Tupdikmata Gel. I 2024, Pangdam Kasuari Ingin Prajuritnya Berperilaku Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan Berpengetahuan

- Jurnalis

Jumat, 16 Agustus 2024 - 09:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Upacara penutupan Pendidikan Tamtama (Dikmata) TNI AD gelombang I TA 2024, dilapangan Mako Rindam XVIII/Kasuari, Momiwaren, Manokwari Selatan, Papua Barat, pada Kamis (15/8/2024).

i

Upacara penutupan Pendidikan Tamtama (Dikmata) TNI AD gelombang I TA 2024, dilapangan Mako Rindam XVIII/Kasuari, Momiwaren, Manokwari Selatan, Papua Barat, pada Kamis (15/8/2024).

Momiwaren, realitapublik.id – Program pendidikan TNI AD gelombang I TA 2024 yang telah selesai dilaksanakan bertujuan membentuk prajurit yang memiliki sikap dan perilaku sebagai prajurit Sapta Marga, Sumpah Prajurit serta memiliki pengetahuan, keterampilan dasar keprajuritan, dasar golongan Tamtama dan kondisi jasmani yang samapta.

Hal ini disampaikan Pangdam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI Haryanto, S.I.P., M.Tr.(Han)., dalam amanatnya saat memimpin langsung jalannya upacara penutupan Pendidikan Tamtama (Dikmata) TNI AD gelombang I TA 2024, dilapangan Mako Rindam XVIII/Kasuari, Momiwaren, Manokwari Selatan, Papua Barat, pada Kamis (15/8/2024).

Diketahui, setelah upacara yang digelar dengan hidmat ini, para prajurit akan mengikuti pendidikan kejuruan sesuai kecabangan masing-masing di lembaga pendidikan TNI AD.

Baca Juga :  Tuntut Keadilan Hak Asuh Anak, Gabungan LSM LIRA dan LPA Demo Pengadilan Tinggi Surabaya

“Syukuri apapun kecabangan yang sudah diperoleh karena semua kecabangan memiliki kebanggaan korps masing-masing. Bekal ilmu pengetahuan dan keterampilan militer yang telah diberikan selama dalam pendidikan ini dapat membekali kalian dalam menempuh pendidikan kejuruan selanjutnya, baik bagi kalian yang akan melanjutkan pendidikan kejuruan kecabangan Infanteri, begitu juga yang akan melanjutkan pendidikan kejuruan lain,” ujarnya.

Jadilah prajurit yang tampil prima dimanapun bertugas, bukan menjadi prajurit yang cengeng yang meminta belas kasihan pada semua orang. Ingat, mental dan fisik ditempah pada dunia pendidikan dan medan tugas.

Baca Juga :  Gunung Merapi Semburkan Lava Pijar ke Sungai Sat dan Sungai Putih, Jarak Luncur Capai 1,8 Km

“Saya yakin keberhasilan ini juga merupakan kebanggaan orang tua. karena atas bimbingan dan dukungan orang tua, mereka dapat menyelesaikan pendidikan dengan baik. Saat ini putra mereka telah menjadi bagian dari TNI AD, oleh karenanya saya mengharapkan kepada para orang tua, harus merelakan putra-putra bapak/ibu, untuk mengabdikan diri mereka sebagai seorang prajurit TNI dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan negara di seluruh wilayah NKRI sesuai dengan kebijakan TNI AD,” ucapnya.

Diakhir amanatnya, ia mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah yang telah memberikan dukungan moril dan materiil atas terselenggaranya pendidikan ini dengan baik.

Baca Juga :  Kawal Aspirasi Warga Pekalongan Utara, Pejuang 24 Desak Perbaikan Jalan hingga Pembangunan Jembatan

“Kepada Danrindam dan seluruh pengajar serta pelatih, setelah terselenggaranya pendidikan ini, segera laksanakan evaluasi secara menyeluruh terhadap 10 komponen pendidikan sehingga dapat meningkatkan kualitas pendidikan pada periode selanjutnya,” kata Pangdam.

Pada kegiatan ini, juga diwarnai dengan acara penyumpahan kepada seluruh prajurit, demonstrasi, diakhiri dengan sujud syukur oleh para prajurit yang baru saja dilantik, dengan menandai berakhirnya seluruh rangkaian upacara Tupdikmata TNI AD Gelombang I TA. 2024.

Ikut dalam kegiatan ini, para pejabat Kodam, unsur Forkopimda Kabupaten Mansel, Ketua Persit KCK Daerah XVIII/Kasuari beserta pengurus, para keluarga dan tamu undangan lainnya.(*)

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau: Hujan Abu Tipis Jangkau Depok dan Bogor, Mitos Lokal Kembali Menyita Perhatian
Pakasa Malang Raya Hadiri Mangayubagya Jumeneng Dalem SISKS Pakubuwono XIV, Teguhkan Komitmen Nguri-uri Kabudayan Jawa
Dinkes Tulang Bawang Barat Gelar Skrining TBC Terintegrasi di Tiyuh Marga Asri
Manfaatkan Pintu Belakang Tak Dikunci, Maling Motor dan Uang Rp3,2 Juta di PALI Diringkus Polisi
BPKAD PALI Batasi Pencairan Dana Proyek Rp1 Miliar per Bulan, Kontraktor Mengeluh dan Ancam Lapor DPRD
Skandal Jual Beli Kios Pasar Among Tani, Mantan Kepala UPT Jadi Tersangka, Isyaratkan Ada Pelaku Lain
Isu Selingkuh Ajudan Bupati Malang Memanas: Inspektorat Tunggu Laporan, ADK Bantah Keras
Digerebek di Gudang, Empat Komplotan Pengedar Sabu di PALI Diringkus Polisi
Berita ini 59 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 14:07 WIB

Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau: Hujan Abu Tipis Jangkau Depok dan Bogor, Mitos Lokal Kembali Menyita Perhatian

Minggu, 6 September 2026 - 02:52 WIB

Pakasa Malang Raya Hadiri Mangayubagya Jumeneng Dalem SISKS Pakubuwono XIV, Teguhkan Komitmen Nguri-uri Kabudayan Jawa

Sabtu, 5 September 2026 - 09:12 WIB

Dinkes Tulang Bawang Barat Gelar Skrining TBC Terintegrasi di Tiyuh Marga Asri

Sabtu, 5 September 2026 - 08:56 WIB

Manfaatkan Pintu Belakang Tak Dikunci, Maling Motor dan Uang Rp3,2 Juta di PALI Diringkus Polisi

Sabtu, 5 September 2026 - 08:42 WIB

BPKAD PALI Batasi Pencairan Dana Proyek Rp1 Miliar per Bulan, Kontraktor Mengeluh dan Ancam Lapor DPRD

Jumat, 4 September 2026 - 10:57 WIB

Skandal Jual Beli Kios Pasar Among Tani, Mantan Kepala UPT Jadi Tersangka, Isyaratkan Ada Pelaku Lain

Jumat, 4 September 2026 - 10:00 WIB

Isu Selingkuh Ajudan Bupati Malang Memanas: Inspektorat Tunggu Laporan, ADK Bantah Keras

Jumat, 4 September 2026 - 08:06 WIB

Digerebek di Gudang, Empat Komplotan Pengedar Sabu di PALI Diringkus Polisi

Berita Terbaru