SITUBONDO, realitapublik.id– Kebakaran hebat melanda permukiman padat penduduk di Desa Olean, Kecamatan Situbondo, Kabupaten Situbondo pada Senin (19/10/2026) dini hari. Akibat peristiwa tersebut, dua unit rumah semi permanen milik warga setempat dilaporkan rusak total dan rata dengan tanah.
Berdasarkan data dari Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Kabupaten Situbondo, kebakaran terjadi sekira pukul 03.30 WIB. Rumah yang ludes terbakar adalah milik Ibu Buryani/Samiuna (68) dan Bapak Wawan (56), yang terletak di kawasan Kandang Selatan, RT 003 RW 005, Desa Olean.
Kronologi kejadian bermula saat Wawan yang sedang berada di dalam rumah mencium bau asap menyengat. Ketika keluar untuk memeriksa keadaan, ia mendapati kobaran api sudah membesar dari rumah tetangganya, Ibu Buryani. Karena material bangunan yang didominasi bahan semi permanen, amukan si jago merah dengan cepat merembet dan menghanguskan rumah milik Wawan.
“Pemilik rumah langsung berteriak minta tolong. Warga setempat yang terbangun kemudian berdatangan dan bergotong royong memadamkan api dengan alat seadanya sembari menghubungi petugas pemadam kebakaran,” tulis laporan resmi Pusdalops BPBD Situbondo.

Guna menjinakkan kobaran api, sebanyak 4 unit mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Situbondo diterjunkan ke lokasi kejadian. Setelah berjuang beberapa waktu dibantu warga, TNI, Polri, dan relawan, api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya.
Pihak berwenang menduga kebakaran ini terjadi akibat korsleting listrik. Meski demikian, penyelidikan lebih lanjut masih dilakukan oleh pihak kepolisian untuk memastikan penyebab utama kejadian.
Beruntung, tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam musibah ini. Namun, kerugian materiil ditaksir mencapai Rp200.000.000. Rinciannya, kerugian rumah Ibu Buryani diperkirakan sebesar Rp50 juta. Sementara rumah Wawan mengalami kerugian sekitar Rp150 juta lantaran ikut menghanguskan dua unit sepeda motor, uang tunai sejumlah Rp2.500.000, serta dokumen-dokumen berharga.
Pasca-kejadian, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Situbondo bersama unsur terkait seperti Camat Situbondo, Polsek, Koramil, Pemdes Olean, dan Tagana Dinsos telah melakukan asesmen cepat dan koordinasi di lokasi. Pihak BPBD juga merencanakan tahap Pengkajian Kebutuhan Pasca Bencana (Jitupasna) serta penyaluran bantuan logistik darurat bagi para korban terdampak yang kini kehilangan tempat tinggal.
Penulis : Redaksi






