Polres Lampung Utara Sigap Tangani Kebakaran Rumah Warga di Kotabumi Selatan

- Jurnalis

Selasa, 27 Januari 2026 - 14:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

i

Oplus_16908288

Lampung Utara Realitapublik.id – Sebuah rumah warga di Jalan Tjokel Soebroto, Kelurahan Kelapa Tujuh, Kecamatan Kotabumi Selatan, Kabupaten Lampung Utara, dilaporkan mengalami kebakaran pada Senin (26/1/2026) sekitar pukul 16.05 WIB.

 

Menindaklanjuti laporan masyarakat, personel Pamapta Polres Lampung Utara langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian. Dipimpin oleh Pamapta III IPDA Sigit Permadi, S.H., M.G., bersama piket fungsi, petugas segera melakukan pengamanan tempat kejadian perkara (TKP), membantu proses pemadaman api, serta mengevakuasi dan memastikan keselamatan warga di sekitar lokasi.

Baca Juga :  Maknai Hari Santri, Ahmad Abrori: Perjuangan untuk Memerdekakan Warga dari Kemiskinan

 

Kasi Humas Polres Lampung Utara, AKP Budiarto, mewakili Kapolres Lampung Utara, menyampaikan bahwa koordinasi langsung dilakukan dengan Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Lampung Utara guna mempercepat penanganan kebakaran.

 

“Setelah menerima laporan, personel kami langsung menuju lokasi dan melakukan langkah-langkah penanganan awal. Kami juga berkoordinasi dengan Dinas Pemadam Kebakaran, dan dua unit mobil pemadam segera dikerahkan hingga api berhasil dipadamkan,” ujar AKP Budiarto.

Baca Juga :  Aaf Wali Kota Pekalongan Sebut PBN 2026 Jadi Mesin Penggerak Ekonomi UMKM Lintas Daerah

 

Ia menambahkan, dalam peristiwa kebakaran tersebut tidak terdapat korban jiwa. Namun, terdapat korban yang mengalami luka bakar dan telah mendapatkan penanganan medis dari Tim Dokkes Polres Lampung Utara.

 

“Alhamdulillah tidak ada korban meninggal dunia. Korban luka bakar sudah ditangani oleh tim medis kami,” jelasnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, kebakaran diduga dipicu oleh korsleting arus listrik. Akibat kejadian tersebut, kerugian materiil diperkirakan mencapai sekitar Rp200 juta.

Baca Juga :  Sidang Sengketa Tanah Kantor Kelurahan Bukir Kembali Ditunda

 

AKP Budiarto menegaskan bahwa Polres Lampung Utara akan terus berkomitmen memberikan pelayanan cepat dan profesional kepada masyarakat, khususnya dalam situasi darurat.

 

“Kami mengimbau masyarakat agar selalu waspada terhadap potensi kebakaran, terutama yang disebabkan oleh instalasi listrik, serta segera melapor kepada pihak kepolisian apabila terjadi keadaan darurat,” pungkasnya. (*)

Penulis : Rody Sandra

Berita Terkait

Papan Rekening Komite MTsN Pasuruan Ditutupi, Sinyal Kelola Dana Tak Sehat?
Dituding Ada Pungli Komite, Papan Rekening di Resepsionis MTsN Kota Pasuruan Mendadak Diamankan Saat Wartawan Datang
Dampak Karhutla Sumsel: Udara PALI dan Palembang Masih Berbahaya
Cederai Moralitas Pendidikan, AMCD Kecam Keras Kasus Asusila di MTsN Kota Pasuruan
Bupati Situbondo Masuk 22 Tokoh Muda Nahdliyin Inspiratif 2026 Versi FJN
Label Infus Muat Nama Pasien Lain, Keluarga Soroti Prosedur Keselamatan di RSUD Kraton
Skandal Video Asusila di MTsN Kota Pasuruan Berujung Pengeroyokan, Pelaku Dikeluarkan dan Larangan Bawa HP
PERNYATAAN SIKAP KOMNAS PERLINDUNGAN ANAK Atas Kasus Anak Down Syndrome Meninggal Dunia Diduga Akibat Bullying di Surabaya
Berita ini 46 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:40 WIB

Papan Rekening Komite MTsN Pasuruan Ditutupi, Sinyal Kelola Dana Tak Sehat?

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:42 WIB

Dituding Ada Pungli Komite, Papan Rekening di Resepsionis MTsN Kota Pasuruan Mendadak Diamankan Saat Wartawan Datang

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 20:35 WIB

Dampak Karhutla Sumsel: Udara PALI dan Palembang Masih Berbahaya

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Cederai Moralitas Pendidikan, AMCD Kecam Keras Kasus Asusila di MTsN Kota Pasuruan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 13:41 WIB

Bupati Situbondo Masuk 22 Tokoh Muda Nahdliyin Inspiratif 2026 Versi FJN

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 01:27 WIB

Skandal Video Asusila di MTsN Kota Pasuruan Berujung Pengeroyokan, Pelaku Dikeluarkan dan Larangan Bawa HP

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:44 WIB

PERNYATAAN SIKAP KOMNAS PERLINDUNGAN ANAK Atas Kasus Anak Down Syndrome Meninggal Dunia Diduga Akibat Bullying di Surabaya

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:50 WIB

Skandal KUR Fiktif BRI Kepanjen Tembus Rp 2,7 Miliar: Kejari Malang Tetapkan 6 Tersangka, Libatkan Mantri Hingga Perangkat Desa

Berita Terbaru