Raih Young Investigator Award 2025, Dokter Ginjal RSUD Bangil Kenalkan Biomarker Baru untuk Deteksi Dini Penyakit Ginjal

- Jurnalis

Jumat, 17 Oktober 2025 - 12:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PASURUAN realitapublik.id – Dr. Ramadi Satryo Wicaksono, seorang dokter spesialis penyakit dalam ahli ginjal di RSUD Bangil, berhasil meraih penghargaan prestisius Young Investigator Award 2025.

 

Penghargaan tersebut diberikan dalam ajang Konferensi Kerja & Pertemuan Ilmiah Tahunan Perhimpunan Nefrologi Indonesia (Pernefri) 2025 yang diselenggarakan di Kota Banjarmasin, pada 2-5 Oktober 2025.

 

Ditemui di RSUD Bangil pada Senin (6/10/2025) siang. Dr. Ramadi menjelaskan bahwa ia meraih Juara III atas penelitiannya yang berjudul “Peran Biomarker Baru dalam Diagnosis dan Prognosis Penyakit Ginjal”.

Baca Juga :  Kasus SKW Sijambe Menggantung 7 Bulan, LSM Pejuang 24 Desak Ketegasan Polres Pekalongan

 

Kasus Ginjal di Pasuruan Meningkat

Dr. Ramadi menyoroti bahwa secara global, 13 persen dari total populasi dunia mengalami gangguan ginjal. Jika ditarik ke kondisi Kabupaten Pasuruan, ia mencatat adanya peningkatan signifikan dalam jumlah kasus gangguan, bahkan hingga gagal ginjal.

 

“Sekarang ada 200 pasien gangguan ginjal yang kita tangani di RSUD Bangil dan jumlah ini mengalami peningkatan dari sebelum-sebelumnya,” katanya, menegaskan pentingnya deteksi dan penanganan dini.

 

Pentingnya Biomarker Baru

Ia menjelaskan, Biomarker ginjal adalah zat atau karakteristik terukur yang dapat digunakan untuk menilai fungsi dan kondisi ginjal, termasuk tingkat keparahan cedera atau penyakit.

Baca Juga :  Peringati HUT ke-75 IBI, Bidan Lampung Utara Gelar Pemeriksaan Pap Smear Gratis

 

Dalam praktik klinis, penggunaan biomarker ini terbukti memberikan informasi yang lebih akurat dan lebih awal dibandingkan metode konvensional. Peran pentingnya mencakup:

– Deteksi dini cedera ginjal akut (AKI).

– Membedakan subtipe AKI.

– Mengidentifikasi pasien berisiko tinggi.

– Memprediksi progresi penyakit ginjal kronis.

– Memungkinkan penanganan yang dipersonalisasi.

 

“Perannya sangat penting dalam diagnosis dini dan penentuan prognosis penyakit ginjal. Termasuk membantu memprediksi progresi penyakit ginjal kronis dan memantau komplikasi,” ucap Dr. Ramadi.

Baca Juga :  Cegah Peredaran Narkoba, Putra Jaya Umar Desak Pembatasan Hiburan Malam

 

Menyikapi hasil penelitiannya dan meningkatnya kasus ginjal, Dr. Ramadi mengajak masyarakat untuk lebih menyayangi fungsi ginjal dengan menerapkan pola hidup sehat.

 

Ia berpesan agar masyarakat menjaga asupan gizi, minum air putih yang cukup, istirahat teratur, serta menjauhi rokok, minuman beralkohol, dan penyalahgunaan narkotika.

 

“Sayangi ginjal kita. Ginjal berfungsi membersihkan toksin dan mengelola manajemen darah dalam tubuh untuk bersirkulasi secara bersih. Minum yang cukup dan pola hidup yang sehat adalah kuncinya,” tutupnya.

Penulis : Saichu

Editor : Red

Berita Terkait

Gandeng Pengemudi Ojol, Satlantas Polres Lampung Utara Gencarkan Edukasi Kamseltibcar Lantas
Jelang Sertijab Kapolres Tubaba, Tim Verifikasi Itwasda Polda Lampung Periksa Administrasi dan Anggaran
Disela Agenda Kerja, Menteri PKP Maruarar Sirait Blusukan dan Nikmati Kuliner di Festival Malang Djadoel 3
Heboh! Kuitansi Seragam Rp970 Ribu di Batang, Disdikbud Tegaskan Hanya Difasilitasi Lewat Koperasi
Bupati Indramayu Gelontorkan Hibah Rp13 Miliar untuk Kesejahteraan Guru Madrasah
Heboh Rincian Seragam SMABA Capai Rp3,1 Juta, Intip Aturan Tegas Dindik Jatim
Peringati HUT ke-75 IBI, Bidan Lampung Utara Gelar Pemeriksaan Pap Smear Gratis
Dinilai Berlebihan, Ketua IWO Lampung Tolak Penghargaan dari Polda
Berita ini 255 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 17:48 WIB

Gandeng Pengemudi Ojol, Satlantas Polres Lampung Utara Gencarkan Edukasi Kamseltibcar Lantas

Sabtu, 4 Juli 2026 - 17:35 WIB

Jelang Sertijab Kapolres Tubaba, Tim Verifikasi Itwasda Polda Lampung Periksa Administrasi dan Anggaran

Sabtu, 4 Juli 2026 - 17:01 WIB

Disela Agenda Kerja, Menteri PKP Maruarar Sirait Blusukan dan Nikmati Kuliner di Festival Malang Djadoel 3

Sabtu, 4 Juli 2026 - 16:06 WIB

Heboh! Kuitansi Seragam Rp970 Ribu di Batang, Disdikbud Tegaskan Hanya Difasilitasi Lewat Koperasi

Sabtu, 4 Juli 2026 - 05:59 WIB

Bupati Indramayu Gelontorkan Hibah Rp13 Miliar untuk Kesejahteraan Guru Madrasah

Jumat, 3 Juli 2026 - 16:49 WIB

Peringati HUT ke-75 IBI, Bidan Lampung Utara Gelar Pemeriksaan Pap Smear Gratis

Jumat, 3 Juli 2026 - 14:32 WIB

Dinilai Berlebihan, Ketua IWO Lampung Tolak Penghargaan dari Polda

Jumat, 3 Juli 2026 - 13:34 WIB

Diduga Tabrak Aturan RTRW, Proyek Koperasi Desa Merah Putih Hadapi Masalah Serius

Berita Terbaru