Mutasi Jabatan ‘Tengah Malam’ Pemkot Pasuruan Menuai Protes, LIRA Jatim: Ada Apa dan Kenapa?

- Jurnalis

Rabu, 31 Desember 2025 - 12:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

i

Oplus_16908288

KOTA PASURUAN realitapublik.id – Pelaksanaan pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Pasuruan pada Selasa malam (30/12/2025) menyisakan polemik. Acara yang digelar di Gedung Gradhika Bhakti Praja mulai pukul 21.30 WIB tersebut dikritik tajam karena dianggap tidak lazim dan jauh dari prinsip transparansi.

 

Wakil Gubernur LIRA Jawa Timur, Ayi Suhaya, bersama tokoh pemuda Wahyu Tri Hardianto dan Zainul Arifin, mempertanyakan urgensi pelaksanaan rotasi jabatan yang dilakukan di luar jam kerja resmi tersebut.

 

Ayi Suhaya menilai pelantikan pejabat pada tengah malam merupakan fenomena ironis. Menurutnya, mutasi pada waktu yang tidak wajar biasanya hanya dilakukan dalam kondisi darurat tertentu yang sangat mendesak.

Baca Juga :  Niat Majukan Kampung Halaman, Sukamto Siap Calonkan Diri sebagai Kepalo Tiyuh Daya Sakti

 

“Artinya apa kejanggalan ini? Mutasi dilakukan malam hari di luar jam kerja. Biasanya, hal darurat itu menyangkut bencana alam, kondisi kesehatan pejabat yang kritis, atau keadaan darurat keamanan. Di Kota Pasuruan, kondisi itu tidak ada,” ujar Ayi saat memberikan keterangan.

Pelantikan pada tanggal 30 Desember 2025

 

Ia juga menyoroti peran Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) yang terdiri dari Sekda, Asisten I, dan BKD. Ia mempertanyakan apakah proses formal telah dilalui dengan benar sesuai mekanisme birokrasi yang sehat.

 

Kritik keras juga diarahkan pada aspek keterbukaan informasi publik. Ayi menyebut kerahasiaan dan waktu pelantikan yang “nyolong” waktu istirahat warga ini patut dicurigai sebagai upaya menyembunyikan sesuatu.

Baca Juga :  Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, Pemkab Batang Terjunkan 825 Petugas secara Door to Door

 

“Kita sebagai warga sangat kecewa. Ini diduga asal-asalan dan ‘siluman’. Mengapa pemerintah takut melakukan ini secara transparan di siang hari? Patut diduga ada penyimpangan besar yang ditutup-tutupi sehingga tidak berani terbuka kepada masyarakat,” tegasnya.

 

Pihaknya mengaku telah mengantongi dokumen pendukung, mulai dari undangan resmi hingga dokumentasi video dan foto kegiatan yang berlangsung hingga larut malam tersebut sebagai bahan laporan.

 

Atas temuan kejanggalan ini, Ayi Suhaya mendesak Aparat Penegak Hukum (APH), mulai dari tingkat Polres hingga Kejaksaan Agung dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), untuk melakukan pengawasan ketat terhadap birokrasi di Kota Pasuruan.

Baca Juga :  Tokoh Masyarakat Lampung Utara Apresiasi Kinerja Polri Jelang Hari Bhayangkara ke-80

 

“Jangan sampai ada main-main dalam kebijakan. Kami meminta KPK dan Kejagung mengusut tuntas. Ada dugaan kuat ini mutasi siluman atau bahkan mengarah pada dugaan transaksi jual beli jabatan. Jika ditemukan bukti transaksional, silakan tangkap dan proses hukum. Jangan biarkan praktik seperti ini tumbuh di kota yang kita cintai ini,” pungkas Ayi.

 

Hingga saat ini, pihak Pemerintah Kota Pasuruan belum memberikan pernyataan resmi mengenai alasan teknis maupun urgensi di balik pemilihan waktu pelantikan pada malam hari tersebut.

Penulis : Chu

Berita Terkait

Gandeng Pengemudi Ojol, Satlantas Polres Lampung Utara Gencarkan Edukasi Kamseltibcar Lantas
Jelang Sertijab Kapolres Tubaba, Tim Verifikasi Itwasda Polda Lampung Periksa Administrasi dan Anggaran
Disela Agenda Kerja, Menteri PKP Maruarar Sirait Blusukan dan Nikmati Kuliner di Festival Malang Djadoel 3
Heboh! Kuitansi Seragam Rp970 Ribu di Batang, Disdikbud Tegaskan Hanya Difasilitasi Lewat Koperasi
Bupati Indramayu Gelontorkan Hibah Rp13 Miliar untuk Kesejahteraan Guru Madrasah
Heboh Rincian Seragam SMABA Capai Rp3,1 Juta, Intip Aturan Tegas Dindik Jatim
Peringati HUT ke-75 IBI, Bidan Lampung Utara Gelar Pemeriksaan Pap Smear Gratis
Dinilai Berlebihan, Ketua IWO Lampung Tolak Penghargaan dari Polda
Berita ini 153 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 17:48 WIB

Gandeng Pengemudi Ojol, Satlantas Polres Lampung Utara Gencarkan Edukasi Kamseltibcar Lantas

Sabtu, 4 Juli 2026 - 17:35 WIB

Jelang Sertijab Kapolres Tubaba, Tim Verifikasi Itwasda Polda Lampung Periksa Administrasi dan Anggaran

Sabtu, 4 Juli 2026 - 17:01 WIB

Disela Agenda Kerja, Menteri PKP Maruarar Sirait Blusukan dan Nikmati Kuliner di Festival Malang Djadoel 3

Sabtu, 4 Juli 2026 - 16:06 WIB

Heboh! Kuitansi Seragam Rp970 Ribu di Batang, Disdikbud Tegaskan Hanya Difasilitasi Lewat Koperasi

Sabtu, 4 Juli 2026 - 05:59 WIB

Bupati Indramayu Gelontorkan Hibah Rp13 Miliar untuk Kesejahteraan Guru Madrasah

Jumat, 3 Juli 2026 - 16:49 WIB

Peringati HUT ke-75 IBI, Bidan Lampung Utara Gelar Pemeriksaan Pap Smear Gratis

Jumat, 3 Juli 2026 - 14:32 WIB

Dinilai Berlebihan, Ketua IWO Lampung Tolak Penghargaan dari Polda

Jumat, 3 Juli 2026 - 13:34 WIB

Diduga Tabrak Aturan RTRW, Proyek Koperasi Desa Merah Putih Hadapi Masalah Serius

Berita Terbaru