Polres Tanggamus Serahkan Jenazah Tanpa Kepala ke Keluarga Setelah Tes DNA Identik

- Jurnalis

Selasa, 12 Agustus 2025 - 09:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGGAMUS realitapublik.id — Misteri penemuan jenazah tanpa kepala di pesisir Pantai Cukuh Pandan, Kecamatan Limau, Kabupaten Tanggamus, pada 15 Juli 2025, akhirnya terungkap. Melalui tes DNA, Polres Tanggamus memastikan identitas korban adalah Akbar Tanjung alias Aco (24), seorang warga Jakarta Utara.

 

Jenazah Akbar, yang sebelumnya dimakamkan di RSUD Batin Mangunang, kini telah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan secara layak di kampung halamannya di Jakarta.

Baca Juga :  Gandeng Kejari, Pemkab Malang Berhasil Selamatkan Aset Daerah Fantastis Senilai Rp2,065 Triliun.

 

Kasat Reskrim Polres Tanggamus, AKP Khairul Yasin Ariga, menjelaskan bahwa jenazah tersebut pertama kali ditemukan dalam kondisi tanpa identitas. Pihak kepolisian segera mengambil langkah awal dengan membawa jenazah ke RSUD Batin Mangunang dan kemudian ke RS Bhayangkara untuk diautopsi.

Baca Juga :  Pakasa Malang Raya Hadiri Mangayubagya Jumeneng Dalem SISKS Pakubuwono XIV, Teguhkan Komitmen Nguri-uri Kabudayan Jawa

 

Dua hari setelah penemuan, keluarga korban dari Cilincing, Jakarta Utara, menghubungi Polres Tanggamus karena merasa ciri-ciri jenazah cocok dengan anak mereka yang hilang di Kepulauan Seribu. Akbar telah dilaporkan hilang pada 2 Juli 2025.

 

“Kami mengambil sampel DNA dari ibu, kakak, dan adik korban untuk dicocokkan dengan DNA jenazah. Hasilnya keluar pada Sabtu, 9 Agustus 2025, dan dipastikan identik dengan DNA ibu kandungnya,” jelas AKP Khairul Yasin.

Baca Juga :  Padukan Nilai Religius dan Kebangsaan, PD PWI-LS Batang Gelar Refleksi Organisasi

 

Setelah proses identifikasi selesai, keluarga memutuskan untuk memindahkan jenazah dari pemakaman sementara di Tanggamus. Jenazah Akbar kemudian dibawa ke Jakarta untuk dimakamkan.

Penulis : Maskur

Editor : Red

Berita Terkait

Polisi Kantongi Identitas Pelaku Pengeroyokan Pedagang Sosis di SKNC 2026
Gunung Merapi Muntahkan 17 Kali Lava Pijar hingga Sejauh 2 Km, Status Masih Siaga
Sebut Ada Modus ‘Layangan Putus’, Kuasa Hukum VK Desak Polisi Usut Tuntas Kasus Gadai Mobil di Pekalongan
Sebelum Akad Nikah, Catin di Jatibanteng Situbondo Kini Jalani Inovasi ‘SELAMETAN
Polres Tulang Bawang Barat Ungkap Kasus Pencurian Gas LPG di Pagar Dewa
Diseret Isu Pita Cukai Palsu, Ketua Komisi XI DPR RI Misbakhun Tegas Bantah Tuduhan Tempo
GP Ansor Malang Soal Penganiayaan Anggota DPRD: Demokrasi Bukan Bikin Onar, Polisi Jangan Lembek Usut Pelaku!
Penjual Sosis Korban Pengeroyokan di SKNC Resmi Lapor Polisi
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 08:52 WIB

Polisi Kantongi Identitas Pelaku Pengeroyokan Pedagang Sosis di SKNC 2026

Selasa, 15 September 2026 - 00:25 WIB

Gunung Merapi Muntahkan 17 Kali Lava Pijar hingga Sejauh 2 Km, Status Masih Siaga

Senin, 14 September 2026 - 18:14 WIB

Sebut Ada Modus ‘Layangan Putus’, Kuasa Hukum VK Desak Polisi Usut Tuntas Kasus Gadai Mobil di Pekalongan

Senin, 14 September 2026 - 17:42 WIB

Sebelum Akad Nikah, Catin di Jatibanteng Situbondo Kini Jalani Inovasi ‘SELAMETAN

Minggu, 13 September 2026 - 17:47 WIB

Polres Tulang Bawang Barat Ungkap Kasus Pencurian Gas LPG di Pagar Dewa

Minggu, 13 September 2026 - 13:06 WIB

Diseret Isu Pita Cukai Palsu, Ketua Komisi XI DPR RI Misbakhun Tegas Bantah Tuduhan Tempo

Sabtu, 12 September 2026 - 23:09 WIB

GP Ansor Malang Soal Penganiayaan Anggota DPRD: Demokrasi Bukan Bikin Onar, Polisi Jangan Lembek Usut Pelaku!

Sabtu, 12 September 2026 - 10:19 WIB

Penjual Sosis Korban Pengeroyokan di SKNC Resmi Lapor Polisi

Berita Terbaru

Oplus_16908288

Peristiwa

Warga Bojong Amankan Sekelompok Remaja dan Enam Celurit

Selasa, 15 Sep 2026 - 00:52 WIB