Gerak Cepat Dalmas Polres Pekalongan Kota, Gagalkan Aksi Tawuran di Sekitar Stadion Hoegeng

- Jurnalis

Selasa, 24 Februari 2026 - 14:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gerak Cepat Dalmas Polres Pekalongan Kota, Gagalkan Aksi Tawuran di Sekitar Stadion Hoegeng.

i

Gerak Cepat Dalmas Polres Pekalongan Kota, Gagalkan Aksi Tawuran di Sekitar Stadion Hoegeng.

Kota Pekalongan realitapublik.id– Gerak cepat Tim Dalmas Satuan Samapta Polres Pekalongan Kota berhasil menggagalkan potensi aksi tawuran yang melibatkan sejumlah remaja di kawasan Jalan Pramuka I, Kramatsari, Kecamatan Pekalongan Barat, Kota Pekalongan, Sabtu (21/2/2026) dini hari.

 

Sebanyak 10 remaja yang diduga hendak melakukan aksi tawuran diamankan petugas untuk mencegah terjadinya bentrokan yang dapat membahayakan keselamatan.

 

Penindakan dilakukan sekitar pukul 01.30 hingga 03.00 WIB di area sekitar Stadion Hoegeng setelah petugas menerima informasi dari masyarakat terkait adanya potensi pergerakan dua kelompok remaja yang diduga akan terlibat tawuran. Berbekal laporan tersebut, Tim Dalmas segera melakukan patroli dan penyisiran di sejumlah titik yang dianggap rawan.

 

Hasilnya, petugas mendapati sekelompok remaja yang berkumpul dengan gelagat mencurigakan. Setelah dilakukan pemeriksaan dan pendalaman, sepuluh remaja berhasil diamankan untuk menghindari kemungkinan terjadinya bentrokan. Mayoritas dari mereka masih berstatus pelajar dengan rentang usia 15 hingga 17 tahun.

Baca Juga :  Militansi Tanpa Batas! Rombongan MWC NU Jatibanteng Siap Hijaukan Muktamar ke-35 di Jombang

 

Kasat Samapta Polres Pekalongan Kota, Seno Ajang Pambudi, menyampaikan bahwa, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya preventif sekaligus represif kepolisian dalam menjaga situasi kamtibmas, khususnya selama bulan Ramadhan.

 

“Petugas Dalmas bergerak cepat menindaklanjuti informasi masyarakat. Para remaja yang diduga akan melakukan tawuran langsung diamankan untuk mencegah terjadinya bentrokan yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain,” ujarnya.

 

Ia menegaskan bahwa, kehadiran polisi di lapangan tidak semata-mata melakukan penindakan, tetapi juga sebagai bentuk perlindungan terhadap generasi muda agar tidak terjerumus dalam tindakan yang merugikan masa depan mereka. Tawuran, lanjutnya, tidak hanya membahayakan keselamatan fisik, tetapi juga dapat berdampak pada proses pendidikan dan masa depan para pelajar.

Baca Juga :  Memeriahkan HUT ke-81 RI, Pemerintah Tiyuh Sumber Rejo Gelar Senam Bersama dan Jalan Sehat

 

Setelah diamankan ke Mapolres Pekalongan Kota, para remaja tersebut diberikan pembinaan dan arahan. Mereka juga diminta membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya.

 

“Dalam proses tersebut, orang tua masing-masing turut dihadirkan guna memperkuat pengawasan dan pembinaan di lingkungan keluarga,”bebernya.

 

Kapolres Pekalongan Kota, Riki Yariandi, melalui Ps. Kasi Humas Purno Utomo, menegaskan bahwa, pihaknya tidak akan memberi ruang bagi berbagai bentuk aktivitas yang berpotensi mengganggu ketenteraman masyarakat, terlebih di bulan suci Ramadhan.

 

“Ramadhan harus menjadi momentum untuk meningkatkan ibadah dan kegiatan positif. Kami tidak akan mentolerir aksi tawuran, perang sarung, balap liar, penggunaan petasan, balon udara ilegal, hingga peredaran minuman keras dan narkoba,” tegasnya.

Baca Juga :  Usai Ditetapkan Jadi Ketum PBNU, Gus Kikin Tandatangani Kontrak Jam'iyyah

 

Pihaknya juga mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga para orang tua untuk bersama-sama mengawasi dan membimbing anak-anak agar tidak terlibat dalam kegiatan yang kontraproduktif. Peran keluarga dan lingkungan dinilai sangat penting dalam membentuk karakter serta kedisiplinan generasi muda.

 

Ia menegaskan, sebagai langkah lanjutan, Polres Pekalongan Kota akan terus mengintensifkan patroli rutin, khususnya pada jam-jam rawan, serta memperkuat sinergi dengan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

 

“Upaya preventif melalui edukasi dan pembinaan juga akan terus digencarkan agar situasi kamtibmas di wilayah Kota Pekalongan tetap aman, tertib, dan kondusif sepanjang Ramadhan dan seterusnya,”tukasnya.(*)

 

Pewarta: Wildan

Berita Terkait

Jaga Mutu Pembangunan, Pemkab Batang Aktifkan Kembali Program UHC pada Akhir 2026
Adian Napitupulu Tegaskan Tolak Kekerasan Terkait Konflik Agraria di Desa Sukajaya
FAJI Probolinggo Sikat Dua Emas di Sungai Brantas, Atlet Muda Bikin Gebrakan di Kejurprov 2026
Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau: Hujan Abu Tipis Jangkau Depok dan Bogor, Mitos Lokal Kembali Menyita Perhatian
Pakasa Malang Raya Hadiri Mangayubagya Jumeneng Dalem SISKS Pakubuwono XIV, Teguhkan Komitmen Nguri-uri Kabudayan Jawa
Dinkes Tulang Bawang Barat Gelar Skrining TBC Terintegrasi di Tiyuh Marga Asri
Manfaatkan Pintu Belakang Tak Dikunci, Maling Motor dan Uang Rp3,2 Juta di PALI Diringkus Polisi
BPKAD PALI Batasi Pencairan Dana Proyek Rp1 Miliar per Bulan, Kontraktor Mengeluh dan Ancam Lapor DPRD
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 13:35 WIB

Jaga Mutu Pembangunan, Pemkab Batang Aktifkan Kembali Program UHC pada Akhir 2026

Minggu, 6 September 2026 - 17:13 WIB

Adian Napitupulu Tegaskan Tolak Kekerasan Terkait Konflik Agraria di Desa Sukajaya

Minggu, 6 September 2026 - 16:59 WIB

FAJI Probolinggo Sikat Dua Emas di Sungai Brantas, Atlet Muda Bikin Gebrakan di Kejurprov 2026

Minggu, 6 September 2026 - 02:52 WIB

Pakasa Malang Raya Hadiri Mangayubagya Jumeneng Dalem SISKS Pakubuwono XIV, Teguhkan Komitmen Nguri-uri Kabudayan Jawa

Sabtu, 5 September 2026 - 09:12 WIB

Dinkes Tulang Bawang Barat Gelar Skrining TBC Terintegrasi di Tiyuh Marga Asri

Sabtu, 5 September 2026 - 08:56 WIB

Manfaatkan Pintu Belakang Tak Dikunci, Maling Motor dan Uang Rp3,2 Juta di PALI Diringkus Polisi

Sabtu, 5 September 2026 - 08:42 WIB

BPKAD PALI Batasi Pencairan Dana Proyek Rp1 Miliar per Bulan, Kontraktor Mengeluh dan Ancam Lapor DPRD

Jumat, 4 September 2026 - 10:57 WIB

Skandal Jual Beli Kios Pasar Among Tani, Mantan Kepala UPT Jadi Tersangka, Isyaratkan Ada Pelaku Lain

Berita Terbaru