Tingkatkan Disiplin Siswa, Bupati Tubaba Pimpin Upacara “Forkopimda Masuk Sekolah” di SMPN 6

- Jurnalis

Senin, 27 April 2026 - 17:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

i

Oplus_16908288

Tulang bawang Barat Realitapublik.id – Bupati Tulang Bawang Barat (Tubaba), Ir. Novriwan Jaya, S.P., menekankan pentingnya karakter disiplin sebagai kunci kesuksesan masa depan. Hal tersebut disampaikannya saat bertindak sebagai Pembina Upacara dalam program “Forkopimda Masuk Sekolah” di SMPN 6 Tulang Bawang Barat, Senin (27/04/2026).

 

Kegiatan yang dilaksanakan serentak di 10 titik lokasi ini melibatkan seluruh jajaran Forkopimda Tubaba, mulai dari jajaran DPRD, Polres, Kejari, hingga Dandim. Program ini merupakan komitmen kolektif pemerintah daerah untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang kondusif, berkualitas, dan berkarakter.

 

Dalam amanatnya, Novriwan Jaya menyoroti sikap siswa yang dinilai masih kurang serius dalam mengikuti upacara bendera. Ia menegaskan bahwa pengibaran bendera merah putih adalah simbol penghormatan terhadap pengorbanan nyawa para pahlawan.

Baca Juga :  Digitalisasi Tak Bisa Dihindari, Wali Kota Aaf: Pemanfaatan Positif Harus Diimbangi Pengawasan Anak

 

“Anak-anakku, disiplin itu dilihat dari PBB kalian. Jangan ada yang mengobrol atau bercanda. Bayangkan teman kalian berjuang bertugas mengibarkan bendera, sementara kalian tidak bisa disiplin menyaksikan. Bagaimana mau berjuang untuk masa depan jika upacara saja tidak bisa tertib?” tegas Novriwan.

 

Di hadapan ratusan siswa, Bupati juga mengulas Lima Pilar Pendidikan Karakter Tubaba, yakni:

• Cinta Tuhan dan segenap ciptaan-Nya.

• Disiplin.

• Sopan santun.

• Kerja sama, kompak, dan bersatu.

• Cinta tanah air dan peduli lingkungan.

Baca Juga :  Dinilai Normatif dan Tidak Menghargai, Aliansi Poros Tengah Bubarkan Audiensi PPDB di Kacabdin Pasuruan

 

Ia menjelaskan bahwa kelima pilar tersebut jika diperas akan bermuara pada satu kunci utama, yaitu Kedisiplinan. Baik itu disiplin dalam ibadah, disiplin waktu, maupun disiplin dalam belajar.

 

Suasana menjadi interaktif saat Bupati memanggil para ketua organisasi sekolah, mulai dari OSIS, Pramuka, Paskibra, PMR, hingga Rohis, serta siswa berprestasi akademik bernama Ajeng. Dalam dialog tersebut, Ajeng mengungkapkan bahwa kunci meraih peringkat pertama adalah disiplin belajar.

 

Bupati juga memberikan instruksi kepada para guru agar lebih tegas dalam membentuk karakter siswa. Ia menginginkan anak-anak Tubaba memiliki mental yang tangguh dan tidak mudah menyerah.

Baca Juga :  Dosen FEB Raih Juara III pada Ajang Melodost Dies Natalis ke-67 UPN Veteran Jawa Timur

 

Menutup arahannya, Ir. Novriwan Jaya berpesan agar para siswa berani bermimpi besar tanpa perlu merasa rendah diri dengan kondisi ekonomi orang tua.

 

“Tahun 2045 adalah tahun Indonesia Emas. Kalianlah yang akan bertarung di sana. Gantungkan cita-cita setinggi langit, kalian harus lebih baik dari orang tua kalian. Kami di sini bertugas menyiapkan karakter kalian agar siap menjadi pemimpin masa depan,” pungkasnya.

 

Turut hadir dalam acara tersebut Ketua TP PKK Tubaba, Ny. Novianti Novriwan, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan, Kadis Kominfo, Kadis Lingkungan Hidup, Kepala Bapperida, Plt. Camat Tulang Bawang Tengah, serta para tenaga pendidik SMPN 6 Tubaba.(*)

Penulis : Rody Sandra

Berita Terkait

Dosen FEB Raih Juara III pada Ajang Melodost Dies Natalis ke-67 UPN Veteran Jawa Timur
Aliansi Poros Tengah Demo Cabdin Pendidikan Pasuruan, Desak Transparansi SPMB dan Audit Dana BOS
Dinilai Normatif dan Tidak Menghargai, Aliansi Poros Tengah Bubarkan Audiensi PPDB di Kacabdin Pasuruan
Digitalisasi Tak Bisa Dihindari, Wali Kota Aaf: Pemanfaatan Positif Harus Diimbangi Pengawasan Anak
Jamin Keberlanjutan Pendidikan, Kemenag Pekalongan Siapkan 5 Ponpes untuk Santriwati Padang Ati
Perpisahan Siswa Kelas IX SMPN 1 Margakencana Tubaba Diwarnai Pentas Seni
Diperiksa 12 Jam, Pengasuh Padepokan Padang Ati Pekalongan Resmi Jadi Tersangka
Masuk SD Tidak Harus 7 Tahun dan Tanpa Ijazah TK, Ini Aturan Terbaru SPMB 2026
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 20:29 WIB

Dosen FEB Raih Juara III pada Ajang Melodost Dies Natalis ke-67 UPN Veteran Jawa Timur

Senin, 22 Juni 2026 - 19:19 WIB

Aliansi Poros Tengah Demo Cabdin Pendidikan Pasuruan, Desak Transparansi SPMB dan Audit Dana BOS

Senin, 15 Juni 2026 - 12:26 WIB

Dinilai Normatif dan Tidak Menghargai, Aliansi Poros Tengah Bubarkan Audiensi PPDB di Kacabdin Pasuruan

Rabu, 10 Juni 2026 - 06:08 WIB

Digitalisasi Tak Bisa Dihindari, Wali Kota Aaf: Pemanfaatan Positif Harus Diimbangi Pengawasan Anak

Senin, 1 Juni 2026 - 09:02 WIB

Jamin Keberlanjutan Pendidikan, Kemenag Pekalongan Siapkan 5 Ponpes untuk Santriwati Padang Ati

Sabtu, 30 Mei 2026 - 16:31 WIB

Perpisahan Siswa Kelas IX SMPN 1 Margakencana Tubaba Diwarnai Pentas Seni

Kamis, 28 Mei 2026 - 10:19 WIB

Diperiksa 12 Jam, Pengasuh Padepokan Padang Ati Pekalongan Resmi Jadi Tersangka

Selasa, 26 Mei 2026 - 21:25 WIB

Masuk SD Tidak Harus 7 Tahun dan Tanpa Ijazah TK, Ini Aturan Terbaru SPMB 2026

Berita Terbaru