Diterjang Angin Kencang, Sebuah Bangunan Dapur Milik Lansia di Situbondo Roboh

- Jurnalis

Selasa, 14 April 2026 - 00:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi bangunan dapur milik Nutis yang diterjang angin di Dusun Sumberwaru, Desa Wonokoyo, Kecamatan Kapongan, Kabupaten Situbondo, Jatim. 

i

Kondisi bangunan dapur milik Nutis yang diterjang angin di Dusun Sumberwaru, Desa Wonokoyo, Kecamatan Kapongan, Kabupaten Situbondo, Jatim. 

SITUBONDO, realitapublik.id– Cuaca ekstrem berupa angin kencang yang melanda wilayah Kabupaten Situbondo kembali memakan korban materiil. Sebuah bangunan dapur milik Nutis (76), warga Dusun Sumberwaru, Desa Wonokoyo, Kecamatan Kapongan, dilaporkan roboh total pada, Senin (14/04/2026) pukul 17.00 WIB.

Baca Juga :  Memeriahkan HUT ke-4 Tiyuh Marga Asri, Pemerintah Tiyuh Gelar Sholawatan, Doa Bersama, dan Seni Kuda Lumping

 

“Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Situbondo telah turun ke lokasi untuk melakukan asesmen dan koordinasi lintas sektor,” kata Kalaksa BPBD Situbondo melalui Kordinator Pusdalops, Puriyono.

 

Puriyono menyampaikan bahwa, saat peristiwa terjadi, rumah dalam keadaan kosong. Pemilik rumah sedang mencari pakan ternak di sawah, sementara istrinya tengah berkunjung ke rumah tetangga. “Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam musibah ini,” ujarnya.

Baca Juga :  Akselerasi Akses Kesehatan di Lampung Utara, PT SGN Serahkan Ambulans ke Puskesmas Mider

 

Baca Juga :  Peserta Simbang Kulon Night Carnival Meninggal Usai Tampil Kenakan Kostum Monster

Sedangkan kondisi bangunan dapur semi permanen tersebut mengalami rusak berat. “Taksiran kerugian mencapai enam juta rupiah,’ kata Puriyono menambahkan.

 

BPBD Situbondo mengimbau masyarakat untuk tetap waspada mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi di Situbondo. (*)

Penulis : Kim

Berita Terkait

Gunung Merapi Muntahkan 17 Kali Lava Pijar hingga Sejauh 2 Km, Status Masih Siaga
Sebut Ada Modus ‘Layangan Putus’, Kuasa Hukum VK Desak Polisi Usut Tuntas Kasus Gadai Mobil di Pekalongan
Sebelum Akad Nikah, Catin di Jatibanteng Situbondo Kini Jalani Inovasi ‘SELAMETAN
Diseret Isu Pita Cukai Palsu, Ketua Komisi XI DPR RI Misbakhun Tegas Bantah Tuduhan Tempo
GP Ansor Malang Soal Penganiayaan Anggota DPRD: Demokrasi Bukan Bikin Onar, Polisi Jangan Lembek Usut Pelaku!
Penjual Sosis Korban Pengeroyokan di SKNC Resmi Lapor Polisi
Peserta Simbang Kulon Night Carnival Meninggal Usai Tampil Kenakan Kostum Monster
Pedagang Buah Pasuruan Geruduk Ketua DPRD: Omzet Anjlok Pasca-Relokasi, Wali Kota Dituntut Turun Tangan
Berita ini 57 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 00:25 WIB

Gunung Merapi Muntahkan 17 Kali Lava Pijar hingga Sejauh 2 Km, Status Masih Siaga

Senin, 14 September 2026 - 18:14 WIB

Sebut Ada Modus ‘Layangan Putus’, Kuasa Hukum VK Desak Polisi Usut Tuntas Kasus Gadai Mobil di Pekalongan

Senin, 14 September 2026 - 17:42 WIB

Sebelum Akad Nikah, Catin di Jatibanteng Situbondo Kini Jalani Inovasi ‘SELAMETAN

Minggu, 13 September 2026 - 13:06 WIB

Diseret Isu Pita Cukai Palsu, Ketua Komisi XI DPR RI Misbakhun Tegas Bantah Tuduhan Tempo

Sabtu, 12 September 2026 - 23:09 WIB

GP Ansor Malang Soal Penganiayaan Anggota DPRD: Demokrasi Bukan Bikin Onar, Polisi Jangan Lembek Usut Pelaku!

Sabtu, 12 September 2026 - 10:19 WIB

Penjual Sosis Korban Pengeroyokan di SKNC Resmi Lapor Polisi

Jumat, 11 September 2026 - 22:39 WIB

Peserta Simbang Kulon Night Carnival Meninggal Usai Tampil Kenakan Kostum Monster

Jumat, 11 September 2026 - 21:23 WIB

Pedagang Buah Pasuruan Geruduk Ketua DPRD: Omzet Anjlok Pasca-Relokasi, Wali Kota Dituntut Turun Tangan

Berita Terbaru

Oplus_16908288

Peristiwa

Warga Bojong Amankan Sekelompok Remaja dan Enam Celurit

Selasa, 15 Sep 2026 - 00:52 WIB