Rencana Dinas Pangan dan Pertanian Batang: Tanam Padi Biosalin di Lahan Terdampak Rob

- Jurnalis

Rabu, 14 Januari 2026 - 10:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Batang realitapublik.id – Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pangan dan Pertanian, tengah mempersiapkan metode yang tepat sebagai solusi penanganan lahan yang terdampak rob untuk mendukung penambahan luas lahan tanam hingga produksi.

 

“Perluasan lahan yang terdampak rob untuk lahan pertanian ini didukung oleh Badan Perakitan Modernisasi Pertanian dan Badan Riset Inovasi Nasional,” kata Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Batang, Sutadi Ronodipuro, pada Senin (12/1/2026), di Batang.

 

Sebagai wujud nyata sekaligus dukungan Pemkab Batang terhadap pencapaian swasembada beras dan menyokong ketahanan pangan nasional, di lahan terdampak rob di Kabupaten Batang yang luasnya kurang lebih seluas 530,29 hektare (ha) akan dijadikan lahan pertanian tanaman padi. Jenis padi yang akan ditanam di lahan terdampak rob tersebut, yakni Biosalin 1 dan Biosalin 2.

Baca Juga :  Diwarnai Drama Pengejaran, Aksi Pencurian Minyak Mentah Pertamina di PALI Berhasil Digagalkan

 

Tindakan yang telah dilakukan Dinas Panahan dan Pertanian Kabupaten Batang, adalah uji coba tanam padi Biosalin di lahan terdampak rob di salah satu kelurahan/desa dan uji coba.

 

Bahkan, uji coba ini akan disebarluaskan di lahan terdampak rob di daerah lainnya di Kabupaten Batang.

Baca Juga :  Dini Hari Membara di Desa Olean, Dua Rumah Rusak Total, Kerugian Capai Rp200 Juta

 

“Kami sudah melakukan uji coba padi jenis Biosalin di Kelurahan Kasepuhan seluas 1 hektare. Oleh karena itu, rencananya uji coba tanam padi ini akan disebarluaskan ke lahan petani terdampak rob,” kata Sutadi.

 

Sutadi mengatakan, saat ini proyek percontohan atau demplot penanaman padi varietas Biosalin 1 dan Biosalin 2 seluas satu hektare telah disiapkan seperti di wilayah Karangasem Utara dan klidang lor.

 

Tanam padi di lahan tersebut, menurut Sutadi, bisa menghasilkan panen hingga 10 ton gabah per hektare sebelum kena dampak banjir rob. “Apabila nanti panennya bisa capai 50 persen, akan menggembirakan bagi petani dan mendukung swasembada beras,” ujarnya ”

Baca Juga :  Kaya Sejarah Lisan, Desa Curahsuri Jatibanteng Rawat Kisah Para Tokoh Pembabat Alas

 

Dia harapkan para petani pesisir dapat menjadikan teknologi benih ini dijadikan sebagai titik balik untuk meningkatkan produksi padi”

 

“Melalui demplot Biosalin ini, kami berharap hasil panen bisa meningkat kembali yang rencananya dipanen Maret 2026. Pada tahun 2025, target produksi padi dipatok mencapai 177.319 ton gabah kering giling (GKG),” ujarnya.(*)

 

Pewarta: Feri Eka S.

Editor : Red

Berita Terkait

Bentrokan Pemuda PN dan KS Berakhir Damai di Polres Pasuruan Kota
Sebulan Kepergian Arwansyah, Keluarga Apresiasi Pemerintah Kawal Pemulangan Jenazah dari Taiwan
Intaian Polisi Berbuah Manis, Polres Tubaba Cegat Innova Bermuatan Ribuan Rokok Ilegal, Pemilik Toko Bangunan Diciduk
Merasa Dirugikan Pemberitaan Sepihak, Pemilik Tambang Sebalong Siapkan Langkah Hukum
Unjuk Rasa di Balai Kota Malang Diwarnai Ancaman Molotov, 12 Orang Ditetapkan Tersangka dan Positif Narkoba
Layanan PBG Dinilai Mangkrak, Aliansi Poros Tengah Kota Pasuruan Agendakan Aksi Unjuk Rasa
Bawaslu Situbondo: Pilihan di TPS Cuma Sekian Menit, Tapi Tentukan Nasib Bangsa 5 Tahun
Polres Bogor Tangkap Pelaku Tawuran yang Tewaskan Remaja 16 Tahun di Sukaraja
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 19:00 WIB

Bentrokan Pemuda PN dan KS Berakhir Damai di Polres Pasuruan Kota

Minggu, 1 November 2026 - 15:24 WIB

Sebulan Kepergian Arwansyah, Keluarga Apresiasi Pemerintah Kawal Pemulangan Jenazah dari Taiwan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 09:22 WIB

Intaian Polisi Berbuah Manis, Polres Tubaba Cegat Innova Bermuatan Ribuan Rokok Ilegal, Pemilik Toko Bangunan Diciduk

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 08:23 WIB

Merasa Dirugikan Pemberitaan Sepihak, Pemilik Tambang Sebalong Siapkan Langkah Hukum

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:35 WIB

Unjuk Rasa di Balai Kota Malang Diwarnai Ancaman Molotov, 12 Orang Ditetapkan Tersangka dan Positif Narkoba

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:50 WIB

Layanan PBG Dinilai Mangkrak, Aliansi Poros Tengah Kota Pasuruan Agendakan Aksi Unjuk Rasa

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:15 WIB

Bawaslu Situbondo: Pilihan di TPS Cuma Sekian Menit, Tapi Tentukan Nasib Bangsa 5 Tahun

Jumat, 30 Oktober 2026 - 12:12 WIB

Polres Bogor Tangkap Pelaku Tawuran yang Tewaskan Remaja 16 Tahun di Sukaraja

Berita Terbaru