyaan lain juga di luapkan diantaranya perihal tarif Parkir RSUD Rumah Sakit Purut dan Peraturan Baru Sekolah Dasar.

Baca Juga :  Polres Lampung Utara Amankan Kepulangan Jamaah Haji Kloter 15 JKG

Rere menjelaskan bahwa RSUD Rumah Sakit Purut kini memiliki aturan parkir baru. Tarif parkir akan dikelola oleh pihak swasta atau ketiga untuk kendaraan yang tidak terkait dengan pasien. “Sementara itu, untuk keluarga pasien, akan ada penanganan khusus. Mereka akan diberikan surat dan tarif parkir yang dikenakan tetap,” ujarnya.

Perihal peraturan baru Sekolah Dasar, mulai sekarang, ada peraturan baru untuk jumlah murid di tiap kelas SD. Satu kelas maksimal hanya boleh diisi 28 murid. “Jika jumlahnya melebihi batas tersebut, murid tidak akan mendapatkan nomor Dapodik,” paparnya.

Rere juga berjanji akan membantu para wali murid yang mengalami kesulitan terkait peraturan sekolah ini.

Penulis : Chu

Editor : Red

Berita Terkait

Regenerasi Kepengurusan PK Tumijajar, Golkar Tubaba Siap Hadapi Pemilu Mendatang
Pimpin Apel Sensus Ekonomi 2026, Bupati Mas Rio: Bohong dalam Sensus dan Riset Itu Dosa Besar!
Kapolres Situbondo Tutup Turnamen Sepak Bola Hari Bhayangkara ke-80, Persekota Kotakan Raih Juara 1
Polres Lampung Utara Amankan Kepulangan Jamaah Haji Kloter 15 JKG
Infrastruktur Rusak Parah hingga Viral, Warga Desak APH Audit Retribusi Pasar Daya Murni
Pemprov Jateng Alokasikan Rp320 Miliar untuk Perbaikan Jalan dan Jembatan di Tahun 2026
Ciptakan Kamtibmas Kondusif, Polsek Tumijajar Gelar Razia Rutin di Tempat Hiburan Malam
Hari Bhayangkara Ke-80, Polres Lampung Utara Gelar Bakti Religi di Masjid, Gereja dan Wihara
Berita ini 84 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 16:00 WIB

Regenerasi Kepengurusan PK Tumijajar, Golkar Tubaba Siap Hadapi Pemilu Mendatang

Minggu, 14 Juni 2026 - 15:50 WIB

Pimpin Apel Sensus Ekonomi 2026, Bupati Mas Rio: Bohong dalam Sensus dan Riset Itu Dosa Besar!

Minggu, 14 Juni 2026 - 15:27 WIB

Kapolres Situbondo Tutup Turnamen Sepak Bola Hari Bhayangkara ke-80, Persekota Kotakan Raih Juara 1

Minggu, 14 Juni 2026 - 12:36 WIB

Polres Lampung Utara Amankan Kepulangan Jamaah Haji Kloter 15 JKG

Minggu, 14 Juni 2026 - 10:10 WIB

Infrastruktur Rusak Parah hingga Viral, Warga Desak APH Audit Retribusi Pasar Daya Murni

Sabtu, 13 Juni 2026 - 20:06 WIB

Ciptakan Kamtibmas Kondusif, Polsek Tumijajar Gelar Razia Rutin di Tempat Hiburan Malam

Sabtu, 13 Juni 2026 - 20:04 WIB

Hari Bhayangkara Ke-80, Polres Lampung Utara Gelar Bakti Religi di Masjid, Gereja dan Wihara

Sabtu, 13 Juni 2026 - 14:32 WIB

Sasar Generasi Muda, Anggota DPRD Lampung Fraksi Golkar Gelar Sosialisasi Ideologi Pancasila di Tubaba

Berita Terbaru