Digitalisasi Tak Bisa Dihindari, Wali Kota Aaf: Pemanfaatan Positif Harus Diimbangi Pengawasan Anak

- Jurnalis

Rabu, 10 Juni 2026 - 06:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

i

Oplus_16908288

KOTA PEKALONGAN realitapublik.id — Perkembangan digitalisasi merupakan keniscayaan yang harus disikapi secara bijak. Di satu sisi, teknologi menjadi katalis positif untuk mendongkrak dunia pendidikan dan literasi masyarakat. Namun di sisi lain, benteng pengawasan terhadap anak-anak dalam menggunakan gawai (smartphone) harus semakin diperkuat.

 

Pesan penting tersebut ditegaskan oleh Wali Kota Pekalongan, H.A. Afzan Arslan Djunaid (Aaf), saat memberikan sambutan dalam acara Penguatan Gerakan Literasi Digital Perpustakaan: Digital Cerdas-Gemar Membaca. Acara yang diinisiasi oleh Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah ini digelar di GOR Jetayu, Kota Pekalongan, Senin (8/6/2026).

Baca Juga :  Diduga Memicu Keracunan Ratusan Siswa SMKN 6 Semarang, Operasional SPPG Karangturi Dihentikan Sementara

 

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Aaf mengapresiasi kerja keras seluruh elemen masyarakat yang berhasil membawa indeks literasi Kota Pekalongan melonjak tajam dalam beberapa tahun terakhir.

 

“Kita patut bersyukur, Kota Pekalongan yang pada periode 2021-2022 sempat berada di peringkat terbawah se-Jawa Tengah, kini berhasil melesat dan menembus posisi empat besar pada tahun 2024,” ungkap Aaf.

 

Menurutnya, keberhasilan ini tidak lepas dari sinergi masif berbagai pihak, termasuk peran aktif para Bunda Literasi yang bergerak mengedukasi masyarakat hingga ke tingkat kecamatan dan kelurahan.

 

Lebih lanjut, Aaf menjelaskan bahwa kemajuan teknologi ibarat dua sisi mata uang. Di satu sisi, digitalisasi memberikan kemudahan luar biasa bagi anak-anak untuk mengakses sumber belajar, buku digital, dan materi edukatif hanya lewat genggaman tangan. Namun di sisi lain, kemudahan ini membawa tantangan besar berupa risiko paparan konten negatif yang belum layak dikonsumsi sesuai usia anak.

Baca Juga :  SMK Untung Suropati Pasuruan Jadi Tuan Rumah Kualifikasi GYC Free Fire 2026

 

Untuk menghadapi tantangan tersebut, Aaf menilai tidak bisa hanya mengandalkan satu pihak. Diperlukan kolaborasi aktif dan komprehensif yang melibatkan tiga pilar utama, yaitu pemerintah, sekolah, dan lingkungan keluarga.

 

Wali Kota menekankan bahwa benteng pertahanan utama anak di era digital bukanlah sekadar kebijakan pemblokiran situs oleh pemerintah, melainkan pengawasan ketat dan pendampingan dari orang tua di rumah.

Baca Juga :  Hendak Dikonfirmasi Soal Seragam, SMKN 1 Singosari Diduga Libatkan Babinsa Saring Wartawan

 

Sebagai langkah konkret penguatan literasi sejak dini sekaligus membangun kedekatan emosional, Aaf mengajak para orang tua untuk kembali menghidupkan kebiasaan positif yang mulai luntur, salah satunya adalah mendongeng sebelum tidur.

 

“Kebijakan pemblokiran situs tidak akan pernah efektif tanpa adanya pendampingan nyata di rumah. Anak-anak usia PAUD, SD, hingga SMP sangat butuh bimbingan agar teknologi yang mereka pegang benar-benar berdampak positif bagi tumbuh kembangnya,” pungkas Aaf.

Penulis : Wildan

Berita Terkait

SMK Untung Suropati Pasuruan Jadi Tuan Rumah Kualifikasi GYC Free Fire 2026
Wali Murid SMAN 2 Kota Pasuruan Keluhkan Beban Biaya Seragam dan Iuran Komite
Diduga Memicu Keracunan Ratusan Siswa SMKN 6 Semarang, Operasional SPPG Karangturi Dihentikan Sementara
Hendak Dikonfirmasi Soal Seragam, SMKN 1 Singosari Diduga Libatkan Babinsa Saring Wartawan
Gedung Rusak dan Atap Bocor, SDN 7 Tumijajar Desak Perhatian Pemerintah Pusat dan Daerah
Atap Rusak Parah, SMP IT As Salam Tumijajar Desak Pemerintah Turun Tangan
Rayakan Hari Anak, TP PKK Situbondo Padukan Layanan Kesehatan dan Inovasi ‘Becak Mapan’ di SDN 1 Tamansari
KKN Kolaboratif Unej-Unars Garap Pupuk Bokashi dan Digitalisasi UMKM di Desa Mojodungkol
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 22:56 WIB

SMK Untung Suropati Pasuruan Jadi Tuan Rumah Kualifikasi GYC Free Fire 2026

Rabu, 5 Agustus 2026 - 00:05 WIB

Wali Murid SMAN 2 Kota Pasuruan Keluhkan Beban Biaya Seragam dan Iuran Komite

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:05 WIB

Diduga Memicu Keracunan Ratusan Siswa SMKN 6 Semarang, Operasional SPPG Karangturi Dihentikan Sementara

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 14:20 WIB

Hendak Dikonfirmasi Soal Seragam, SMKN 1 Singosari Diduga Libatkan Babinsa Saring Wartawan

Jumat, 31 Juli 2026 - 14:27 WIB

Gedung Rusak dan Atap Bocor, SDN 7 Tumijajar Desak Perhatian Pemerintah Pusat dan Daerah

Jumat, 31 Juli 2026 - 14:20 WIB

Atap Rusak Parah, SMP IT As Salam Tumijajar Desak Pemerintah Turun Tangan

Senin, 27 Juli 2026 - 17:21 WIB

Rayakan Hari Anak, TP PKK Situbondo Padukan Layanan Kesehatan dan Inovasi ‘Becak Mapan’ di SDN 1 Tamansari

Minggu, 26 Juli 2026 - 15:42 WIB

KKN Kolaboratif Unej-Unars Garap Pupuk Bokashi dan Digitalisasi UMKM di Desa Mojodungkol

Berita Terbaru