Tindaklanjuti Aduan Warga terkait Dampak Limbah, Muspika Bantur Sidak Peternakan Babi di Desa Wonorejo

- Jurnalis

Rabu, 26 Maret 2025 - 13:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jajaran Muspika Bantur bersama tim dari Dinas Lingkungan Hidup. Dinas Kesehatan, Satpol PP Kabupaten Malang, dan Instansi terkait saat melakukan sidak peternakan babi di Desa Wonorejo, Rabu (26/03/2025). (Foto: Andy/realitapublik.id)

i

Jajaran Muspika Bantur bersama tim dari Dinas Lingkungan Hidup. Dinas Kesehatan, Satpol PP Kabupaten Malang, dan Instansi terkait saat melakukan sidak peternakan babi di Desa Wonorejo, Rabu (26/03/2025). (Foto: Andy/realitapublik.id)

Kabupaten Malang, realitapublik.id – Jajaran Muspika Bantur bersama tim dari Dinas Lingkungan Hidup. Dinas Kesehatan, Satpol PP Kabupaten Malang, dan Instansi terkait dengan didampingi pihak Pemerintah Desa Wonorejo, melakukan inspeksi mendadak (Sidak) terkait limbah beberapa peternakan babi di Desa Wonorejo, salah satunya di Dusun Baran, Rabu (26/03/2025) pukul 10.00 WIB.

 

Sebelumnya, Muspika Bantur dan sejumlah instansi terkait menerima pengaduan warga, perihal dampak limbah beberapa peternakan babi yang menimbulkan bau menyengat, air limbah mencemari lingkungan sekitar, dan kesehatan warga terganggu.

Baca Juga :  Polres Lampung Utara Ungkap Kasus Persetubuhan Anak, Seorang Pria Diamankan

 

Untuk memastikan kebenaran laporan warga, Bayu Jatmiko selaku Camat Bantur memimpin langsung sidak tersebut.

 

“Langkah ini diambil untuk menanggapi keluhan warga yang sempat muncul di media, terkait pembuangan limbah peternakan babi di sekitar permukiman yang diduga mengganggu aktivitas warga akibat bau dan mencemari mata air yang dipakai ratusan KK untuk keperluan mandi dan minum,” kata Camat Bantur, Bayu Jatmiko.

Baca Juga :  Semarakkan HUT ke-81 RI, Tiyuh Kartasari Suku 2 Gelar Pesta Rakyat dan Pembagian Hadiah

 

Informasi sementara yang diterima Muspika Bantur menyebutkan, bahwa  ada puluhan peternakan babi di Desa Wonorejo, limbahnya diduga telah mencemari mata air, sungai dan udara di lingkungan pemukiman penduduk. Kondisi ini membuat warga setempat merasa resah.

Sidak peternakan babi di Desa Wonorejo, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang. (Foto: Andy/realitapublik.id)

 

Kemudian, Camat Bantur saat sidak, sempat menanyakan ke sejumlah warga setempat terkait dampak dari limbah beberapa peternakan babi tersebut.

Baca Juga :  Aparatur Tiyuh Se-Tubaba Demo Tuntut Siltap 6 Bulan Tertunda, Ancam Mogok Kerja

 

Mereka (warga.red) mengaku kesehatannya merasa terganggu, mulai dari gatal-gatal, pernafasan, dan mengalami mual-mual akibat limbah beberapa peternakan babi di desanya.

 

Dari hasil sidak, Camat Bantur merencanakan setelah lebaran akan mengumpulkan para peternak babi di wilayah desa Wonorejo dan memberikan penyuluhan agar menemukan solusi bersama mengenai permasalahan ini.(*)

Penulis : Andy

Editor : Abdul Hakim

Sumber Berita : realitapublik.id

Berita Terkait

Jaga Mutu Pembangunan, Pemkab Batang Aktifkan Kembali Program UHC pada Akhir 2026
Adian Napitupulu Tegaskan Tolak Kekerasan Terkait Konflik Agraria di Desa Sukajaya
FAJI Probolinggo Sikat Dua Emas di Sungai Brantas, Atlet Muda Bikin Gebrakan di Kejurprov 2026
Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau: Hujan Abu Tipis Jangkau Depok dan Bogor, Mitos Lokal Kembali Menyita Perhatian
Pakasa Malang Raya Hadiri Mangayubagya Jumeneng Dalem SISKS Pakubuwono XIV, Teguhkan Komitmen Nguri-uri Kabudayan Jawa
Dinkes Tulang Bawang Barat Gelar Skrining TBC Terintegrasi di Tiyuh Marga Asri
Manfaatkan Pintu Belakang Tak Dikunci, Maling Motor dan Uang Rp3,2 Juta di PALI Diringkus Polisi
BPKAD PALI Batasi Pencairan Dana Proyek Rp1 Miliar per Bulan, Kontraktor Mengeluh dan Ancam Lapor DPRD
Berita ini 93 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 13:35 WIB

Jaga Mutu Pembangunan, Pemkab Batang Aktifkan Kembali Program UHC pada Akhir 2026

Minggu, 6 September 2026 - 17:13 WIB

Adian Napitupulu Tegaskan Tolak Kekerasan Terkait Konflik Agraria di Desa Sukajaya

Minggu, 6 September 2026 - 16:59 WIB

FAJI Probolinggo Sikat Dua Emas di Sungai Brantas, Atlet Muda Bikin Gebrakan di Kejurprov 2026

Minggu, 6 September 2026 - 02:52 WIB

Pakasa Malang Raya Hadiri Mangayubagya Jumeneng Dalem SISKS Pakubuwono XIV, Teguhkan Komitmen Nguri-uri Kabudayan Jawa

Sabtu, 5 September 2026 - 09:12 WIB

Dinkes Tulang Bawang Barat Gelar Skrining TBC Terintegrasi di Tiyuh Marga Asri

Sabtu, 5 September 2026 - 08:56 WIB

Manfaatkan Pintu Belakang Tak Dikunci, Maling Motor dan Uang Rp3,2 Juta di PALI Diringkus Polisi

Sabtu, 5 September 2026 - 08:42 WIB

BPKAD PALI Batasi Pencairan Dana Proyek Rp1 Miliar per Bulan, Kontraktor Mengeluh dan Ancam Lapor DPRD

Jumat, 4 September 2026 - 10:57 WIB

Skandal Jual Beli Kios Pasar Among Tani, Mantan Kepala UPT Jadi Tersangka, Isyaratkan Ada Pelaku Lain

Berita Terbaru