Ini Kata Dua Tokoh Jelang Aksi Demo AMM-DS “Desa Sennah Darurat Korupsi”

- Jurnalis

Jumat, 19 September 2025 - 20:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dua tokoh, Kristian Silalahi dan Firman Sinaga. 

i

Dua tokoh, Kristian Silalahi dan Firman Sinaga. 

Labuhanbatu|Realitapublik.id – Isu dugaan penyelewengan Dana Desa kembali mencuat. Kali ini, sorotan tajam diarahkan ke Desa Sennah, Kecamatan Pangkatan, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara, yang disebut-sebut mengalami krisis transparansi anggaran sejak tahun 2018.

 

Menyikapi hal itu, Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Desa Sennah (AMM-DS) menyatakan akan menggelar aksi unjuk rasa pada Senin, 22 September 2025, di Kantor Kepala Desa Sennah. Aksi ini mengusung tajuk “Desa Sennah Darurat Korupsi” dan akan melibatkan sekitar 500 massa.

 

Kristian Silalahi, koordinator aksi sekaligus tokoh masyarakat Desa Sennah, menegaskan bahwa aksi demo akan digelar tiga hari lagi. “Aksi ini merupakan bentuk kekecewaan kami atas dugaan praktik korupsi yang terjadi secara sistematis dan berlarut,” kata Kristian saat ditemui tim Realitapublik.id di salah satu kedai kopi di Rantauprapat, Jumat (19/09/2025).

Baca Juga :  Semarakkan HUT Ke-81 Jatim, Pasar Murah Dadakan Diserbu Warga Panggungrejo

 

Menurut Kristian, dalam penggunaan Dana Desa, sudah bertahun tahun terjadi ketidaktransparanan kepada masyarakat Desa Sennah.

 

“Kami sudah cukup bersabar. Penggunaan Dana Desa sejak 2018 hingga  2024 tidak ada transparansi kepada masyarakat. Seolah-olah dana itu milik pribadi, bukan milik rakyat,” ujar Kristian.

 

Lebih lanjut, Kristian mengungkap bahwa masyarakat telah kehilangan kepercayaan terhadap pemerintah desa akibat tidak adanya laporan realisasi anggaran, minimnya partisipasi publik dalam perencanaan, dan indikasi kuat penyimpangan penggunaan dana.

Baca Juga :  Terbukti Lakukan Asusila, Bripda HPW Anggota Polres PALI Direkomendasikan Dipecat

 

“Aksi pada Senin nanti, bukan semata-mata bentuk protes. Tapi bentuk kepedulian kami terhadap nasib desa. Kami ingin desa kami bersih dari praktik kotor dan kembali dikelola dengan amanah,” kata Kristian secara tegas.

 

Kristian menyerukan kepada Aparat Penegak Hukum (APH) untuk segera turun tangan dan membentuk Tim Khusus (Timsus) guna melakukan penyelidikan dan audit terhadap seluruh penggunaan Dana Desa sejak 2018.

 

“Kami mendesak kepolisian dan kejaksaan membentuk tim investigasi. Ini penting demi tegaknya hukum dan sejalan dengan komitmen Presiden RI, Bapak Prabowo Subianto, dalam memberantas korupsi hingga ke akar rumput,” kata Kristian menambahkan.

Baca Juga :  Penuh Semangat Jelang Pilkati, Susilo Widodo Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Tiyuh Marga Asri

 

Sementara menurut Firman Sinaga sebagai kordinator lapangan, bahwa aksi unjuk rasa yang akan digelar menuai dukungan luas dari warga dan sejumlah organisasi pemuda. Mereka berharap gerakan ini menjadi awal dari perubahan menuju tata kelola desa yang bersih, transparan, dan berpihak pada kepentingan masyarakat serta mengajak seluruh masyarakat Desa Sennah untuk dapat bersama-sama turun di kantor Kepala Desa Sennah.(*)

Penulis: Jepril Harefa

Editor : Abdul Hakim

Berita Terkait

Bawaslu Situbondo: Pilihan di TPS Cuma Sekian Menit, Tapi Tentukan Nasib Bangsa 5 Tahun
Polres Bogor Tangkap Pelaku Tawuran yang Tewaskan Remaja 16 Tahun di Sukaraja
Sengketa Tanah KDMP Rejoso Lor Masuki Agenda Gugatan, Penggugat Soroti Ketidakhadiran Jaksa
Titipan Tahanan Kasus Korupsi Dana KONI Masuk Lapas Kelas IIB Pasuruan, Kejaksaan Pastikan Proses Hukum Berlanjut
Skandal Dana Hibah KONI Kota Pasuruan 2023–2025: Negara Rugi Ratusan Juta, Ketua Umum dan Bendahara Resmi Ditahan
Soal Isu Aliran Dana PJU, Ustadz Hamidi dan Oknum Perangkat Desa Selomukti Akhirnya Berdamai
Kapolres PALI: Semangat Sumpah Pemuda Harus Tercermin dalam Pelayanan Polri
Dongkrak Target PAD Kabupaten Pasuruan, Aliansi PORTE Mendukung Penuh Upaya BAPENDA Menertibkan Pajak Tambang
Berita ini 93 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:15 WIB

Bawaslu Situbondo: Pilihan di TPS Cuma Sekian Menit, Tapi Tentukan Nasib Bangsa 5 Tahun

Jumat, 30 Oktober 2026 - 12:12 WIB

Polres Bogor Tangkap Pelaku Tawuran yang Tewaskan Remaja 16 Tahun di Sukaraja

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36 WIB

Sengketa Tanah KDMP Rejoso Lor Masuki Agenda Gugatan, Penggugat Soroti Ketidakhadiran Jaksa

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:59 WIB

Titipan Tahanan Kasus Korupsi Dana KONI Masuk Lapas Kelas IIB Pasuruan, Kejaksaan Pastikan Proses Hukum Berlanjut

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:55 WIB

Skandal Dana Hibah KONI Kota Pasuruan 2023–2025: Negara Rugi Ratusan Juta, Ketua Umum dan Bendahara Resmi Ditahan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:41 WIB

Soal Isu Aliran Dana PJU, Ustadz Hamidi dan Oknum Perangkat Desa Selomukti Akhirnya Berdamai

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:29 WIB

Kapolres PALI: Semangat Sumpah Pemuda Harus Tercermin dalam Pelayanan Polri

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:16 WIB

Dongkrak Target PAD Kabupaten Pasuruan, Aliansi PORTE Mendukung Penuh Upaya BAPENDA Menertibkan Pajak Tambang

Berita Terbaru