Kasus Keracunan di Kepanjen: Operasional SPPG Dihentikan, Polres Malang Tunggu Hasil Uji Lab

- Jurnalis

Jumat, 24 Oktober 2025 - 15:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MALANG realitapublik.id – Kasus dugaan keracunan makanan program Makan Bergizi Gratis yang menimpa puluhan siswa MTs Al Khalifah Kepanjen terus diselidiki oleh Polres Malang, Polda Jatim. Hingga Jumat (24/10/2025) pagi, delapan siswa dilaporkan masih menjalani perawatan intensif.

 

Kasihumas Polres Malang, AKP Bambang Subinajar, menjelaskan bahwa delapan siswa yang berusia 13 hingga 15 tahun tersebut dirawat di dua fasilitas kesehatan. Sebagian korban dirawat di RSUD Kanjuruhan Kepanjen, sementara sisanya menjalani observasi di klinik swasta setempat.

Baca Juga :  Hari Batik Nasional 2026: Koordinator BPKB Jatibanteng Ajak Maknai Batik sebagai Filosofi Keharmonisan Keluarga

 

“Kondisi seluruh korban sudah membaik dan masih dalam pantauan tim medis. Kami terus berkoordinasi dengan pihak rumah sakit serta Dinas Kesehatan untuk memastikan mereka mendapat perawatan maksimal,” ujar Bambang, Jumat (24/10/2025).

 

Sebagai langkah antisipasi dan investigasi, Badan Gizi Nasional (BGN) telah mengambil tindakan tegas. AKP Bambang Subinajar mengonfirmasi bahwa operasional dapur penyedia makanan bergizi gratis (SPPG Malang Kepanjen Mangunrejo) telah dihentikan sementara.

Baca Juga :  Akselerasi Pendidikan Vokasi, Pemerintah Gulirkan Program Revitalisasi SMKN 3 Kotabumi

 

“Badan Gizi Nasional telah menghentikan sementara operasional dapur SPPG Malang Kepanjen Mangunrejo untuk kepentingan investigasi. Langkah ini diambil sambil menunggu hasil pemeriksaan laboratorium dari Dinas Kesehatan dan BPOM,” jelasnya.

 

Penghentian sementara ini juga dimaksudkan agar pihak pengelola dapur dapat melengkapi dan menyesuaikan Standar Operasional Prosedur (SOP) sesuai ketentuan BGN.

 

Saat ini, fokus utama penyidik Polres Malang adalah menunggu hasil uji laboratorium terhadap sampel makanan yang sebelumnya telah diambil dari lokasi sekolah. Hasil ini akan menjadi kunci untuk menentukan penyebab pasti keracunan tersebut.

Baca Juga :  Sengketa Tanah Kantor Kelurahan Bukir Buntu, Ahli Waris Tempuh Jalur Praperadilan hingga Lapor Kapolri

 

AKP Bambang memastikan bahwa kepolisian akan terus mengawal proses investigasi ini hingga hasil pemeriksaan laboratorium keluar. “Kami mendukung langkah evaluasi yang dilakukan agar ke depan program makanan bergizi gratis bisa berjalan lebih aman dan memenuhi standar kesehatan bagi anak-anak kita,” pungkas Bambang.

Penulis : Bil

Editor : Red

Berita Terkait

Maknai Hari Santri, Ahmad Abrori: Perjuangan untuk Memerdekakan Warga dari Kemiskinan
Sertifikasi Internasional CHRA 2026 Sukses Digelar Sepanjang Tahun, Batch Akhir Tahun Dibuka
Tiga Dosen Manajemen UPN Veteran Jawa Timur Ikuti Sertifikasi Internasional CHRA
Semarakkan HUT Ke-81 Jatim, Pasar Murah Dadakan Diserbu Warga Panggungrejo
Polresta Malang Kota bersama Tim Gabungan Sidak THM, 40 Pengunjung Dites Urine
Kukuhkan Calon Anggota BPD Baru, Pemdes Pasir Eurih Jamin 30 Persen Keterwakilan Perempuan
Gantung Kepastian Hukum Sejak 2016, Sidang Perdana Praperadilan Lahan Kelurahan Bukir Lanjut 3 November
Babak Baru Pemerintahan Desa Selomukti: Dari Masa Transisi Menuju Kades Definitif
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:38 WIB

Maknai Hari Santri, Ahmad Abrori: Perjuangan untuk Memerdekakan Warga dari Kemiskinan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 08:10 WIB

Sertifikasi Internasional CHRA 2026 Sukses Digelar Sepanjang Tahun, Batch Akhir Tahun Dibuka

Selasa, 20 Oktober 2026 - 06:28 WIB

Tiga Dosen Manajemen UPN Veteran Jawa Timur Ikuti Sertifikasi Internasional CHRA

Senin, 19 Oktober 2026 - 21:52 WIB

Semarakkan HUT Ke-81 Jatim, Pasar Murah Dadakan Diserbu Warga Panggungrejo

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:44 WIB

Polresta Malang Kota bersama Tim Gabungan Sidak THM, 40 Pengunjung Dites Urine

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:01 WIB

Gantung Kepastian Hukum Sejak 2016, Sidang Perdana Praperadilan Lahan Kelurahan Bukir Lanjut 3 November

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:55 WIB

Babak Baru Pemerintahan Desa Selomukti: Dari Masa Transisi Menuju Kades Definitif

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:32 WIB

Dini Hari Membara di Desa Olean, Dua Rumah Rusak Total, Kerugian Capai Rp200 Juta

Berita Terbaru