PPP Probolinggo Usulkan Paslon Gus Haris Ra Fahmi Untuk Direkom

- Jurnalis

Kamis, 4 Juli 2024 - 10:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO, RealitaPublik – Diturunkannya rekom DPP PKB untuk Gus Haris Ra Fahmi di Pilkada Probolinggo, PPP Kabupaten Probolinggo tidak tinggal diam begitu saja.

Terbaru, PPP Kabupaten Probolinggo bakal mengusulkan Paslon Gus Haris – Ra Fahmi ke DPW PPP Jatim untuk selanjutnya diteruskan ke DPP PPP.

Hal itu terungkap ketika DPC PPP Kabupaten Probolinggo, menggelar rapat konsolidasi internal dikantornya pada Rabu (3/07).

Baca Juga :  Sidang Sengketa Tanah Desa Rejoso Lor Deadlock, Pihak Penggugat Bersiap Lapor ke KPK dan DPR RI

Ketua DPC PPP Kabupaten Probolinggo, Mahdi mengatakan, kalau dalam waktu dekat ini berdasarkan kesepakatan bersama, PPP akan mengajukan Paslon Gus Haris Ra Fahmi sebagai Cabup dan Cawabup.

“Berdasarkan rapat internal, PPP sepakat mengusung Paslon Gus Haris dan Ra Fahmi Pilkada Probolinggo,” kata Mahdi, seperti dikutip Kantor Berita RMOL Jatim

Baca Juga :  Maknai Hari Santri, Ahmad Abrori: Perjuangan untuk Memerdekakan Warga dari Kemiskinan

Dengan akan diajukannya Gus Haris dan Ra Fahmi agar mendapatkan rekomendasi oleh DPP PPP, itu artinya, PPP Kabupaten Probolinggo mendukung langkah bersatunya dua tokoh pesantren yaitu Ponpes Genggong dan Ponpes Nurul Jadid.

“Dalam waktu dekat ini kita (PPP Kabupaten Probolinggo) akan mengajukan Paslon Gus Haris dan Ra Fahmi,” paparnya.

PPP Kabupaten Probolinggo yang mempunyai basis luar biasa di Kabupaten Probolinggo ini, akan tancap gas untuk memenangkan Paslon Gus Haris Ra Fahmi.

Baca Juga :  Prof. Warsito Lepas Ribuan Peserta Semadap Blaze Fun Walk 2026 Darul Fattah

Selain itu kata Mahdi, PPP Kabupaten Probolinggo akan terus mengawal dua nama tersebut untuk sekiranya segera diturunkannya rekomendasi terhadap Gus Haris dan Ra Fahmi.

“Kita kawal betul, karena ini merupakan kesepakatan bersama pengurus PPP Kabupaten Probolinggo,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

Skandal Video Asusila di MTsN Kota Pasuruan Berujung Pengeroyokan, Pelaku Dikeluarkan dan Larangan Bawa HP
PERNYATAAN SIKAP KOMNAS PERLINDUNGAN ANAK Atas Kasus Anak Down Syndrome Meninggal Dunia Diduga Akibat Bullying di Surabaya
Skandal KUR Fiktif BRI Kepanjen Tembus Rp 2,7 Miliar: Kejari Malang Tetapkan 6 Tersangka, Libatkan Mantri Hingga Perangkat Desa
Diterpa Isu Terima Uang Proyek PJU Desa Selomukti, Ustadz Hamidi Bantah Tegas dan Siap Lapor Polisi
Rekapitulasi Pilkati Serentak TUBABA 2026, Berikut Daftar Kepalo Tiyuh Terpilih 
Konflik Anggota DPRD Malang dan Pak Dur Berakhir Damai, Kasus Tetap Lanjut Berproses
Selundupkan 5 Kg Ganja Lewat Ekspedisi, Petani Asal Pujon Ditangkap Polres Batu
Pilkati Serentak Tubaba 2026, Kapolres dan Forkopimda Tinjau Kesiapan Pengamanan TPS
Berita ini 53 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 01:27 WIB

Skandal Video Asusila di MTsN Kota Pasuruan Berujung Pengeroyokan, Pelaku Dikeluarkan dan Larangan Bawa HP

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:44 WIB

PERNYATAAN SIKAP KOMNAS PERLINDUNGAN ANAK Atas Kasus Anak Down Syndrome Meninggal Dunia Diduga Akibat Bullying di Surabaya

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:50 WIB

Skandal KUR Fiktif BRI Kepanjen Tembus Rp 2,7 Miliar: Kejari Malang Tetapkan 6 Tersangka, Libatkan Mantri Hingga Perangkat Desa

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:59 WIB

Diterpa Isu Terima Uang Proyek PJU Desa Selomukti, Ustadz Hamidi Bantah Tegas dan Siap Lapor Polisi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:21 WIB

Rekapitulasi Pilkati Serentak TUBABA 2026, Berikut Daftar Kepalo Tiyuh Terpilih 

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:50 WIB

Konflik Anggota DPRD Malang dan Pak Dur Berakhir Damai, Kasus Tetap Lanjut Berproses

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:08 WIB

Selundupkan 5 Kg Ganja Lewat Ekspedisi, Petani Asal Pujon Ditangkap Polres Batu

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:12 WIB

Pilkati Serentak Tubaba 2026, Kapolres dan Forkopimda Tinjau Kesiapan Pengamanan TPS

Berita Terbaru