Pangdam Kasuari Hadiri Kunjungan Wamendagri untuk Monitoring Pembangunan Provinsi Papua Barat Daya

- Jurnalis

Selasa, 28 Mei 2024 - 01:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pangdam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI Haryanto, S.I.P., M.Tr.(Han)., saat hadir dalam acara kunjungan kerja Wamendagri, Dr. John Wempi Wetipo, bersama dengan Ketua Komisi II DPR RI, Dr. Ahmad Doli Kurnia Tandjung, S.Si., M.T., di Sorong, Provinsi Papua Barat Daya, pada Senin (27/5/2024).

i

Pangdam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI Haryanto, S.I.P., M.Tr.(Han)., saat hadir dalam acara kunjungan kerja Wamendagri, Dr. John Wempi Wetipo, bersama dengan Ketua Komisi II DPR RI, Dr. Ahmad Doli Kurnia Tandjung, S.Si., M.T., di Sorong, Provinsi Papua Barat Daya, pada Senin (27/5/2024).

Sorong. realitapublik.id – Pangdam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI Haryanto, S.I.P., M.Tr.(Han)., turut hadir dalam kunjungan kerja yang dilaksanakan oleh Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Dr. John Wempi Wetipo, bersama dengan Ketua Komisi II DPR RI, Dr. Ahmad Doli Kurnia Tandjung, S.Si., M.T., di Sorong, Provinsi Papua Barat Daya, pada Senin (27/5/2024). Kunjungan ini bertujuan untuk memonitor perkembangan penyelenggaraan pembangunan di wilayah tersebut.

Dalam kunjungannya, Wamendagri Dr. John Wempi Wetipo mengadakan serangkaian pertemuan dengan pejabat Pemerintah Daerah, para Tokoh masyarakat, serta unsur TNI dan Polri. Pertemuan ini bertujuan untuk mengevaluasi dan memastikan bahwa program-program pembangunan berjalan sesuai dengan rencana dan kebutuhan masyarakat setempat.

Baca Juga :  Baru Sehari Menjabat Lagi, Dirut PLN Tuding Krisis Batubara Jadi Penyebab Pemadaman di Jawa

Pangdam XVIII/Kasuari, menyampaikan komitmennya dalam mendukung setiap program pembangunan yang dicanangkan oleh Pemerintah pusat.

“TNI, khususnya Kodam XVIII/Kasuari, siap mendukung penuh upaya Pemerintah dalam mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Papua, selain itu dalam rangka percepatan pembangunan wilayah Papua Barat Daya, memang masih terdapat blank spot area yang perlu dijadikan fokus pembangunan”.

“Kodam XVIII/Kasuari sejauh ini telah menjalin komunikasi dengan pihak-pihak keamanan lainnya di wilayah dan juga dengan Forkopimda untuk persiapan pembangunan Kodam di wilayah Papua Barat Daya hanya saat ini masih menunggu petunjuk dari Mabes TNI,” ujarnya.

Baca Juga :  Maklumat PBNU: Tahun Baru Islam 1448 Hijriah Dimulai pada Rabu 17 Juni 2026

Ketua Komisi II DPR RI Dr.H. Ahmad Doli, menjelaskan kunjungan ini bertujuan melihat perkembangan percepatan pembangunan pusat perkantoran pemerintahan Provinsi Papua Barat Daya, bahwa setelah ditinjau pembangunan masih dalam tahap konstruksi kecil sehingga perlu di percepat lagi pembangunannya oleh Pemprov Papau Barat Daya dengan memaksimalkan OPD teknis yang membantu Pj. Gubernur Papua Barat Daya.

Baca Juga :  Jangan Sampai PLN Seperti BGN, Presiden Terlambat Menindak Kelakuan Darmawan Prasodjo

Wamendagri dalam kesempatan tersebut juga mengapresiasi peran aktif TNI dan Polri setempat dalam menjaga stabilitas keamanan dan mendukung pembangunan di Papua Barat Daya.

Selama kunjungan tersebut, Wamendagri meninjau beberapa proyek pembangunan infrastruktur yang sudah tergelar. Beliau menekankan pentingnya percepatan pembangunan infrastruktur guna meningkatkan aksesibilitas dan kualitas hidup masyarakat di daerah terpencil.

Kunjungan kerja ini diharapkan dapat memberikan dorongan baru bagi percepatan pembangunan di Provinsi Papua Barat Daya, sehingga dapat mencapai target pembangunan yang telah ditetapkan dan membawa dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat setempat.(*)

Berita Terkait

Baru Sehari Menjabat Lagi, Dirut PLN Tuding Krisis Batubara Jadi Penyebab Pemadaman di Jawa
Protes “Jalur Maut” Jembatan Bukwedi, GM-FKPPI dan Warga Tutup Jalan Gelar Istighosah
Maklumat PBNU: Tahun Baru Islam 1448 Hijriah Dimulai pada Rabu 17 Juni 2026
Blokade Polisi Warnai Aksi Unjuk Rasa Ribuan Mahasiswa BEM Se-Jabodetabek di Jakarta
Jangan Sampai PLN Seperti BGN, Presiden Terlambat Menindak Kelakuan Darmawan Prasodjo
Alih Fungsi 7 Hektare Sawah Jadi Tambak Udang, Pengusaha di Batang Ditersangkakan Polda Jateng
BOP RT Rp25 Juta di Kota Semarang Segera Cair Akhir Juni 2026
Kredibilitas Fiskal Jadi Kunci, Chatib Basri Ungkap Penentu Utama Pelemahan Rupiah
Berita ini 151 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 20:20 WIB

Baru Sehari Menjabat Lagi, Dirut PLN Tuding Krisis Batubara Jadi Penyebab Pemadaman di Jawa

Rabu, 17 Juni 2026 - 10:48 WIB

Protes “Jalur Maut” Jembatan Bukwedi, GM-FKPPI dan Warga Tutup Jalan Gelar Istighosah

Senin, 15 Juni 2026 - 21:08 WIB

Maklumat PBNU: Tahun Baru Islam 1448 Hijriah Dimulai pada Rabu 17 Juni 2026

Sabtu, 13 Juni 2026 - 20:14 WIB

Blokade Polisi Warnai Aksi Unjuk Rasa Ribuan Mahasiswa BEM Se-Jabodetabek di Jakarta

Sabtu, 13 Juni 2026 - 13:28 WIB

Jangan Sampai PLN Seperti BGN, Presiden Terlambat Menindak Kelakuan Darmawan Prasodjo

Jumat, 12 Juni 2026 - 18:27 WIB

Alih Fungsi 7 Hektare Sawah Jadi Tambak Udang, Pengusaha di Batang Ditersangkakan Polda Jateng

Kamis, 11 Juni 2026 - 09:29 WIB

BOP RT Rp25 Juta di Kota Semarang Segera Cair Akhir Juni 2026

Kamis, 11 Juni 2026 - 08:52 WIB

Kredibilitas Fiskal Jadi Kunci, Chatib Basri Ungkap Penentu Utama Pelemahan Rupiah

Berita Terbaru