Dinas Peternakan dan Kesehatan hewan Tubaba Terjunkan Pelayanan Peternakan Terpadu di Mulya Jaya 

- Jurnalis

Kamis, 9 April 2026 - 20:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

i

Oplus_16908288

TULANG BAWANG BARAT, realitapublik.id – Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan terus memperkuat komitmennya dalam membangun sektor peternakan rakyat yang produktif, efisien, dan berdaya saing. Komitmen ini diwujudkan melalui program Pelayanan Peternakan Terpadu yang menyentuh langsung para peternak di tingkat tiyuh.

 

Pada Kamis (09/04/2026), kegiatan tersebut dipusatkan di Tiyuh Mulya jaya, Kecamatan Tulang Bawang Tengah. Tiyuh Mulya Jaya menjadi desa dari target ambisius menyasar 60 tiyuh sepanjang tahun 2026.

 

Kepala Dinas Dedi Oktaviali S.P.,M.M yang di wakili Sekertaris Devita Sari Peternakan dan Kesehatan Hewan Tubaba menegaskan bahwa program ini bukan sekadar rutinitas pemberian obat, melainkan upaya transformasi pola usaha peternakan masyarakat agar lebih maju dan menguntungkan.

 

Baca Juga :  Peduli Ketahanan Pangan, Babinsa Lekok Dampingi Penyaluran Beras di Desa Wates

“Kami ingin peternak tidak hanya sekadar memelihara, tetapi beternak secara produktif dan efisien. Pelayanan ini kami rancang lengkap, mulai dari aspek kesehatan, reproduksi, hingga manajemen pakan,” tegasnya.

 

Turut Menjelaskan Kabid Pembibitan dan Produksi Ternak Ryan Ardhika Bahwa Program ini bukan sekedar Program biasa yang sudah kami lakukan kami akan Selalu Hadir di Tiyuh Tiyuh di tulang bawang Barat .

 

Dalam aksi lapangan di Mulya jaya , tim teknis berhasil melakukan pelayanan menyeluruh dengan capaian sebagai berikut:

Kesehatan: Pengobatan dan pemberian vitamin terhadap 349 ekor kambing dan Obat 16.

Reproduksi: Pelayanan Inseminasi Buatan (IB) gratis pada 10 ekor kambing.

 

Edukasi: Praktik langsung pembuatan pakan konsentrat ruminansia bersama para peternak lokal.

 

Salah satu primadona dalam layanan ini adalah Inseminasi Buatan (IB) Kambing Gratis. Strategi ini dinilai sangat efektif untuk meningkatkan kualitas genetik ternak tanpa membebani biaya kepada masyarakat.

Baca Juga :  Peduli Ketahanan Pangan, Babinsa Lekok Dampingi Penyaluran Beras di Desa Wates

 

Beberapa manfaat utama yang dirasakan peternak meliputi:

Meningkatkan angka kelahiran ternak secara signifikan.

Memperbaiki mutu genetik sehingga menghasilkan anakan yang lebih unggul.

Mempercepat pertumbuhan dan bobot ternak.

Menekan biaya pemeliharaan pejantan dan meminimalkan risiko penyakit menular.

 

“IB gratis ini adalah bentuk keberpihakan pemerintah. Kita ingin populasi naik, kualitas meningkat, dan ujungnya pendapatan peternak juga melonjak,” tambah Kepala Dinas.

 

Selain kesehatan dan reproduksi, aspek pakan menjadi perhatian serius. Peternak dibekali keterampilan menyusun pakan berkualitas secara mandiri dengan memanfaatkan bahan baku lokal. Langkah ini diproyeksikan mampu menekan biaya produksi secara signifikan sehingga keuntungan peternak menjadi lebih maksimal.

Baca Juga :  Peduli Ketahanan Pangan, Babinsa Lekok Dampingi Penyaluran Beras di Desa Wates

 

Pemerintah Kabupaten Tubaba mengajak seluruh masyarakat peternak untuk aktif memanfaatkan kehadiran petugas di tiyuh masing-masing. Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah dan peternak, sektor peternakan di Tubaba diharapkan mampu menjadi motor penggerak kesejahteraan masyarakat menuju kemandirian ekonomi.

 

Turut hadir dalam Kegiatan Tersebut Yg hadir

1. Sekretaris Dinas Divita Sary

2. Kabid Perbibitan dan Produksi Ternak Ryan Ardhika

3. Kabid Keswan Irwan Sutrisno

4. Kabid Sapras Yudi Hermawan

5. Carik Mulya Jaya

6. Ketua RW

7. Bolo ngarit Kecamatan

8. Bolo ngarit tiyuh

9. Staf dan Petugas lapangan disnakkeswan

10. Para peternak tiyuh mulya jaya

 

Dan Alhamdulillah Kegiatan Tersebut Berjalan Lancar dan di lanjuti Poto Bersama-sama. (*)

Penulis : Rody Sandra

Berita Terkait

Peduli Ketahanan Pangan, Babinsa Lekok Dampingi Penyaluran Beras di Desa Wates
Berdiri di Lahan LSD, Sejumlah Koperasi Desa Merah Putih  Terancam Tak Bisa Beroperasi
Lewat Gerakan Gempur Rokok Ilegal, Pemkot Pekalongan dan Bea Cukai Tegal Perkuat Sinergi
Sasar 4 Poin SDGs, Dosen Manajemen UPN Veteran Jatim Dampingi Petani Jeruk Gadingkulom Dorong Kualitas Panen
Jateng Kunci RT/RW di 2027: Targetkan 87% Sawah Jadi Lahan Abadi, Pelanggar Siap-Siap Sanksi Tegas!
Transformasi Tata Kelola Sampah Malang Raya: Konsultan ESC Kawal Proyek Strategis Nasional di TPST Paras dan TS Jabung
Menuju Wajib Halal 2026, Kepala BPJPH Lampung Gembleng Juleha Pringsewu Kuasai 10 Unit Kompetensi
Polemik Relokasi PKL Sorogenen: Pedagang Siap Ditata, Tapi Desak Penegakan Hukum Tak “Tebang Pilih”
Berita ini 46 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 11:10 WIB

Peduli Ketahanan Pangan, Babinsa Lekok Dampingi Penyaluran Beras di Desa Wates

Jumat, 10 Juli 2026 - 07:47 WIB

Berdiri di Lahan LSD, Sejumlah Koperasi Desa Merah Putih  Terancam Tak Bisa Beroperasi

Kamis, 4 Juni 2026 - 16:48 WIB

Lewat Gerakan Gempur Rokok Ilegal, Pemkot Pekalongan dan Bea Cukai Tegal Perkuat Sinergi

Senin, 25 Mei 2026 - 05:47 WIB

Sasar 4 Poin SDGs, Dosen Manajemen UPN Veteran Jatim Dampingi Petani Jeruk Gadingkulom Dorong Kualitas Panen

Jumat, 15 Mei 2026 - 13:17 WIB

Jateng Kunci RT/RW di 2027: Targetkan 87% Sawah Jadi Lahan Abadi, Pelanggar Siap-Siap Sanksi Tegas!

Kamis, 7 Mei 2026 - 07:59 WIB

Transformasi Tata Kelola Sampah Malang Raya: Konsultan ESC Kawal Proyek Strategis Nasional di TPST Paras dan TS Jabung

Minggu, 3 Mei 2026 - 22:19 WIB

Menuju Wajib Halal 2026, Kepala BPJPH Lampung Gembleng Juleha Pringsewu Kuasai 10 Unit Kompetensi

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:53 WIB

Polemik Relokasi PKL Sorogenen: Pedagang Siap Ditata, Tapi Desak Penegakan Hukum Tak “Tebang Pilih”

Berita Terbaru