Terobos Lampu Merah, Becak Wisata Angkut Rombongan Peziarah Dihantam Kendaraan

- Jurnalis

Rabu, 3 Juni 2026 - 07:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

i

Oplus_16908288

KOTA PASURUAN realitapublik.id — Kecelakaan fatal akibat pelanggaran lalu lintas terjadi di jantung Kota Pasuruan. Diduga akibat nekat menerobos lampu merah di perempatan Kodim 0819/Pasuruan, sebuah becak wisata religi dihantam keras oleh sepeda motor. Benturan hebat ini menyebabkan pengayuh becak, penumpang, serta pengendara motor terpental ke aspal, Rabu (03/06/2026) sekitar pukul 22.30 WIB.

 

Berdasarkan data yang dihimpun dari kesaksian warga di lokasi kejadian, petaka malam hari ini bermula saat becak wisata yang dikayuh oleh seorang pria lansia melaju dari salah satu lajur. Sesampainya di perempatan Kodim, pengayuh becak diduga nekat menerobos lampu pengatur lalu lintas yang saat itu jelas menyala merah.

Baca Juga :  Gempa M5,1 Guncang Tenggara Jember, BMKG: Terasa hingga Bali, Tidak Berpotensi Tsunami

 

Nahas, pada saat yang bersamaan, sebuah sepeda motor yang dikendarai oleh dua orang gadis muda melintas dengan kecepatan sedang dari arah memotong. Karena jarak yang sudah terlalu dekat, kedua kendaraan tidak sempat melakukan pengereman hingga tabrakan adu banteng tidak terhindarkan.

Baca Juga :  Diperiksa 12 Jam, Pengasuh Padepokan Padang Ati Pekalongan Resmi Jadi Tersangka

 

Warga sekitar dan pengguna jalan yang melintas langsung melakukan lokalisir area untuk mengamankan para korban. Melihat para korban alami luka serius warga secara mandiri langsung mencegat kendaraan yang melintas untuk mengevakuasi seluruh korban ke RSUD Dr. R. Soedarsono (RS Purut) Kota Pasuruan agar segera mendapatkan penanganan medis intensif.

Baca Juga :  Tuntut Kejelasan Dana Puluhan Miliar, Ratusan Nasabah Geruduk Rumah Ketua BMT Mitra Umat Pekalongan

 

“Kami berharap kepada seluruh pengguna jalan, terutama di malam hari, untuk ekstra hati-hati. Meskipun kondisi jalan sepi atau lampu sudah larut, jangan sekali-kali mengabaikan rambu lalu lintas karena taruhannya nyawa. Ingat, ada keluarga menanti di rumah,” ujar salah satu warga di lokasi yang ikut mengangkat tubuh korban. (*)

Penulis : Chu

Berita Terkait

Kades Kidal dan Perangkatnya Diduga ‘Kongkalikong’ Rampas Lahan Warga Lewat PTSL, Korban Tolak Suap Rp 30 Juta
Tiga Armada dan 18 Petugas Damkar Tubaba Berjuang Jinakkan Api di Pasar Mulya Kencana
Dugaan Penipuan Rp60 Juta Stagnan 8 Bulan, Kinerja Polsek Tongas Dipertanyakan
Rumah di Sumberanyar Jatibanteng Ambruk Total, Lansia 80 Tahun Lolos dari Maut
Jamin Keberlanjutan Pendidikan, Kemenag Pekalongan Siapkan 5 Ponpes untuk Santriwati Padang Ati
Tuntut Penyelesaian Masalah Desa, Massa GEMPAR Kepung Kantor Bupati
Konflik Lahan Tambak dan Dugaan Intimidasi Senpi, Warga Kalianget Minta Perlindungan Polisi 
Terpeleset dari Jembatan Kembar Sumberkolak, Pemulung Asal Semambung Alami Patah Tulang Paha 
Berita ini 157 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 07:32 WIB

Terobos Lampu Merah, Becak Wisata Angkut Rombongan Peziarah Dihantam Kendaraan

Rabu, 3 Juni 2026 - 02:43 WIB

Kades Kidal dan Perangkatnya Diduga ‘Kongkalikong’ Rampas Lahan Warga Lewat PTSL, Korban Tolak Suap Rp 30 Juta

Selasa, 2 Juni 2026 - 19:01 WIB

Tiga Armada dan 18 Petugas Damkar Tubaba Berjuang Jinakkan Api di Pasar Mulya Kencana

Selasa, 2 Juni 2026 - 16:16 WIB

Dugaan Penipuan Rp60 Juta Stagnan 8 Bulan, Kinerja Polsek Tongas Dipertanyakan

Selasa, 2 Juni 2026 - 11:23 WIB

Rumah di Sumberanyar Jatibanteng Ambruk Total, Lansia 80 Tahun Lolos dari Maut

Senin, 1 Juni 2026 - 09:02 WIB

Jamin Keberlanjutan Pendidikan, Kemenag Pekalongan Siapkan 5 Ponpes untuk Santriwati Padang Ati

Senin, 1 Juni 2026 - 08:11 WIB

Tuntut Penyelesaian Masalah Desa, Massa GEMPAR Kepung Kantor Bupati

Sabtu, 30 Mei 2026 - 17:24 WIB

Konflik Lahan Tambak dan Dugaan Intimidasi Senpi, Warga Kalianget Minta Perlindungan Polisi 

Berita Terbaru