Biaya Haji Kota Tahun 2026 Resmi Turun, Kualitas Layanan Tetap Prima

- Jurnalis

Senin, 2 Februari 2026 - 18:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

Oplus_16908288

Kota Pekalongan realitapublik.id – Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Pekalongan membawa angin segar bagi masyarakat. Dipastikan bahwa, Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BIPIH) untuk tahun keberangkatan 1447 H / 2026 M mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya.

 

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kota Pekalongan, R. Antono menjelaskan bahwa, berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 6 Tahun 2025, efisiensi biaya haji berhasil ditekan sehingga meringankan beban finansial jemaah tanpa mengurangi sedikit pun kualitas pelayanan di Tanah Suci.

 

Ia memaparkan bahwa, Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) tahun 2026 secara nasional ditetapkan sebesar Rp87.409.366. Angka ini turun sekitar Rp2 juta dibandingkan tahun 2025. Bagi jemaah di Kota Pekalongan, hal ini berdampak langsung pada jumlah pelunasan yang harus dibayarkan.

Baca Juga :  Safari Ramadhan di Sumsel, Kapolri: Jangan Terpancing Isu yang Memecah Persatuan!

 

“Alhamdulillah, tahun ini ada penurunan. Jika tahun lalu pelunasan mencapai angka yang cukup tinggi, tahun ini BIPIH atau biaya yang dibayar langsung oleh jemaah turun menjadi Rp54,19 juta. Artinya, jemaah rata-rata hanya perlu melunasi sekitar Rp25,6 juta setelah dikurangi setoran awal,” ujar R. Antono saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (2/2/2026).

 

Menurutnya, penurunan ini dimungkinkan berkat skema subsidi dari nilai manfaat dana haji yang dikelola oleh BPKH sebesar Rp33.215.000 per jemaah.

 

Menanggapi kekhawatiran masyarakat mengenai dampak penurunan biaya terhadap fasilitas, Antono memberikan jaminan tegas. Ia memastikan bahwa, efisiensi anggaran ini murni hasil pengelolaan yang lebih baik, bukan pemotongan fasilitas.

Baca Juga :  Buntut Keluhan Limbah Busuk, DLH Tubaba Segera Kroscek Izin dan IPAL Dapur MBG Dayamurni

 

“Kami memastikan bahwa penurunan biaya tersebut tidak mengurangi pelayanan. Kualitasnya tetap sama dan terjaga. Jemaah tetap mendapatkan layanan makan di Mekah dan Madinah sebanyak tiga kali sehari selama 40 hari penuh,” tegasnya.

 

Terkait proses administratif, Antono mengapresiasi kedisiplinan warga Kota Pekalongan. Proses pelunasan tahap pertama telah ditutup pada 23 Desember 2025, disusul tahap kedua pada 2-9 Januari 2026 yang diprioritaskan bagi pendamping lansia, penyandang disabilitas, dan penggabungan keluarga.

 

Baca Juga :  Pastikan Program Tepat Sasaran, Tim Wasev Sterad Tinjau Progres TMMD Ke-127 Kodim 0819/Pasuruan

Menariknya, Kota Pekalongan menunjukkan tren positif dalam kesiapan finansial jemaahnya.

“Untuk perpanjangan pelunasan, Kota Pekalongan tidak termasuk di dalamnya karena memang kuota pelunasan sudah terpenuhi dengan baik oleh jemaah kita. Ini menunjukkan kesiapan luar biasa dari warga Pekalongan untuk berangkat ke Tanah Suci,” tambahnya.

 

Antono berharap, para calon jemaah dapat lebih fokus mempersiapkan fisik dan mental agar dapat menjalankan ibadah haji dengan khusyuk dan menjadi haji yang mabrur.

 

“Semoga pelayanan ibadah haji yang sudah baik ini bisa dipertahankan dan ditingkatkan lebih baik lagi serta mendapat respons positif dari calon jemaah karena biaya ibadah haji bisa diturunkan,”pungkasnya.

Penulis : Wagiyono

Berita Terkait

Divpropam Mabes Polri Cek Pos Pelayanan Rest Area KM 215 B Trans Tol Sumatera
Dukung Moral Personel Ops Ketupat Krakatau 2026, Wakapolres dan Bhayangkari Tubaba Salurkan Bingkisan di Pospam
Laka Beruntun Libatkan 6 Kendaraan di Tol Batang KM 361, Pemudik Diimbau Tingkatkan Kewaspadaan
Dinamika Baru PAN Kota Malang kedepan, Dari Aksi Berbagi Ramadan hingga Konsolidasi Strategis 2025-2030
Polres Lampung Utara Terima Supervisi Ops Ketupat Krakatau 2026 dari Mabes Polri
Kilau Ramadan 1447 H: Sinergi Realitapublik.id Jawa Tengah dan LSM Pejuang 24 Tebar Kebaikan
Semangat Berbagi di Kota Batik: LSM Pejuang 24 Tebar Ribuan Takjil dan Santuni Ratusan Anak Yatim-Lansia
Sinergi Budaya Lintas Daerah: LP2BN Pasuruan, Blitar, dan Malang Gelar Buka Bersama di Kediaman Ketua DPD Jatim
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 17 Maret 2026 - 11:00 WIB

Divpropam Mabes Polri Cek Pos Pelayanan Rest Area KM 215 B Trans Tol Sumatera

Selasa, 17 Maret 2026 - 10:56 WIB

Dukung Moral Personel Ops Ketupat Krakatau 2026, Wakapolres dan Bhayangkari Tubaba Salurkan Bingkisan di Pospam

Senin, 16 Maret 2026 - 11:39 WIB

Laka Beruntun Libatkan 6 Kendaraan di Tol Batang KM 361, Pemudik Diimbau Tingkatkan Kewaspadaan

Senin, 16 Maret 2026 - 10:31 WIB

Dinamika Baru PAN Kota Malang kedepan, Dari Aksi Berbagi Ramadan hingga Konsolidasi Strategis 2025-2030

Senin, 16 Maret 2026 - 08:00 WIB

Polres Lampung Utara Terima Supervisi Ops Ketupat Krakatau 2026 dari Mabes Polri

Minggu, 15 Maret 2026 - 19:56 WIB

Semangat Berbagi di Kota Batik: LSM Pejuang 24 Tebar Ribuan Takjil dan Santuni Ratusan Anak Yatim-Lansia

Minggu, 15 Maret 2026 - 19:02 WIB

Sinergi Budaya Lintas Daerah: LP2BN Pasuruan, Blitar, dan Malang Gelar Buka Bersama di Kediaman Ketua DPD Jatim

Minggu, 15 Maret 2026 - 14:26 WIB

MBG Lampung Utara: Buah Semangka Busuk Dibagikan ke Siswa SDN 02 Cempaka

Berita Terbaru