Satpol PP Kota Pasuruan Copot Banner Sengketa Lahan Kelurahan Bukir, Warga Pertanyakan Keadilan Penertiban!

- Jurnalis

Minggu, 11 Oktober 2026 - 15:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

i

Oplus_16908288

PASURUAN, realitapublik.id – Penertiban kilat yang dilakukan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Pasuruan memicu kekecewaan warga terutama pihak ahli waris. Banner pemberitahuan sengketa lahan milik almarhum H. Djuna yang baru saja dipasang di depan pagar Kantor Kelurahan Bukir mendadak hilang pada Sabtu malam (10/10/2026) sekitar pukul 21:00 WIB.

 

Banner bercagak kayu tersebut sebelumnya dipasang oleh pihak ahli waris bersama tim kuasa hukum dari Firma Hukum PAS & Partners, Rius Sagitarius, S.H., M.A.D. Papan tersebut hanya memuat informasi bahwa lahan yang bersangkutan tengah dalam proses hukum di Pengadilan Negeri Kota Pasuruan.

Baca Juga :  Sempat Lepas dan Bikin Geger Warga, Kerbau Kurban Haul Mbah Nur Walangsanga Berhasil Ditemukan Selamat

 

Namun, tanpa adanya konfirmasi maupun pemberitahuan terlebih dahulu kepada pihak ahli waris, banner tersebut dirobohkan dan diangkut oleh petugas Satpol PP Kota Pasuruan.

Tindakan sepihak ini memancing reaksi keras dari pihak keluarga ahli waris. Salah satu perwakilan keluarga menilai penindakan oleh Satpol PP terkesan tebang pilih dan hanya responsif pada hal-hal tertentu. Minggu (11/10/26)

Baca Juga :  Sidang Perdana Sengketa Lahan Kelurahan Bukir Ditunda, Ahli Waris Minta Perhatian Presiden Prabowo

 

“Jangan hanya banner kayu yang baru terpasang beberapa jam langsung dibongkar cepat. Ada banner liar dopinggir jalan dibiarkan. Bando iklan di jalan arteri ijinnya habis banyak yang belum dibongkar. Kota Pasuruan, khususnya wilayah Bukir dan Sebani itu banyak bangunan gapura di perumahan-perumahan permanen yang berdiri bertahun-tahun diduga kuat belum memiliki izin alih fungsi lahan. Kenapa itu tidak ditertibkan? Ke mana Satpol PP?” cetusnya dengan nada kecewa.

Baca Juga :  Kebakaran Hebat Hantam Gudang Kayu di Kedungwuni Pekalongan, Lima Armada Damkar Dikerahkan

 

Pihak ahli waris mendesak Satpol PP Kota Pasuruan untuk bersikap adil dan menindak tegas seluruh bentuk pelanggaran perizinan secara merata, bukan hanya responsif terhadap banner pemberitahuan tanah sengketa.

 

Hingga berita ini diturunkan, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasat Pol PP) Kota Pasuruan, H. Basuki, masih enggan memberikan keterangan. Upaya konfirmasi yang dilakukan awak media sejak Sabtu malam tidak mendapatkan respons, mengulang sikap bungkam yang kerap ditunjukkan sebelumnya. (S)

Berita Terkait

Aktivitas Vulkanik Gunung Merapi: Gempa Hybrid dan Guguran Dominasi Pengamatan Malam
Terbukti Lakukan Asusila, Bripda HPW Anggota Polres PALI Direkomendasikan Dipecat
Gelar Sosialisasi PIPWK Ke-1 di Tiyuh Jaya Murni, Putra Jaya Umar Tekankan Penguatan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan
Sengketa Lahan Kantor Lurah Bukir: Gugatan Mangkrak, Ahli Waris Tancap Plang Perlawanan
Diduga Bikin Onar, Sejumlah Anggota Gangster Babak Belur Dimassa Warga
Kabut Asap Karhutla Memburuk, Kualitas Udara PALI Masuk Kategori Berbahaya
Seolah Kebal Hukum, Lapak Obat Keras Belakang Pasar Laladon Masih Bebas Beroperasi
Tiga Kadus Baru Desa Sumberanyar Resmi Dilantik, Plt Camat Mlandingan: SK Jangan ‘Epasakolah’
Berita ini 65 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 21:49 WIB

Aktivitas Vulkanik Gunung Merapi: Gempa Hybrid dan Guguran Dominasi Pengamatan Malam

Minggu, 11 Oktober 2026 - 18:12 WIB

Terbukti Lakukan Asusila, Bripda HPW Anggota Polres PALI Direkomendasikan Dipecat

Minggu, 11 Oktober 2026 - 15:25 WIB

Satpol PP Kota Pasuruan Copot Banner Sengketa Lahan Kelurahan Bukir, Warga Pertanyakan Keadilan Penertiban!

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 18:02 WIB

Gelar Sosialisasi PIPWK Ke-1 di Tiyuh Jaya Murni, Putra Jaya Umar Tekankan Penguatan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 16:59 WIB

Sengketa Lahan Kantor Lurah Bukir: Gugatan Mangkrak, Ahli Waris Tancap Plang Perlawanan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:22 WIB

Diduga Bikin Onar, Sejumlah Anggota Gangster Babak Belur Dimassa Warga

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:36 WIB

Kabut Asap Karhutla Memburuk, Kualitas Udara PALI Masuk Kategori Berbahaya

Jumat, 9 Oktober 2026 - 10:07 WIB

Seolah Kebal Hukum, Lapak Obat Keras Belakang Pasar Laladon Masih Bebas Beroperasi

Berita Terbaru