SITUBONDO, realitapublik.id – Gelombang pasang disertai angin kencang menghantam sejumlah perahu nelayan yang sedang ditambatkan di bibir pantai pesisir Desa Jangkar, Kecamatan Jangkar, Kabupaten Situbondo. Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (6/6/2026) dini hari sekitar pukul 03.00 WIB.
Akibat hantaman ombak besar tersebut, sebanyak 9 perahu yang selama ini menjadi aset utama para nelayan untuk mencari nafkah dilaporkan tenggelam dengan kondisi kerusakan yang bervariasi, mulai dari rusak sedang hingga rusak berat.
Kalaksa BPBD Kabupaten Situbondo melalui Koordinator Pusdalops, Puriyono, memastikan bahwa tidak ada korban dalam musibah alam ini.
“Tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam kejadian tersebut,” kata Puriyono usai menerima laporan peristiwa tersebut, Minggu (7/6/2026).
Pihak BPBD mengklasifikasikan tingkat kerusakan serta taksiran kerugian sebagai berikut:
- Rusak sedang (6 Perahu), total kerugian mencapai Rp30 juta, dengan estimasi masing-masing nelayan mengalami kerugian sebesar Rp5 juta.
- Rusak berat (3 Perahu), total kerugian mencapai Rp30 juta, dengan estimasi masing-masing nelayan mengalami kerugian sebesar Rp10 juta.
Sedangkan identitas nelayan yang perahu beserta alat tangkap ikannya tenggelam, berdasarkan data yang dihimpun oleh BPBD Kabupaten Situbondo:
- Warga Dusun Pasar Nangka (RT 001/RW 003): Hajari, Heri, Mamad, Deni.
- Warga Dusun Krajan (RT 002/RW 001): Kusriyanto, Prayitno.
- Warga Dusun Krajan (RT 003/RW 001): Warni, Hasan, Daru. (*)
Penulis : Abdul Hakim






