Prakiraan Cuaca Jawa Tengah 19 Februari 2026: Waspada Hujan Lebat di Wilayah Pegunungan dan Pantura Tengah

- Jurnalis

Kamis, 19 Februari 2026 - 10:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

i

Oplus_16908288

SEMARANG, Realitapublik.id — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas II Ahmad Yani Semarang merilis prakiraan cuaca wilayah Jawa Tengah untuk Kamis, 19 Februari 2026. Masyarakat dihimbau waspada terhadap potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang diprediksi terjadi pada siang hingga sore hari.

 

Pagi Hari: Secara umum terpantau berawan di seluruh wilayah Jawa Tengah.

Siang – Sore Hari: Potensi hujan ringan hingga sedang merata. Wilayah pegunungan dan dataran tinggi berpotensi mengalami hujan lebat disertai petir.

Baca Juga :  Diterpa Isu Terima Uang Proyek PJU Desa Selomukti, Ustadz Hamidi Bantah Tegas dan Siap Lapor Polisi

Malam Hari: Cuaca diprakirakan kembali berawan di sebagian besar wilayah.

 

Pemetaan Wilayah Potensi Hujan Wilayah / Kota

Sedang – Lebat Purwokerto, Purbalingga, Banjarnegara, Wonosobo, Boyolali, Klaten, Sragen, Temanggung, Batang, Kajen, Pemalang, Slawi, Brebes, Magelang, Salatiga, Pekalongan, Tegal, Bumiayu, Majenang, dan Ambarawa.

Ringan – Sedang Semarang, Cilacap, Kebumen, Purworejo, Sukoharjo, Wonogiri, Grobogan, Blora, Rembang, Pati, Kudus, Jepara, Demak, Kendal, dan Surakarta.

Baca Juga :  Konflik Anggota DPRD Malang dan Pak Dur Berakhir Damai, Kasus Tetap Lanjut Berproses

 

Bagi pelaku aktivitas perairan dan nelayan, berikut prakiraan tinggi gelombang:

Perairan Utara Jawa Tengah: 0,5 – 1,25 meter (Kategori Rendah).

Perairan Selatan Jawa Tengah: 1,25 – 2,5 meter (Kategori Sedang).

 

BMKG menekankan agar masyarakat tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat memicu bencana hidrometeorologi, antara lain:

 

Baca Juga :  Tiga Dosen Manajemen UPN Veteran Jawa Timur Ikuti Sertifikasi Internasional CHRA

Banjir dan Genangan Air: Terutama di wilayah dengan drainase buruk.

Tanah Longsor: Di wilayah lereng pegunungan dan dataran tinggi.

Pohon Tumbang & Puting Beliung: Akibat angin kencang saat hujan lebat.

Sambaran Petir: Hindari berada di area terbuka saat mendung gelap mulai menyelimuti.

 

Masyarakat disarankan untuk terus memantau informasi terkini melalui aplikasi Info BMKG atau kanal komunikasi resmi pemerintah sebelum beraktivitas di luar ruangan.

Penulis : Fery Eka

Berita Terkait

Papan Rekening Komite MTsN Pasuruan Ditutupi, Sinyal Kelola Dana Tak Sehat?
Dituding Ada Pungli Komite, Papan Rekening di Resepsionis MTsN Kota Pasuruan Mendadak Diamankan Saat Wartawan Datang
Dampak Karhutla Sumsel: Udara PALI dan Palembang Masih Berbahaya
Cederai Moralitas Pendidikan, AMCD Kecam Keras Kasus Asusila di MTsN Kota Pasuruan
Bupati Situbondo Masuk 22 Tokoh Muda Nahdliyin Inspiratif 2026 Versi FJN
Label Infus Muat Nama Pasien Lain, Keluarga Soroti Prosedur Keselamatan di RSUD Kraton
Skandal Video Asusila di MTsN Kota Pasuruan Berujung Pengeroyokan, Pelaku Dikeluarkan dan Larangan Bawa HP
PERNYATAAN SIKAP KOMNAS PERLINDUNGAN ANAK Atas Kasus Anak Down Syndrome Meninggal Dunia Diduga Akibat Bullying di Surabaya
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:40 WIB

Papan Rekening Komite MTsN Pasuruan Ditutupi, Sinyal Kelola Dana Tak Sehat?

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:42 WIB

Dituding Ada Pungli Komite, Papan Rekening di Resepsionis MTsN Kota Pasuruan Mendadak Diamankan Saat Wartawan Datang

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 20:35 WIB

Dampak Karhutla Sumsel: Udara PALI dan Palembang Masih Berbahaya

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Cederai Moralitas Pendidikan, AMCD Kecam Keras Kasus Asusila di MTsN Kota Pasuruan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 13:41 WIB

Bupati Situbondo Masuk 22 Tokoh Muda Nahdliyin Inspiratif 2026 Versi FJN

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 01:27 WIB

Skandal Video Asusila di MTsN Kota Pasuruan Berujung Pengeroyokan, Pelaku Dikeluarkan dan Larangan Bawa HP

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:44 WIB

PERNYATAAN SIKAP KOMNAS PERLINDUNGAN ANAK Atas Kasus Anak Down Syndrome Meninggal Dunia Diduga Akibat Bullying di Surabaya

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:50 WIB

Skandal KUR Fiktif BRI Kepanjen Tembus Rp 2,7 Miliar: Kejari Malang Tetapkan 6 Tersangka, Libatkan Mantri Hingga Perangkat Desa

Berita Terbaru