LPLH-TN Investigasi Dugaan Limbah Rumput Laut di Hutan Mangrove Banyuglugur

- Jurnalis

Minggu, 21 Juni 2026 - 11:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SITUBONDO, realitapublik.id– Lembaga Peduli Lingkungan Hidup Tapal Kuda Nusantara (LPLH-TN) menginvestigasi dugaan pembuangan limbah perusahaan di kawasan hutan mangrove Desa Banyuglugur, Kecamatan Banyuglugur, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, Minggu (21/6/2026). Diduga limbah hasil pengolahan rumput laut tersebut dialirkan melalui pipa menuju bibir pantai.

Ketua LPLH-TN, Didit Prayitno, mengungkapkan bahwa hasil penelusuran lapangan menunjukkan adanya pencemaran yang cukup parah. Tim menemukan air berwarna putih, berbusa, dan mengeluarkan aroma tak sedap di sepanjang saluran drainase di depan PT Green One, gorong-gorong jembatan kecil, hingga masuk ke kawasan hutan mangrove dan bibir pantai.

Baca Juga :  Diduga Tabrak Aturan, Aktivitas Tambang CV Mutiara Timur di Lemahbang Disoal Warga

“Di lokasi, kami juga menemukan jaringan pipa paralon hitam dan putih berukuran besar. Jalur pipa tersebut membentang dari gorong-gorong jembatan kecil, membelah hutan mangrove, hingga mencapai tepi pantai. Pada salah satu titik pipa putih, bahkan terlihat jejak bekas kebocoran yang masih baru,” ujar Didit saat dikonfirmasi, Minggu (21/6/2026).

Berdasarkan informasi yang dihimpun LPLH-TN, dua pipa paralon tersebut masing-masing milik perusahaan berbeda. Meski demikian, pipa paralon berwarna putih diduga kuat milik PT Green One.

Sejumlah pohon mangrove di dalam hutan mangrove Desa Banyuglugur, dalam kondisi sudah kering dan mati.

Didit menambahkan, cairan putih berbusa dan berbau menyengat tersebut tidak hanya mengalir langsung ke laut, tetapi juga menggenangi area dalam hutan mangrove. Dampaknya, kerusakan ekosistem mulai terlihat jelas. Dampak ini yang terlihat di dalam hutan mangrove, sementara air laut dan ekosistemnya apakah terdampak, LPLH-TN akan melakukan investigasi lebih dalam.

Baca Juga :  Isu Kenaikan Pendapatan DPRD Kota Pasuruan Diproyeksikan Menuai Kritik Publik di Tengah Efisiensi Anggaran  

“Di sekitar aliran air berbusa dan jalur pipa tersebut, kami menemukan sejumlah pohon mangrove dalam kondisi mengering dan mati,” jelasnya.

Meski indikasi pencemaran lingkungan sangat kuat, LPLH-TN menegaskan tidak ingin terburu-buru mengambil kesimpulan sepihak mengenai jenis zat kimia maupun sumber pasti dari cairan tersebut. Sebagai langkah konkret, lembaga yang bergerak di bidang lingkungan hidup ini telah mengambil sampel air di lapangan untuk diuji secara ilmiah.

Baca Juga :  Prof. Warsito Lepas Ribuan Peserta Semadap Blaze Fun Walk 2026 Darul Fattah

“Kami sudah mengamankan sampel air berwarna putih dan berbusa tersebut. Segera kami bawa ke laboratorium terdekat untuk mengetahui kandungan pastinya,” tegas Didit.

Menyikapi temuan ini, LPLH-TN mendesak pemerintah daerah dan instansi terkait, khususnya Dinas Lingkungan Hidup (DLH), untuk segera turun ke lapangan. Langkah ini penting guna memverifikasi fakta di lapangan serta mencegah kerusakan ekosistem pesisir Situbondo yang lebih luas(*)

Penulis : Tim/red

Berita Terkait

Rekapitulasi Pilkati Serentak TUBABA 2026, Berikut Daftar Kepalo Tiyuh Terpilih 
Konflik Anggota DPRD Malang dan Pak Dur Berakhir Damai, Kasus Tetap Lanjut Berproses
Selundupkan 5 Kg Ganja Lewat Ekspedisi, Petani Asal Pujon Ditangkap Polres Batu
Pilkati Serentak Tubaba 2026, Kapolres dan Forkopimda Tinjau Kesiapan Pengamanan TPS
Permudah Usulan Bansos, Pemkec Suboh Fasilitasi Layanan Portal Perlinsos di Mojodungkol
ASDP Utamakan Keselamatan, Evakuasi Seluruh Penumpang dan Awak KMP Batumandi Berhasil Dilakukan
Pilkati Karta Tanjung Selamat Terancam Ricuh, Forkopimda Tubaba Disorot Tak Kunjung Hadir
HUT Ke-62 Golkar, DPD II Tubaba Menyatu dengan Warga Lewat Kegiatan Sosial
Berita ini 183 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:21 WIB

Rekapitulasi Pilkati Serentak TUBABA 2026, Berikut Daftar Kepalo Tiyuh Terpilih 

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:50 WIB

Konflik Anggota DPRD Malang dan Pak Dur Berakhir Damai, Kasus Tetap Lanjut Berproses

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:08 WIB

Selundupkan 5 Kg Ganja Lewat Ekspedisi, Petani Asal Pujon Ditangkap Polres Batu

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:12 WIB

Pilkati Serentak Tubaba 2026, Kapolres dan Forkopimda Tinjau Kesiapan Pengamanan TPS

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:18 WIB

Permudah Usulan Bansos, Pemkec Suboh Fasilitasi Layanan Portal Perlinsos di Mojodungkol

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:30 WIB

ASDP Utamakan Keselamatan, Evakuasi Seluruh Penumpang dan Awak KMP Batumandi Berhasil Dilakukan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:16 WIB

Pilkati Karta Tanjung Selamat Terancam Ricuh, Forkopimda Tubaba Disorot Tak Kunjung Hadir

Selasa, 20 Oktober 2026 - 15:16 WIB

HUT Ke-62 Golkar, DPD II Tubaba Menyatu dengan Warga Lewat Kegiatan Sosial

Berita Terbaru